Home / Daerah

Rabu, 17 Desember 2025 - 21:49 WIB

Banjir Rendam 422 Rumah di Patia Pandeglang, Warga Terisolasi Akibat Luapan Sungai Cilemer

Kondisi banjir di Patia Pandeglang pada Rabu, 17 Desember 2025 | Dok. Difeni-BNC

Kondisi banjir di Patia Pandeglang pada Rabu, 17 Desember 2025 | Dok. Difeni-BNC

BagusNews.Co – Hujan deras yang melanda wilayah Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, sejak dini hari pada Rabu, 17 Desember 2025, menyebabkan banjir besar yang menggenangi setidaknya 422 rumah di empat desa sekaligus.

Genangan air setinggi 50-70 cm ini disebabkan oleh Sungai Cilemer yang meluap akibat curah hujan tinggi, mengakibatkan sebagian besar warga di Desa Idaman dan sekitarnya terisolasi dan tidak mampu beraktivitas normal.

Sekretaris BPBD Pandeglang Nana Mulyana menyampaikan bahwa pihaknya mendapatkan laporan resmi dari Kepala Desa Idaman, Ilman, sekitar pukul 05.00 WIB. Setibanya di lokasi, tim gabungan langsung melakukan pemantauan dan penyaluran bantuan awal.

“Tadi pagi sekitar pukul 05.00 WIB kita mendapatkan informasi dari kepala desa bahwa di Desa Idaman, ada genangan air dari anak Sungai Cilemer dengan ketinggian sekitar 50-70 cm,” ujar Nana saat diwawancarai usai melakukan pantauan lapangan pada Rabu, 17 Desember 2025.

Baca Juga :  Kodim Pandeglang Bagikan 180 Paket Daging Kurban untuk Warga Sekitar

Nana menjelaskan bahwa banjir ini berasal dari luapan Sungai Cilemer yang memengaruhi empat kampung sekaligus, yaitu Karang Tengah, Sindangrahayu, Tongkol, dan Tajur.

Akibatnya, banyak warga terdampak dan sebagian terpaksa mengungsi karena air mulai mengisi rumah mereka dan menghambat kegiatan sehari-hari.

“Sebagian warga di kampung sudah tidak bisa melakukan aktivitas normal, sehingga kami terus memantau kondisi tersebut. Kami bersama Kapolsek dan kepala desa melakukan pemantauan dan memberikan bantuan sementara berupa sembako,” tambah Nana.

Tim gabungan dari BPBD Pandeglang, aparat kepolisian, dan pemerintah desa turun langsung ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan pendistribusian bantuan guna meringankan beban warga yang terisolasi. Mereka terus memantau perkembangan ketinggian air dan situasi di lapangan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Baca Juga :  Hindari Kemacetan Pasca Lebaran 2026, Warga Pilih Liburan ke Taman Benteng Speelwijk Kota Serang

Hingga berita ini diturunkan, pemantauan masih berlangsung. Warga diimbau tetap waspada dan mengikuti instruksi dari petugas untuk menghindari risiko yang lebih besar.

“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu siaga, waspada, dan berhati-hati karena sekarang sudah memasuki cuaca ekstrem. Potensi angin kencang, banjir, dan longsor harus benar-benar diantisipasi,” tegas Nana.

BPBD Pandeglang juga membuka layanan pelaporan darurat bagi masyarakat yang terdampak bencana.

“Apabila ada kejadian, warga bisa melaporkan langsung ke Pusdalops BPBD Pandeglang melalui nomor 0811-1383-112,” pungkasnya. (Red/Difeni)

Share :

Baca Juga

Daerah

Cegah Aksi Curang, Bawaslu Banten Kerahkan 33.324 Pengawas TPS

Daerah

Pemkot Pacu Pariwisata dan Ekonomi UMKM Demi Wujudkan Kota Serang sebagai Kota Event

Daerah

Upaya Percepatan Pembangunan, DPMD Banten Dorong Desa Identifikasi Potensi Ekonomi 

Daerah

Safari Keberagaman, GUSDURian Serang Raya Satukan Umat Lintas Iman
Ketua IKA Untirta periode 2024-2029 terpilih Lamhot Sinaga saat diwawancarai wartawan, Rabu, 7 Agustus 2024 I Dwi MY

Daerah

Tak Ada Lawan, Lamhot Sinaga Terpilih sebagai Ketua IKA Untirta

Daerah

Rizki Khairul Ichwan Resmi Pimpin DPRD Kota Cilegon

Daerah

Jelang Lebaran, Pemkot Tangerang Fokus Kamtibmas dan Pengendalian Harga

Daerah

Blokir Pintu Masuk Tol Cilegon Timur, Mahasiswa: Malu Punya Gubernur yang Tidak Tegas