BagusNews.Co – Pj Walikota Serang Yedi Rahmat menyempatkan waktu untuk keliling kecamatan, yang sedang melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tahun 2025.
Di akhir Januari 2024, Yedi Rahmat mendatangi Kecamatan Serang dan Kecamatan Taktakan yang sedang menggelar Musrenbang.
Di Kecamatan Serang, Yedi Rahmat menyoroti persoalan sampah, sementara di Kecamatan Taktakan fokus menyoroti tentang kemiskinan ekstrem.
“Mudahan-mudahan APBD Kota Serang tahun 2025 dapat sesuai dengan harapan, untuk pembangunan di setiap Kecamatan yang ada di Kota Serang,” kata Yedi saat membuka Musrenbang tingkat Kecamatan Taktakan di Hotel Wisata Baru, Rabu, 31 Januari 2024.
Pemkot Serang, lanjut Yedi, saat ini telah membangun kerjasama dengan semua perusahaan BUMN yang ada di Kota Serang, untuk mendukung beberapa program pembangunan daerah.
“Misalnya program mana yang tidak tercover di RKPD 2025 nah, nanti itu akan bisa di bantu seperti penuntasan kemiskinan, stunting dan gizi buruk,” katanya.
Musrenbang tingkat kecamatan ini, kata Yedi, tidak hanya membahas rencana pembangunan jalan saja, tapi juga pembangunan sarana prasarana pendidikan, kesehatan dan sosial.
“Biar semuanya bisa di akomodir dalam Musrembang ini,” pungkasnya.
Di tempat yang sama, Camat Taktakan Mamat Rahmat mengatakan, terkait penangan kemiskinan ekstrem di Kecamatan Taktakan, ada beberapa hal yang sudah dilakukan, seperti pendataan di setiap kelurahan.
“Nanti mana saja yang akan menjadi skala prioritas dalam RKPD 2025. Sehingga mana saja yang harus lebih kita tangani. Karena ada beberapa program yang dilakukan oleh setiap kelurahan untuk bersama-sama mengatasi kemiskinan di Kecamatan Taktakan,” katanya.
Selain kemiskinan lanjut Mamat, para Lurah juga diharuskan untuk turun ke bawah untuk melakukan beberapa langkah mengatasi stunting di Kecamatan Taktakan.
“Baru tingkat itu yang kami dapat lakukan. Tapi kami akan terus berupaya untuk bersama-sama. Termasuk juga sesuai dengan arahan pak pj tadi terkait penuntasan angka putus sekolah di Kecamatan Taktakan akan segera di atasi melalui kelurahan yang ada,” ujarnya. (Red/Misbah)







