Home / Daerah

Kamis, 8 Januari 2026 - 18:23 WIB

Tanggap Darurat Sampah, Pemkot Tangerang Selatan Jamin Penegakan Hukum dan Sanksi Tegas

Walikota Tangsel Benyamin Davnie saat diwawancarai wartawan l Dok. Munjul-BNC

Walikota Tangsel Benyamin Davnie saat diwawancarai wartawan l Dok. Munjul-BNC

BagusNews.Co – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memperpanjang masa status tanggap darurat pengelolaan sampah selama 14 hari mulai dari 7 Januari hingga 21 Januari 2026.

Walikota Tangsel Benyamin Davnie menyatakan bahwa keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil evaluasi terakhir.

“Tanggap darurat sampah di Tangerang Selatan sudah kita perpanjang. Hasil evaluasi yang kita lakukan 2 hari kemarin, ya, per tanggal 5 Januari jam 24.00, kemudian kita perpanjang untuk selama dua minggu ke depan. Tetap hitungannya dua minggu karena aturannya seperti demikian,” ujarnya saat diwawancarai wartawan pada Kamis, Januari 2026.

Ia menjelaskan bahwa fokus utama dalam masa perpanjangan ini adalah melakukan intervensi terhadap pengelolaan sampah di kawasan pasar dan jalur utama jalan, seperti Jalan Serpong dan Jalan Ciputat.

“Di luar itu juga ada penanganan sampah di titik-titik lain, seperti di lingkungan perumahan dan kawasan lainnya,” tambahnya.

Menurut Benyamin, dengan status tanggap darurat ini, pemerintah dapat melakukan pergeseran kegiatan yang sebelumnya belum termasuk dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

Baca Juga :  Satu Tahun Menjabat, Budi-Agis Klaim Program Unggulannya Mulai Terealisasi

“Dengan status ini, pengelolaan sampah yang volumenya meningkat, misalnya di Cileungsi, bisa dilakukan penanganan lebih cepat,” katanya.

Ia berharap, masa tanggap darurat yang kedua ini cukup efektif untuk mengatasi kedaruratan sampah di kota.

Dalam konteks pendapatan daerah, Benyamin menyampaikan bahwa tahun 2026 ini ada pengurangan dana perimbangan sebesar Rp500 miliar lebih, sehingga diperlukan inovasi untuk meningkatkan pendapatan.

“Salah satunya melalui peningkatan pembayaran PBB, kami berikan diskon sebesar 10 persen untuk pembayaran dari Januari sampai Maret, dan kemudian diskon 5 persen setelahnya,” ungkapnya.

Berkaitan penegakan hukum, Benyamin menjelaskan bahwa pemerintah akan melakukan tindakan tegas terhadap pelanggaran pengelolaan sampah.

“Kita akan menegakkan tindak pidana ringan (tipiring). Saya sudah tugaskan tim, termasuk Satpol PP, untuk berkoordinasi dengan pengadilan dan kejaksaan,” ujarnya.

Adapun bentuk pelanggaran yang akan ditindak meliputi membuang sampah di tempat yang tidak semestinya dan membakar sampah, sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Persampahan.

Baca Juga :  DWP Tangerang Selatan Berikan Bantuan kepada Petugas Pesapon

Ia juga menegaskan bahwa ke depan, pelanggaran terkait pemilahan sampah organik dan anorganik akan menjadi fokus penegakan hukum.

Terkait pengelolaan sampah di Cilowong, Benyamin menyampaikan bahwa masyarakat di sana sudah mulai menerima pengelolaan sampah kembali.

“Alhamdulillah, informasi terakhir masyarakat di sana sudah bisa menerima, dan kita berharap kegiatan pengelolaan sampah di Cilowong bisa kembali berjalan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa target pengangkutan sampah dari Cilowong mencapai 400-500 ton, sesuai kebutuhan.

Selain itu, pengangkutan sampah di pasar-pasar tradisional telah dimulai dari malam hari ini. “Saya menerima laporan bahwa di Cimanggis dan Jombang, pengangkutan sampah sudah dilakukan malam ini,” katanya.

Ia menegaskan bahwa dengan 27 armada truk yang dimiliki saat ini dan rencana penambahan hingga 40 truk, pengelolaan sampah bisa semakin efektif. (Red/Munjul)

Share :

Baca Juga

Daerah

Tingkatkan Produktivitas Pertanian dan Peternakan, Distan Banten Gandeng MUI Provinsi Banten

Daerah

Mahasiswa, Pemuda dan Masyarakat Bersinergi Gelar Donor Darah

Daerah

Walikota Serang dihadiahi Peluncuran Buku Biografinya Sebagai Kado Pada Usia 60 Tahun

Daerah

Pj Gubernur Banten Al Muktabar Ungkap Terus Mendorong Keterbukaan Informasi Publik

Daerah

Ratusan Kepala Desa Tegaskan Netralitas dalam PSU Pilkada Kabupaten Serang

Daerah

‎Pemkot Serang Bakal Bangun JPO Digital, Dukung Kehadiran Alun-alun Baru

Daerah

Belasan Ton Produk Makanan Mengandung Formalin, Pemilik Pabrik Mengaku Tidak Tahu

Daerah

Gubernur Andra Soni Apresiasi Inovasi Teknologi Santri di Ponpes Assa’adah Serang