Home / Daerah

Kamis, 7 Juli 2022 - 06:18 WIB

Pj Gubernur Banten Al Muktabar Tegaskan Pemerintah Hadir dan Serius Tangani PMK

BagusNews.Co – Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar menegaskan, bahwa Pemerintah hadir dan sangat serius dalam menangani Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada binatang ternak. Al Muktabar mengecek langsung kedatangan vaksin PMK ketiga sejumlah 94 ribu dosis yang diimpor dari Perancis.

“Telah kita saksikan bersama, kita telah menerima tahap ketiga vaksin Penyakit Mulut dan Kuku sejumlah 94 ribu. Vaksin untuk pencegahan Penyakit Mulut dan Kuku pada ternak,” ungkap Al Muktabar saat Pengawalan Ketibaan Vaksin Penyakit Mulut dan Kuku bersama Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai Tipe C Bandara Soekarno-Hatta di Terminal Kargo 520, Tangerang-Banten, Senin, 4 Juli 2022.

“Kita akan terus menerus untuk Pemerintah hadir menangani Penyakit Mulut dan Kuku. Vaksin akan didistribusikan ke daerah sesuai prioritas penyebaran untuk digunakan secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel,” tegasnya.

Baca Juga :  Gubernur Banten Andra Soni Lepas Kontingen POMNas

Masih menurut Al Muktabar, setelah pihaknya mengecek langsung ke gudang pendingin Terminal Kargo 520 Bandara Soekarno-Hatta, vaksin Penyakit Mulut dan Kuku merek Aftopor dari Prancis diterima dalam kondisi baik.

“Pemerintah hadir dan sangat serius untuk menangani Penyakit Mulut Kuku. Kita harap masyarakat tenang, Pemerintah akan menangani dengan sungguh-sungguh,” ungkapnya kembali menegaskan.

Masih menurut Al Muktabar, untuk Provinsi Banten telah menerima 1.100 dosis dan akan mengajukan kembali 1.100 dosis ke Kementerian Pertanian. Di Provinsi Banten sendiri, sebanyak 2.057 hewan ternak telah terinfeksi PMK. Terbanyak di wilayah Tangerang, mencapai 843 hewan ternak. “Mayoritas akibat mobilitas ternak menjelang Idul Adha. Untuk tingkat kesembuhan mencapai 36% sampai 42%,” ujar Al Muktabar.

Dalam kesempatan itu, Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai Tipe C Soekarno-Hatta Finari Manan mengungkapkan, Pengawalan Ketibaan Vaksin Penyakit Mulut dan Kuku merupakan bentuk sinergitas bersama dalam menangani Penyakit Mulut dan Kuku. “Bentuk sinergitas dan keseriusan dalam menangani Penyakit Mulut dan Kuku. Bergerak bersama untuk menekan penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku,” tegas Finari.

Baca Juga :  Satgas GKMNU Banten Optimistis Tahun Ini Angka Stunting Dapat Turun

Sebagai informasi, Pemerintah Republik Indonesia telah mengimpor vaksin PMK sebanyak 3.104.000 dosis. Importasi pertama vaksin PMK mencapai 10 ribu dosis yang tiba pada tanggal 12 Juni 2022. Importasi kedua sebanyak 3 juta dosis yang tiba pada tanggal 16 Juni 2022. Importasi ketiga sebanyak 94 ribu dosis yang tiba pada tanggal 3 Juli 2022.

Turut hadir diantaranya Kejaksaan Tinggi Banten, Unsur TNI-Polri, Otoritas Bandara Soekarno-Hatta, Balai Karantina Bandara Soekarno-Hatta, Angkasa Pura II, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Banten. (ADV)

Share :

Baca Juga

Daerah

Dana Bantuan Desa dari Pemprov Banten Naik Jadi Rp60 Juta, F-PDIP: Mohon Maaf Belum Bisa Rp100 Juta

Daerah

Gubernur Banten Andra Soni Hadiri Pembukaan APKASI Otonomi Expo 2025

Daerah

Walikota Serang Syafrudin Kenang Masa Kebersamaan Dengan Subadri Ushuludin

Daerah

Al Muktabar Raih Anugerah Adhikarya Pembangunan Pertanian

Daerah

Banten Juara Umum Pengangguran, Ini Kata Ketua Komisi V DPRD Banten

Daerah

Sambut Nataru, Wabup Pandeglang Tegaskan Sterilisasi Sampah di Tempat Wisata dan Hotel

Daerah

Bupati dan Wabup Serang Ikuti Retret Nasional di Jatinangor

Daerah

Bangli di Sungai Cibanten dan Kali Mati Kroya Akan Dibongkar Pekan Ini