Home / Daerah

Selasa, 19 Juli 2022 - 16:22 WIB

Kunjungi Kantor Desa Rajeg Multa, Al Muktabar Diskusikan Penanganan Stunting dan Gizi Buruk

BagusNews.Co – Peran Desa dalam mensukseskan Program Pemerintah pada penanganan stunting dan gizi buruk sangat penting. Oleh karena itu sinergitas antar keduanya harus terkoordinasi dengan baik agar cita-cita mewujudkan generasi emas Indonesia benar-benar terwujud.

Hal tersebut dikatakan Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar seusai mengunjungi Kantor Desa Rajeg Mulya, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Senin (18/7/2022).

Al Muktabar mengungkapkan, pihaknya mendiskusikan banyak hal bersama unsur penyelenggara Pemerintahan di tingkat Desa. Khususnya berkenaan dengan penanganan stunting yang merupakan salah satu program prioritas Presiden Joko Widodo.

“Kita juga melihat banyak potensi yang bisa dikembangkan di Desa dalam upaya pencegahan stunting dan gizi buruk. Tinggal nanti kita arahkan agar bisa lebih baik dan optimal,” ujarnya.

Selain itu, Al Muktabar menilai baik kader Posyandu maupun kader PKK dan lainnya memiliki peran dalam penanganan stunting dan gizi buruk di masing-masing wilayah kerjanya. Hal itu mengingat para kader bersentuhan langsung pada level terkecil yakni rumah tangga.

Baca Juga :  Al Muktabar Ungkap Pembentukan Dana Cadangan Pastikan Kesiapan Penyelenggaraan Pemilu 2024

“Kita akan fokus berkomunikasi secara aktif dengan para kader, untuk mengetahui perkembangan dan kendala yang ditemukan di lapangan dalam penanganan stunting,” katanya.

Dikatakan Al Muktabar, sinergitas dan komunikasi yang baik merupakan kunci guna kesuksesan program penanganan stunting yang saat ini sedang gencar dilakukan oleh Pemprov Banten.

“Sinergi menjadi kuncinya. Jadi semua harus kita aktifkan dalam mengisi pembangunan di Provinsi Banten ini,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, Al Muktabar juga meninjau embung di Pondok Permata, Desa Rajeg Mulya. Embung ini menjadi salah satu sarana resapan dan penyimpan air yang dijadikan warga setempat sebagai sarana ketahanan pangan.

Baca Juga :  Menteri PPPA Apresiasi Pemprov Banten Yang Telah Launching Aplikasi e-SAPA di Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak Provinsi Banten

Jika embung ini bisa dioptimalkan pengelolaannya, maka bisa menjadi salah satu sumber pendapatan Desa. Selain sebagai penopang ketahanan pangan masyarakat sekitar.

“Ini bagus sekali, harus terus dipertahankan guna ketahanan pangan warga,” ungkapnya.

Masih menurut Al Muktabar, potensi-potensi tersebut harus dapat terus dikembangkan. Pengembangan itu dapat dijadikan sebagai daya dukung dalam pembangunan suatu daerah.

“Ini bagian yang terus kita giatkan sebagai upaya kita menumbuhkembangkan potensi pembangunan Desa,” tandasnya.

Dalam kunjungan itu, Al Muktabar didampingi Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti, Kepala DP3AKKB Provinsi Banten Sitti Ma’ani Nina, dan Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Banten Beni Ismail.

Share :

Baca Juga

Daerah

DPRD Pandeglang Ingatkan Dewi-Iing Terkait Pembangunan

Daerah

Walikota Serang Budi Rustandi Ajak PDI Perjuangan Kawal Pembangunan

Daerah

Harga Daging dan Bawang Melonjak di Pasar Kelapa Dua Tangerang

Daerah

Indonesia Moeda Wilayah Banten Deklarasi Dukung Erick Thohir Capres 2024

Daerah

Bocah Tenggelam di Sungai Ciujung, Tim SAR Lakukan Pencarian Intensif

Daerah

Pemprov Banten Kerahkan 50 Relawan Tagana Untuk Membantu Korban Bencana Gempa Cianjur

Daerah

Desa Wisata Bandung Pandeglang Resmi Jadi Desa Sejahtera Astra: Pendapatan Warga Naik, UMKM Berjaya!

Daerah

BKPSDM Kota Serang Tetapkan Jam Kerja ASN Selama Ramadhan 1447 H