Home / Daerah

Rabu, 15 Oktober 2025 - 16:21 WIB

Tradisi Sedekah Bumi dan Milangkala ke-75 Meriahkan Kampung Kalapa Cagak Desa Teluklada

BagusNews.Co – Memasuki masa tanam, warga Kampung Kalapa Cagak, Desa Teluklada, Kecamatan Sobang, Kabupaten Pandeglang, menggelar tradisi sedekah bumi menjelang musim tanam serta memperingati Milangkala atau Hari Jadi ke-75 pada Rabu, 15 Oktober 2025.

Tradisi ini digelar sebagai bentuk rasa syukur para petani sekaligus persiapan memulai kembali pengolahan tanah untuk musim tanam.

Berdasarkan pantauan, para petani dan masyarakat berkumpul mengadakan kirab budaya dengan membawa hasil bumi, mengelilingi Patilasan Buyut Andong Rd. Walangsungsang/Mbah Kuwu Sangkan di TPU Kalapa Cagak, Teluklada.

Setelah itu, warga berkumpul di Balai Kampung untuk memulai prosesi adat. Tak hanya itu, berbagai penampilan budaya juga turut ditampilkan. Mereka kemudian menggelar makan bersama di tempat tersebut.

Ketua pelaksana sedekah bumi Kampung Kalapa Cagak, Desa Teluklada, Karsono, menyatakan tradisi ini sudah berlangsung turun-temurun untuk menandai dimulainya penggarapan lahan pertanian. Menurutnya, sedekah bumi dilakukan sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT.

Baca Juga :  Data Dapodik Tak Sinkron, Pemkot Serang Kena Tegur Bappenas RI

“Tradisi ini sudah ada sejak nenek moyang dan selalu dilaksanakan sebelum masa tanam sebagai penghormatan kepada tanah dan alam. Harapannya, kita bisa mendapatkan hasil panen yang melimpah,” ujarnya.

Karsono juga menyampaikan target agar Pemerintah Daerah mendorong dibuatnya Peraturan Daerah (Perda) tentang kampung budaya dan adat sebagai identitas. Ia ingin Kampung Kalapa Cagak menjadi pilot project dalam pelestarian budaya.

“Kabupaten kita sangat kaya dengan tradisi seperti mapag sri, sedekah bumi, tari saman, rampak bedug, calung, dan lain-lain. Ini butuh perhatian khusus pemerintah melalui peraturan daerah agar budaya kita terus terjaga,” jelasnya.

Baca Juga :  Diikuti 53 Perusahaan, Pemprov Banten Gelar Job Fair 2023

Ketua RW 07 Desa Teluklada, Taryana, memohon doa dan dukungan semua pihak agar tradisi ini mendapat perhatian lebih. Ia yakin kegiatan ini akan membawa dampak positif bagi kemajuan daerah.

“Minta doa restu serta dukungan agar Kampung Kalapa Cagak dapat menjadi kampung budaya dan terus melestarikan adat serta budaya di Kabupaten Pandeglang,” ujarnya.

Plt Camat Sobang, Mahfudin, menyambut baik kegiatan ini karena mampu menjaga tradisi dan budaya setempat. Terkait rencana Perda Budaya, ia berjanji akan mendorongnya agar segera terwujud.

“Tentu Ketua RW meminta dibuatkan Perdes. Kami bersama Kepala Desa sedang proses menyusun agar kegiatan budaya ini berlanjut dan dapat dilestarikan,” pungkasnya. (Red/Difeni)

Share :

Baca Juga

Daerah

Sidang Pengeroyokan Pegawai KLH dan Jurnalis di PT Genesis, Terdakwa Sebut Diperintah Oknum Brimob

Daerah

Antisipasi Sektor Pangan Jelang Musim Kemarau, Distan Banten Optimalkan Program Irpom dan Pompanisasi

Daerah

Bupati Serang Larang Penggunaan Kembang Api dan Petasan untuk Perayaan Tahun Baru 2026

Daerah

Gubernur Andra Soni: Berikan Pelatihan Tanggap Bencana bagi Aggota Pramuka Banten

Daerah

Kapal Kandas Hingga Fasilitas Pelabuhan Merak Rusak

Daerah

Walikota Serang Ingin Bukti Nyata Dampak MBG terhadap Stunting, Tunggu Data Valid dari Dinkes

Daerah

Dinsos Banten Dorong Pendamping PKH Turunkan Angka Kemiskinan

Daerah

SPPG Karya Bakti Bagikan 300 Kg Daging Kurban untuk Warga Pamarayan Kecamatan Jiput