Home / Daerah

Senin, 13 Oktober 2025 - 11:27 WIB

Antisipasi Cuaca Ekstrem, BPBD Pandeglang Tangani 38 Pohon Berpotensi Bahaya di 8 Kecamatan

Kepala Bidang Kedaulatan dan Logistik BPBD Kabupaten Pandeglang, Lilis sulistiati | Doc.difeni - BNC

Kepala Bidang Kedaulatan dan Logistik BPBD Kabupaten Pandeglang, Lilis sulistiati | Doc.difeni - BNC

BagusNews.Co – Dalam rangka mengantisipasi dampak cuaca ekstrem, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang telah menangani penebangan 38 pohon yang dinilai berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat sepanjang Januari hingga Oktober 2025.

Kepala Bidang Kedaulatan dan Logistik BPBD Kabupaten Pandeglang, Lilis sulistiati menyampaikan bahwa penanganan ini dilakukan berdasarkan laporan dari desa dan kecamatan sekitar serta data terbaru di lapangan.

Adapun pohon-pohon tersebut tersebar di delapan kecamatan, yaitu Saketi (4 pohon), Cisata (1 pohon), Jasari (5 pohon), Carita (6 pohon), Kaduhejo (6 pohon), Cimanuk (5 pohon), Cadasari (6 pohon), dan Pandeglang (2 pohon).

Baca Juga :  Ikut Porsenijar PGRI Provinsi Banten, Bupati Dewi Lepas Kontingen Kabupaten Pandeglang

“Penebangan pohon ini bukan kegiatan tahunan, melainkan langkah antisipasi untuk menghindari risiko kecelakaan akibat pohon yang condong atau membahayakan pengguna jalan sosial, terutama di masa cuaca ekstrem seperti sekarang,” jelasnya saat di temui di kantornya pada Senin, 13 Oktober 2025.

Ia menambahkan, untuk kawasan Jalan Turus di Pandeglang, penanganan pohon yang membahayakan sempat tertunda karena hujan pada saat akan dilakukan penebangan. Rencananya, proses ini akan dilanjutkan hari Selasa, 14 Oktober 2025. demi keamanan pengendara.

Baca Juga :  Bawa Bungkusan Sampah, Warga Bangkonol Gelar Aksi di Kantor DLH Pandeglang

Lilis juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan jika menemukan pohon yang kondisinya rawan tumbang atau mengancam keselamatan ke pos BPBD Kabupaten Pandeglang agar dapat ditindaklanjuti segera.

“untuk masyarakat jika sekiranya ada pohon yang condong atau membahayakan agar segera melaporkan ke pos BPBD kabupaten Pandeglang,” lanjutnya.

Langkah preventif ini merupakan bentuk antisipasi BPBD dalam menjaga keselamatan warga selama musim cuaca ekstrem berlangsung.(Red/difeni)

Share :

Baca Juga

Daerah

Antusias Masyarakat Bayar Pajak Meningkat Pasca Cuti Bersama Lebaran 1445 H

Daerah

Dua Kader SPI Banten Akan Hadiri Konferensi La Via Campesina di Kolombia

Daerah

Virgojanti Sebut Tenaga Pendidikan Berperan Ciptakan Generasi Unggul

Daerah

Hadiri Silaturahmi Keluarga Besar PUB, Virgojanti : Sarana Untuk Memotivasi

Daerah

Perkawinan Anak di Bawah Umur di Kota Serang Capai 10 Persen

Daerah

Jaksa Agung ST Burhanuddin Groundbreaking RSU Adhyaksa

Daerah

Al Muktabar Hadiri Santunan Anak Yatin Bersama TP PKK dan Dharma Wanita Provinsi Banten

Daerah

Program Bang Andra Selesaikan Jalan Surianeun–Pasirgadung, Bronjong Terdampak Luapan Sungai