Home / Nasional

Senin, 25 Mei 2026 - 10:01 WIB

Aliansi MBG Nusantara Gandeng Mahasiswa, Dorong Kesadaran Makan Bergizi di Indonesia

Ketua UKM IKM Nusantara Chandra Manggih Rahayu (kerudung biru) berfoto bersama l Dok. Istimewa

Ketua UKM IKM Nusantara Chandra Manggih Rahayu (kerudung biru) berfoto bersama l Dok. Istimewa

BagusNews.Co – Aliansi Yayasan Makan Bergizi Gratis (MBG) Nusantara bekerja sama dengan mahasiswa dan organisasi Advokasi Rakyat untuk Nusantara (ARUN) melakukan pemetaan tantangan teknis dalam membangun pola makan sehat di Indonesia.

Ketua UKM IKM Nusantara Chandra Manggih Rahayu menegaskan, inisiatif ini bertujuan agar program intervensi gizi tidak berjalan secara eksklusif. “Kami menempatkan UMKM sebagai pilar utama, agar program ini tidak hanya memperbaiki kualitas SDM, tetapi juga menjadi stimulan bagi ekonomi mikro di daerah,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima BagusNews.Co, Senin 25 Mei 2026.

Melalui inisiatif ini, mereka juga memperkenalkan model “Tata Kelola 10 Ribu” yang dirancang untuk menjaga transparansi dan mengintegrasikan UMKM ke dalam rantai pasok pangan nasional. Program ini diluncurkan dalam rangka memperkuat upaya pemenuhan gizi nasional sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pola makan bergizi seimbang.

Sekjen DPP ARUN Bungas T. Fernando Duling menilai, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun budaya pangan sehat. “Semangatnya adalah kebangkitan ekonomi. Rakyat harus terlibat langsung dalam produksi, bukan hanya menjadi konsumen,” tuturnya.

Baca Juga :  JAM Coin Resmi Diluncurkan, Bangun Ekosistem Digital Berbasis Utilitas di Indonesia

Menurut Bungas, pada akhirnya keberadaan dapur gizi diharapkan mampu membangun budaya hidup sehat, memperkuat edukasi nutrisi, serta meningkatkan kesadaran kolektif akan pentingnya gizi bagi masa depan masyarakat Indonesia.

Program ini mencakup lima peran penting dapur gizi dalam membantu membentuk budaya makan sehat di tengah masyarakat. Pertama, dapur gizi berfungsi sebagai sarana edukasi langsung agar masyarakat mengenali pentingnya konsumsi makanan bergizi seimbang. Melalui menu yang disusun secara terstruktur, masyarakat diajarkan mengenali kombinasi makanan yang mengandung karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral dalam porsi yang tepat.

Kedua, dapur gizi juga berperan membantu menjaga standar kualitas makanan. Proses pengawasan dilakukan secara ketat, termasuk melibatkan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi melalui program riset lapangan dan metode live-in di unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Ketiga, dapur gizi berperan dalam membentuk kebiasaan makan sehat secara kolektif. Dengan adanya dapur gizi komunitas, budaya makan sehat dapat lebih mudah diterapkan dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat.

Baca Juga :  Hadiri Pelantikan, Ketua NU & Ketua Muhammadiyah Jatim Kompak Doakan AHY & Demokrat

Keempat, upaya memperluas akses makanan bergizi di berbagai daerah menjadi fokus utama. Hingga saat ini, jaringan dapur gizi tersebar di wilayah strategis Indonesia, termasuk Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, dan Papua Selatan, guna memastikan pemerataan pemenuhan gizi, terutama di daerah dengan akses pangan terbatas.

Kelima, program ini menumbuhkan kesadaran bahwa gizi adalah tanggung jawab bersama. Melalui keterlibatan komunitas, mahasiswa, dan berbagai organisasi, diharapkan isu gizi tidak hanya menjadi tanggung jawab individu, tetapi juga menjadi bagian dari kesadaran kolektif.

“Keterlibatan akademisi ini dapat membantu memastikan proses produksi makanan berjalan sesuai standar mutu dan keamanan pangan,” ujar Linda Kartika Dewi, Ketua Yayasan Telaga Kasih Nusantara. Linda menyampaikan, keterlibatan akademisi penting untuk memetakan tantangan teknis dan memastikan efisiensi di tingkat akar rumput.

“Kami ingin memastikan standardisasi mutu tidak hanya bagus di atas kertas, tapi teruji di lapangan,” kata Linda, yang juga menjabat sebagai Ketua Srikandi DPP ARUN. (Red/Dwi)

Share :

Baca Juga

Daerah

Banten Segera Salurkan Bantuan Keuangan Rp100 Juta Perdesa, Andra Soni : Bisa Digunakan Untuk Pembentukan Kopdes Merah Putih
Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kemendagri menggelar konsolidasi kewaspadaan nasional Pemilu dan Pilkada Serentak 2024.

Nasional

Cegah Politik Identitas, Kemendagri Gelar Konsolidasi Kewaspadaan Nasional Pemilu 2024

Daerah

Sidak Pasar BSD, Pemkot Tangsel Temukan Bahan Berbahaya dalam Produk Makanan

Daerah

PLN UID Banten Ajak Warga Manfaatkan Promo Bangkit Lebih Terang

Daerah

Al Muktabar Sambut Kunjungan Peserta Diklat Sekolah Staf Dinas Luar Negeri di Provinsi Banten

Daerah

Siaga Kelistrikan, PLN Siap Sukseskan Rangkaian HUT ke-78 RI dengan Kualitas Listrik Terbaik

Nasional

Sukseskan Pemilu Serentak 2024, BPSDM Kemendagri Gelar Seminar Peningkatan Kualitas Data Kependudukan

Nasional

Pengamat Curiga Ada Potensi Platform Digital Digunakan Sebagai Alat Propaganda