Home / Daerah

Rabu, 10 Desember 2025 - 18:12 WIB

Pencarian Anak Hanyut di Sungai Ciujung Dihentikan, Korban Ditemukan Meninggal Dunia

Proses evakuasi anak yang hanyut di Sungai Ciujung, Kampung Angsana, Desa Cikatapis, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak l Dok. Istimewa

Proses evakuasi anak yang hanyut di Sungai Ciujung, Kampung Angsana, Desa Cikatapis, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak l Dok. Istimewa

BagusNews.Co – Upaya pencarian terhadap seorang anak yang dilaporkan hanyut di Sungai Ciujung, Kampung Angsana, Desa Cikatapis, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak, akhirnya membuahkan hasil.

Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia sekitar satu kilometer dari lokasi kejadian.

Pencarian diketahui berlangsung selama dua hari, setelah sebelumnya peristiwa tragis yang menimpa Pudin (13), warga Kampung Angsana RT 01/ RW 02, Desa Cikatapis, yang dilaporkan hanyut pada hari Selasa, 9 Desember 2025.

Peristiwa ini memicu operasi pencarian dan pertolongan yang dilakukan oleh Basarnas Banten bersama unsur terkait.

Berdasarkan laporan resmi dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, operasi dimulai pukul 07.00 WIB dengan pembagian tim menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU).

“SRU I melakukan penyisiran menggunakan rubber boat sejauh 10 kilometer dari lokasi kejadian,” ujar Rizky Dwianto, Kasubsi Siaga dan Operasi Basarnas Banten, Rabu, 10 Desember 2025.

Baca Juga :  H-3 Masa Jabatan Pj Gubernur Banten, Al Muktabar : Kita Bekerja Seperti Biasa

Ia menjelaskan, SRU II melaksanakan pemantauan visual dari darat sejauh 5 kilometer. Pencarian pertama yang dilakukan pada pukul 11.15 WIB belum membuahkan hasil.

Upaya dilanjutkan kembali pada pukul 13.00 WIB dengan mengarahkan pencarian ke hilir sungai. Setelah berbagai usaha dan kerja keras dari tim SAR gabungan, akhirnya titik terang ditemukan pada pukul 14.35 WIB.

Korban ditemukan dalam keadaan telah meninggal dunia sekitar 100 meter dari lokasi awal kejadian. Jenazah kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka.

Dengan ditemukannya korban, Basarnas menyatakan bahwa operasi SAR resmi ditutup. Seluruh unsur yang terlibat mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan dedikasi selama proses pencarian.

“Kami ucapkan terima kasih atas kerja keras semua pihak yang terlibat,” ujarnya.

Baca Juga :  Antisipasi Kendala Teknis Pelaksanaan PPDB Banten 2024, Tabrani : Seluruh Sekolah Siapkan Help Desk

Lebih lanjut, ia menjelaskan, operasi ini melibatkan berbagai elemen, termasuk Basarnas Banten (5 personel), BPBD Kabupaten Lebak (10 personel), PMI Kabupaten Lebak (4 personel), Tagana Lebak (4 personel), Polsek Rangkasbitung (1 personel), Koramil Rangkasbitung (1 personel), Pot SAR Sigap (2 personel), serta dukungan dari Dewan DPRD Kabupaten Lebak dan masyarakat setempat.

Peralatan yang digunakan selama pencarian meliputi rescue car, dua unit rubber boat dari Basarnas dan BPBD, serta peralatan medis, komunikasi, dan perlengkapan pendukung lainnya. (Red/Dwi)

Tags: headline, pencarian anak hanyut Lebak, operasi SAR Sungai Ciujung, pencarian korban meninggal dunia Lebak, Basarnas Lebak, operasi pencarian H+2, Sungai Ciujung Lebak, berita terbaru Lebak, kecelakaan sungai Lebak, pencarian korban anak, upaya penyelamatan Lebak,

Share :

Baca Juga

Daerah

Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden, Syafrudin Catat Empat Pesan Jokowi

Daerah

Bupati Pandeglang Tinjau Dampak Puting Beliung, Janji Pemulihan Cepat

Daerah

Peringati Hari Pahlawan, Bikers Brotherhood 1% MC Banten Chapter Gelar Patriot Ride

Daerah

Ganjar Milenial Rehabilitasi Taman Baca dan Sanggar Seni di Rangkasbitung

Daerah

Dindikbud Banten Targetkan Penyelesaian Sekolah Filial Rampung di Tahun 2023

Daerah

Perkuat SDM Unggul, Gubernur Andra Soni Gandeng JSIT Banten

Daerah

Golkar Lebak Peringati HUT ke-62, Ziarah ke TMP hingga Santuni Kaum Duafa

Daerah

DPRD Kota Serang Temukan Bantuan BPJS kesehatan PBI Tak Tepat Sasaran