Home / Daerah

Kamis, 7 Agustus 2025 - 17:44 WIB

Bawa Bungkusan Sampah, Warga Bangkonol Gelar Aksi di Kantor DLH Pandeglang

BagusNews.Co – Wacana kerjasama pengelolaan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bangkonol mulai menyulut aksi dari protes warga Bangkonol, Kecamatan Kroncong, Kabupaten Pandeglang.

Puluhan warga mendatangi Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pandeglang dengan membawa puluhan kantong sampah dan membuangnya tepat di halaman kantor tersebut.

Hal ini merupakan bentuk protes dan kekecewaan masyarakat terhadap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kabupaten Pandeglang yang dianggap abai.

Koordinator aksi ini, Ahmad Yani, menegaskan bahwa aksi ini adalah wujud dari tuntutan masyarakat untuk mendapatkan hak mereka terbebas dari masalah sampah.

“Kemarin-kemarin kami masih menggunakan cara persuasif. Kami datang ke DLH, Setda, dan dewan, tapi tidak ada jaminan sampah distop,” Kata Yani kepada wartawan pada Kamis, 7 Agustus 2025.

Ia menyatakan bahwa ini adalah salah satu cara agar suara mereka terdengar, dan mengancam akan memblokir semua jalan menuju TPA Bangkonol jika tuntutan mereka tidak dipenuhi.

Baca Juga :  Terdapat 63 Ribu Warga Pandeglang Tidak Lagi Terima PBI BPJS, Ini Syarat Reaktivasi

Lebih lanjut, Ahmad Yani menjelaskan bahwa warga Bangkonol merasakan dampak langsung dari TPA Bangkonol yang semakin kelebihan kapasitas.

“Yang kami rasakan dampak dari sampah ini, pertama hidung kami tidak merdeka dari bau busuk,” keluhnya.

“Selain itu, warga juga mengeluhkan banyaknya lalat hijau yang berdatangan ke rumah dan makanan mereka.Siapa yang betah dengan keadaan seperti sekarang ini,” tambahnya.

Ahmad Yani menyoroti kebijakan Pemkab Pandeglang yang bekerja sama dengan Kabupaten Serang dan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan. Ia menyebut bahwa saat ini sudah ada sekitar 40 truk sampah per hari dari Kabupaten Serang yang masuk.

Ia khawatir, jika ditambah kiriman dari Pemkot Tangsel yang mencapai 500 ton per hari, TPA Bangkonol akan semakin kewalahan dan berdampak negatif pada warga.

Baca Juga :  Diingatkan KPK Terkait Layanan Publik, Syafrudin: Tunggu Perkantoran Pemkab Serang Pindah

Aksi ini sudah dilakukan warga Bangkonol sebanyak tiga kali berturut-turut. Mereka menegaskan tidak akan berkompromi lagi dengan para pemangku kebijakan.

“Jika aksi ini tidak diindahkan, kami akan melakukan pengiriman sampah ke kantor-kantor Pemkab agar mereka pun merasakan hal yang sama,” ancamnya.

Ia menegaskan bahwa masyarakat Bangkonol tidak anti pembangunan. Mereka hanya menolak jika pembangunan itu tidak dibarengi dengan kesiapan infrastruktur, khususnya pengolahan sampah.

“Jika tidak ada alat untuk pengolahan sampah, jangan coba-coba menampung sampah dari luar daerah,” tegasnya.

Ahmad Yani membandingkan dengan daerah lain seperti Banyumas yang sudah memiliki sistem pengelolaan sampah.

“Kalau sudah siap seperti Banyumas, oke kami pun mendukung penuh. Ini sudah kami cek dari ujung ke ujung tidak ada pengelolaan sampah, sedangkan sampah yang masuk per harinya sudah ratusan ton,” tutupnya. (Red/Guntur)

Share :

Baca Juga

Daerah

Walikota Serang Syafrudin Klaim Sudah Penuhi Janji Politik

Daerah

Bupati Serang Sebut Dana Desa Tingkatkan Kemajuan Daerah

Daerah

Dua Anak di Kabupaten Pandeglang Terpaksa Putus Sekolah Akibat Faktor Ekonomi

Daerah

‎Genjot Latihan Atlet, PBVSI Kota Serang Optimis Rebut Emas di POPDA Banten XII

Daerah

Antisipasi Banjir Susulan, Dinas PUPR Kota Tangerang Pasang Kisdam Darurat

Daerah

Banten Memiliki Banyak Destinasi Wisata Menarik, Andra Soni : Menggerakan Perekonomian

Daerah

Undang Prabowo, PBMA Gelar Muktamar XXI di Stadion Maulana Yusuf Kota Serang

Daerah

Dewan dan Bupati Serang Bahas Empat Raperda