BagusNews.Co – Warga Kampung Karang Jetak, Desa Bolang, Kecamatan Lebakwangi, Kabupaten Serang, mengeluhkan keberadaan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang telah bertahun-tahun mencemari lingkungan mereka.
Selain menghadirkan bau menyengat yang menyebar ke seluruh permukiman, warga juga harus berhadapan dengan banyak lalat yang menyerbu area tersebut setiap hari.
Kondisi itu membuat mereka merasa kecewa karena janji Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah belum terealisasi hingga saat ini.
Seorang warga, yang enggan disebutkan namanya, menyampaikan kondisi saat ini yg dirasakan warga Kampung Karang Jetak, Desa Bolang, Kecamatan Lebakwangi.
“Baunya sangat menyengat. Orang lain yang makan hasilnya, warga Karang Jetak yang dapat imbasnya. Ini sudah berlangsung dua tahun, sejak pencalonan Ratu Zakiyah yang katanya mau menutup TPS, tapi sampai sekarang tidak ada kejelasan,” katanya kepada wartawan, Kamis 13 November 2025.
Ia mengingat betul janji yang pernah disampaikan oleh Zakiyah saat berkampanye di lapangan bola, di mana beliau berjanji akan menutup TPS tersebut jika terpilih. Namun, kenyataannya, janji tersebut belum terpenuhi.
Warga menilai bahwa pemerintah daerah belum mengambil langkah tegas untuk mengatasi persoalan ini.
Mereka mendesak Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Serang untuk mempertimbangkan kembali lokasi TPS yang saat ini berada di tengah permukiman warga.
Mereka beranggapan bahwa keberadaan TPS tersebut memberi dampak buruk bagi kesehatan, terutama bagi anak-anak yang tinggal di sekitar.
“Kalau sampah itu bau, otomatis lalat banyak. Bayangkan lagi makan tiba-tiba dikerubungi lalat. Anak-anak sekolah juga terganggu karena TPS ini dekat dengan lingkungan sekolah,” ujar salah satu warga.
Tidak hanya itu, mereka juga mengeluhkan adanya pembakaran sampah hampir setiap malam yang menyebabkan asap masuk ke rumah-rumah warga, memperburuk kenyamanan dan kesehatan masyarakat.
“Mereka meminta TPS ini ditutup demi kesehatan warga,” tegas warga tersebut.
Masyarakat Karang Jetak sangat berharap Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Serang segera turun tangan dan memindahkan TPS ke lokasi yang lebih layak dan aman, agar lingkungan dan kesehatan warga bisa terlindungi dari dampak pencemaran yang terus berlangsung. (Red/Dwi)







