Home / Daerah / Hukum dan Kriminal

Rabu, 22 Januari 2025 - 21:18 WIB

Diduga Bunuh Diri, Tim SAR Evakuasi Korban di Galian Harjatani Kramatwatu

Tim SAR Gabungan saat mengevakuasi korban tenggelam di Galian Harjatani, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Banten, pada Rabu, 22 Januari 2025 I Dok. Istimewa

Tim SAR Gabungan saat mengevakuasi korban tenggelam di Galian Harjatani, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Banten, pada Rabu, 22 Januari 2025 I Dok. Istimewa

BagusNews.Co – Tim SAR berhasil menemukan satu orang yang tenggelam di Galian Harjatani, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Banten, pada Rabu, 22 Januari 2025.

Korban, yang diketahui bernama Mela Juwita (32), warga dari Kampung Sendangsari, Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Kejadian tersebut dilaporkan sebagai indikasi bunuh diri.

Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banten menerima informasi mengenai insiden tersebut dari Yuda,seorang pegawai Pemadam Kebakaran Kota Cilegon, pada pukul 09.00 WIB, Rabu, 22 Januari 2025.

“Diketahui korban atas nama Mela Juwita (32/P), warga Kampung Sendangsari, Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, melakukan indikasi bunuh diri, dengan seorang saksi yang melihat korban menenggelamkan diri ke bekas galian pasir,” terang Al Amrad, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten.

Baca Juga :  Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden, Syafrudin Catat Empat Pesan Jokowi

Setelah menerima laporan, satu Tim Rescue segera diberangkatkan dengan peralatan lengkap, termasuk perahu karet, motor tempel, serta peralatan selam untuk mencari korban.

“Kami menurunkan dua penyelam dan korban berhasil ditemukan oleh tim pada pukul 10.10 WIB di kedalaman 6 meter dan 2 meter dari last known position (lokasi terakhir yang diketahui) dalam keadaan meninggal dunia. Korban kemudian dibawa ke RSUD Kota Cilegon,” tambah Amrad.

Baca Juga :  Hari Jadi Kabupaten Serang, Mahasiswa Tuntut Perbaikan Kinerja Pemerintah

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian SAR dinyatakan selesai, dan semua unsur yang terlibat dalam operasi tersebut diusulkan untuk kembali ke kesatuan masing-masing.

Kejadian ini menambah daftar kasus tragis yang melibatkan tenggelamnya individu di lokasi-lokasi berbahaya, dan menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya keselamatan di sekitar area galian.

Masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan tidak melakukan aktivitas berbahaya di lokasi yang dapat mengancam keselamatan jiwa. Kejadian ini juga menggarisbawahi perlunya pengawasan yang lebih ketat di tempat-tempat umum yang memiliki risiko tinggi, seperti galian pasir. (Red/Dwi)

Share :

Baca Juga

Daerah

Desa Wisata Tambang Ayam Raih Juara 1 ADWI Tingkat Kabupaten Serang

Daerah

Lokasi Launching Gebyar Kota Serang Mengaji Digeser ke Alun-alun Barat

Daerah

Satgas GKMNU Banten Optimistis Tahun Ini Angka Stunting Dapat Turun

Daerah

Pemkot Serang Nilai Kesadaran Masyarakat Dalam Menjaga Lingkungan Masih Rendah

Hukum dan Kriminal

Takut Razia Polisi, Seorang Pemuda Ditangkap Karena Membawa Ratusan Butir Obat Terlarang

Daerah

Tiga Anak SD Terseret Arus Sungai di Baros, Satu Ditemukan Meninggal

Daerah

Lepas Kontingen Banten Pornas Korpri 2025, Ini Pesan Andra Soni

Daerah

Wakili Banten, Cisauk Masuk 5 Besar Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Nasional 2023