Home / Daerah

Senin, 17 Februari 2025 - 10:17 WIB

Sebagai Memori Perjalanan Pertanian di Provinsi Banten, Kepala Distan Agus M Tauchid Luncurkan Buku Karyanya

Kepala Dinas Pertanian Agus M Tauchid Memanen Tanaman Kale di Kebun PKK Provinsi Banten | Dok.BNC

Kepala Dinas Pertanian Agus M Tauchid Memanen Tanaman Kale di Kebun PKK Provinsi Banten | Dok.BNC

BagusNews.Co – Agus M Tauchid meluncurkan buku barunya yang berjudul ‘Transformasi Pertanian di Provinsi Banten : Ketahanan Pangan dan Dinamika Kebijakan Pajale’ di Ruang Serba Guna Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Sultan Ageng Tirtaya (Untirta) Banten pada Sabtu, 15 Februari 2025.

Dalam peluncuran buku karya Kepala Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten itu juga diiringi dengan kegiatan bedah buku oleh Guru Besar Sosiologi Untirta Suwaib Amiruddin dan Direktur Eksekutif PETANI CENTER Entang Sastraatmadja.

Agus M Tauchid mengatakan buku yang ditulisnya tersebut merupakan bentuk aktualisasi pengabdiannya sebagai birokrat dengan masa kerja sampai saat ini sudah mencapai 33 tahun, 17 tahun masa keraja sebagai Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten dan sisanya 16 tahun sebagai staf.

Ia juga menceritakan, pengalamannya sebagai abdi negara yang dimulai dari Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat dan dipekerjakan sebagai Kepala Cabang Dinas Pertanian di Kecamatan Munjul Kabupaten Pandeglang dari tahun 1992 sampai menjadi Kasubdin Agribisnis tahun 2002.

Baca Juga :  Tekan Angka Putus Sekolah di Kota Serang, Pemkot Gandeng USAID

“Pada tahun 2006, saya di mutasi sebagai Kabag Tata Usaha Distanak Provinsi Banten sampai promosi menjadi Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Tahun 2008 hingga sekarang,” ungkap Agus M Tauchid, ditulis pada Senin 17 Februari 2025.

Dengan pengalaman yang secara linier dari sektor pertanian, pria yang mendapatkan gelar Doktor Administrasi Publik dari Universitas Padjajaran dengan Predikat Cumlaude tersebut memiliki keinginan untuk memberikan legacy sesuai dengan keailmuan dan keahlian yang dimilikinya.

“Saya lakukan riset ini dipenghujung akhir pengabdian sebagai PNS diharapkan bisa menjadi memori perjalanan pertanian di Provinsi Banten yang dikemas melalui riset akademis di Doktoral Administrasi Publik Universitas Padjajaran,” katanya.

Baca Juga :  Kunjungi Pemkot Serang, BPKP Banten Beri Masukan Terkait 5 Sektor Dasar

Selanjutnya, ia menuturkan selama proses penulisan dirinya mendapatkam tantangan yang sangat luar biasa. Namun, hal tersebut menjadi pendorong untuk terus melanjutkan karyanya.

“Selama saya menulis buku ini, saya mendapatkan dukungan dari keluarga, mulai dari istri dan ketiga puteri saya, serta mendapatkan dukungan dari para staf yang memiliki militansi pengabdian tinggi,” imbuhnya.

Pria yang akan memasuki masa purna tugasnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) pad atahun 2026 itu juga berharap, dengan karyanya itu dapat menjadi sumbangsi pemikiran bagi generasi muda pada sektor pertanian.

“Pesan kepada generasi muda Banten adalah menjadi manusia yang paripurna dan menjadi sarjana yang sujana di masyarakat,” pungkasnya.(Red/Dede)

Share :

Baca Juga

Daerah

Tingkatkan Ekonomi Keluarga, TP PKK Banten Lakukan Pembinaan Pemasaran Produk Kepada UMKM

Daerah

Optimalkan Pangan Lokal dalam Penanganan Stunting

Daerah

Gali Potensi Sport Tourism, Andra Soni Dorong Agenda Gowes di Destinasi Wisata Banten

Daerah

Pj Walikota Serang Yedi Rahmat Minta Masyarakat Tidak Rayakan Tahun Baru Secara Berlebihan

Daerah

Didukung Relawan Desgan, Turnamen Ganjar-Mahfud Cup Kembangkan Olahraga Voli di Serang

Daerah

Bergandengan Tangan Bersama Anak Muda Bagikan Takjil Berbuka Puasa

Business

Forum CSR Banten Dorong Perusahaan Ikuti Padmamitra Award 2022, Daftarnya Mudah, Kok!

Daerah

Kesejahteraan Kepsek-Guru SMA/SMK dan Skh Negeri di Banten Jadi Prioritas Pemprov Banten