Home / Daerah

Senin, 24 Februari 2025 - 16:47 WIB

Ikut Retret Kepala Daerah, Gubernur Bantsen Andra Soni Bicara Intervensi Pembangunan Jalan hingga Desa 

BagusNews.Co – Kegiatan Retret di Akmil Magelang menjadi panggung diskusi strategis bagi para kepala daerah se-Indonesia. Salah satu yang menarik perhatian adalah gagasan yang disampaikan oleh Gubernur Banten, Andra Soni.

Dalam forum tersebut, Andra Soni menyoroti berbagai persoalan pemerintahan daerah, mulai dari ketimpangan fiskal antar wilayah, hingga perlunya intervensi infrastruktur hingga ke tingkat desa.

Andra Soni juga mengungkapkan persoalan disparitas fiskal yang terjadi antar kabupaten/kota di Banten. Kota-kota seperti Tangerang dan Tangerang Selatan memiliki pendapatan asli daerah (PAD) yang tinggi berkat sektor properti, restoran, dan perhotelan yang berkembang pesat.

Sebaliknya, daerah seperti Lebak dan Pandeglang masih bergantung pada Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU) dari pemerintah pusat.

Baca Juga :  Pemprov Banten Matangkan Sekolah Gratis untuk Madrasah Aliyah Swasta, Wujud Pemerataan Pendidikan

“Bandingkan Tangerang Selatan dan Pandeglang. Di Tangerang, banyak restoran dan hotel yang menghasilkan pajak besar. Sementara di Pandeglang, masyarakat masih berkutat dengan rumah tidak layak huni,” ujarnya pada Senin, 24 Februari 2025.

Ia menegaskan perlunya kebijakan yang lebih adil dalam alokasi anggaran, terutama untuk membantu daerah-daerah yang memiliki ketertinggalan dalam infrastruktur dan layanan publik.

Selain masalah fiskal, Andra Soni juga menyoroti persoalan jalan desa yang menjadi salah satu keluhan utama masyarakat. Menurutnya, masyarakat di berbagai daerah lebih mengutamakan kondisi jalan yang baik dibandingkan dengan aspek pembangunan lainnya.

“Masyarakat itu yang utama itu jalan,” ucapnya.

Baca Juga :  Minta Sama-sama Perangi Judi Online, Yedi Rahmat: Kalau Ada ASN Yang Terlibat Saya Bakal Sanksi Tegas 

Namun, saat ini intervensi pemerintah provinsi dalam pembangunan jalan desa masih terbatas oleh regulasi. Oleh karena itu, ia mendorong adanya kebijakan yang memungkinkan pemerintah provinsi untuk lebih aktif berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur desa.

Tak heran kata Andra, di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, desa masuk ke dalam program Asta Cita ke-6 yang berbunyi ‘membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.

Diketahui, Gubernur Banten Andra Soni sendiri memiliki program dalam rangka memberikan kemudahan akses hingga pelosok desa, yakni bangun jalan desa sejahtera atau Bang Andra. Program ini diharapkan bisa menjadi solusi aksesibilitas yang lebih baik.(Red/Dede)

Share :

Baca Juga

Daerah

Produksi Kue Satu di Kota Serang Meningkat, Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H

Daerah

Libur Sekolah dan Nataru, Pemkot Serang Siapkan Bus Tubagus Wisata Banten Lama

Daerah

Bupati Serang Ratu Zakiyah Minta Anggota DPRD Hasil PAW Utamakan Kepentingan Warga

Daerah

Kader MKIA Didorong Perkuat Pendekatan Komunitas untuk Kesehatan Ibu dan Anak

Daerah

Sekda Kabupaten Serang Ungkap Upaya Penertiban Truk ODOL dan Status Izin Tambang

Daerah

HPN 2026: LPDS Gelar UKW Perkuat Kompetensi Wartawan Banten

Daerah

Ramainya Warga yang Membayar Pajak Sedikit Membuat Petugas Samsat Pandeglang Kewalahan

Daerah

Perluas Dukungan, Gardu Ganjar Muda Gelar Deklarasi dan Turnamen Futsal di Kabupaten Tangerang