BagusNews.Co – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pandeglang memangkas target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata 2026 menjadi Rp670 juta. Angka ini anjlok 33% dari target 2025 sebesar Rp1,007 miliar.
Penurunan dilakukan usai evaluasi realisasi pendapatan dari dua objek wisata utama milik Pemda: Cikoromoy dan Cisolong.
Kepala Disparbud Pandeglang, Rahmat Zultika, mengungkapkan ketidaksesuaian target sebelumnya dengan kenyataan lapangan.
“Tahun 2025 target Rp1 miliar 7 juta, kini turun jadi Rp670 jutaan. Cikoromoy saja ditarget Rp350 juta per tahun, tapi realisasinya cuma Rp50 juta rata-rata,” ujarnya saat ditemui dikantornya, Kamis, 5 February 2026.
Kesenjangan ratusan juta rupiah ini mendorong rasionalisasi target agar lebih realistis, sesuai potensi bisnis aktual. Pendapatan PAD murni berasal dari retribusi tiket masuk yang langsung mengalir ke kas daerah.
Rahmat menekankan, pengelolaan dinas terbatas pada dua destinasi tersebut.
“Tahun ini disesuaikan dengan potensi nyata, karena nilai bisnisnya memang tidak segitu,” tambahnya.
Penurunan target ini dipandang sebagai langkah pembenahan, memastikan proyeksi keuangan tak meleset. Fokus Disparbud kini: capai Rp670 juta maksimal sambil jaga pelayanan publik prima.(Red/Difeni)







