Home / Daerah / Pemerintah

Kamis, 21 Mei 2026 - 06:21 WIB

Tangsel Darurat PJU, Banyak Lampu Padam di Jalan Nasional dan Provinsi

Wakil Walikota Tangsel Pilar Saga Ichsan bersama Gubernur Banten Andra Soni saat mengikuti rapat koordinasi PJU di BLKI Provinsi Banten, Serpong Utara l Dok. Istimewa

Wakil Walikota Tangsel Pilar Saga Ichsan bersama Gubernur Banten Andra Soni saat mengikuti rapat koordinasi PJU di BLKI Provinsi Banten, Serpong Utara l Dok. Istimewa

BagusNews.Co – Sejumlah ruas jalan strategis di Tangerang Selatan (Tangsel) memerlukan perhatian serius dari pemerintah karena banyak penerangan jalan umum (PJU) yang sudah tidak berfungsi secara optimal. Kondisi ini dikhawatirkan dapat meningkatkan risiko kecelakaan, kriminalitas, dan mengurangi rasa aman masyarakat saat berkendara di malam hari. Masalah ini menjadi perhatian setelah adanya laporan yang menunjukkan, sejumlah lampu jalan di kawasan penting seperti Ciputat dan Pamulang tidak menyala atau padam.

Wakil Walikota Tangsel Pilar Saga Ichsan menegaskan, pihaknya berkomitmen mempercepat upaya perbaikan dan pemasangan PJU di jalan-jalan nasional dan provinsi yang melintasi wilayahnya. “Kami mendukung penuh langkah Gubernur Banten Andra Soni dalam mendorong Pekerjaan Umum (PU) pusat untuk mengoptimalkan pemasangan dan perbaikan PJU di wilayah Provinsi Banten, termasuk di Tangerang Selatan,” ujarnya usai mengikuti rapat koordinasi PJU di BLKI Provinsi Banten, Serpong Utara, Selasa, 19 Mei 2026.

Baca Juga :  TPID Provinsi Banten Pastikan Ketersediaan Bahan Pokok Jelang Ramadan

Menurut Pilar, ruas-ruas jalan strategis di Tangsel, seperti kawasan Ciputat dan Pamulang, menjadi perhatian utama karena banyak lampu jalan yang tidak berfungsi. “Karena ada beberapa yang mati, ada beberapa yang tidak jalan. Ini harus segera diganti untuk menghindari kecelakaan dan juga kriminalitas,” tuturnya.

Ia juga menyebutkan, selama ini Pemkot Tangsel secara rutin menganggarkan dana melalui program ‘Tangsel Terang’ untuk pemasangan PJU di lingkungan perumahan, perkampungan, dan jalan kota. Untuk jalan provinsi, pihaknya terus mengajukan titik-titik prioritas kepada Pemerintah Provinsi Banten.

Namun, Pilar menekankan pentingnya peningkatan koordinasi dengan pemerintah pusat agar penanganan PJU di jalan nasional bisa dilakukan secara lebih cepat dan efektif. “Ini perlu diakselerasikan terus supaya komunikasi kami, Pemkot Tangsel dengan PU pusat bisa berjalan dengan baik, itu yang paling penting. Kalau ada lampu putus atau kerusakan, responsnya harus cepat,” katanya.

Baca Juga :  Pemudik Meningkat, Menko PMK Harap Fasilitas Penunjang Pelabuhan Dapat Optimal

Gubernur Banten Andra Soni menambahkan, rapat koordinasi tersebut bertujuan menyamakan persepsi dan data antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota, dan PLN terkait penanganan PJU jalan nasional. “Tujuan rapat ini menyamakan persepsi, menyamakan data, dan menyelaraskan upaya agar persoalan penerangan jalan umum bisa kita selesaikan bersama-sama,” ujarnya.

Andra mengungkapkan, panjang jalan nasional di Banten mencapai sekitar 560 kilometer yang tersebar di delapan kabupaten/kota. Dari jumlah tersebut, sekitar 10 kilometer jalan nasional di Tangsel termasuk sangat strategis karena menjadi akses langsung menuju Jakarta. Data sementara menunjukkan kebutuhan PJU di jalan nasional wilayah Banten mencapai sekitar 8.000 titik.

Ia menegaskan, selama ini masyarakat sering bingung mengenai kewenangan penanganan PJU, apakah di bawah pusat, provinsi, atau kota. “Sekarang kami duduk bersama menyamakan pemahaman, ini tanggung jawab bersama untuk pelayanan masyarakat,” katanya. (Red/Dwi)

Share :

Baca Juga

Daerah

Langgar PKS, Gate Parkir Stadion MY Akhirnya Dibongkar

Daerah

Cemari Lingkungan, KLH Segel Tiga Perusahaan Baja di Kabupaten Serang

Daerah

Percepat Waktu Layanan, Mendagri Apresiasi Inovasi Pelayanan PBG Pemkot Tangerang

Daerah

Kota Serang Siaga DBD, 13 Pasien Meninggal Dunia

Daerah

Usai Ziarah, Seorang Wanita di Kabupaten Serang Nyaris Jadi Korban Percobaan Rudapaksa

Daerah

Hari Buruh 2026 di Serang Berjalan Kondusif, Bupati Ratu Zakiyah Soroti Praktik Calo Tenaga Kerja

Daerah

Pemkab Serang Alokasikan Dana Insentif Guru Madrasah di APBD 2026

Daerah

Pj Gubernur Banten Gandeng Kejati Kuatkan Reformasi Birokrasi