Home / Daerah

Senin, 29 Juni 2026 - 07:49 WIB

Perayaan HUT Ke-48, Ribuan Warga Antusias Ikuti Ruwat Laut di Carita

Perayaan HUT Ke-48: Ruwat Laut 2026 masyarakat pesisir Labuan hingga Carita di TPI Carita l Dok. Guntur-BNC

Perayaan HUT Ke-48: Ruwat Laut 2026 masyarakat pesisir Labuan hingga Carita di TPI Carita l Dok. Guntur-BNC

BagusNews.Co – Ruwat Laut menjadi warisan budaya yang terus diwariskan dari generasi ke generasi, dan merupakan tradisi leluhur masyarakat pesisir di Indonesia, terutama di Jawa dan Banten.

Tradisi ini bertujuan sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil laut, memohon keselamatan, serta menolak bala agar nelayan terhindar dari marabahaya saat melaut.

Ruwat Laut 2026 masyarakat pesisir Labuan hingga Carita ini sekaligus memperingati HUT ke-48 Carita, dan berlangsung di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Carita pada Minggu, 28 Juni 2026.

Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Pandeglang Dewi Setiani. Dalam sambutannya, Dewi meminta masyarakat agar selain menjaga tradisi leluhur ini, juga tidak mengesampingkan kelestarian alam.

Baca Juga :  Jelang Pemilu 2024, Dua Kelurahan di Kota Serang Terkendala Jaringan Internet

“Kita pun harus menjaga kelestarian alam, jangan buang sampah sembarangan,” ungkapnya.

Acara ini diikuti oleh ribuan masyarakat, baik masyarakat lokal maupun wisatawan. Mereka antusias mengikuti tradisi yang telah menjadi budaya ini.

Nindi, salah seorang wisatawan, bahkan menyewa jasa jetski karena tidak dapat ikut ke perahu nelayan yang penuh.

“Saya enggak kebagian perahu, pada penuh, makanya saya sewa jetski,” ungkapnya.

Dia pun menantikan acara ruwat laut ini, karena tahun sebelumnya tidak bisa ikut dengan alasan yang sama, yaitu tidak kebagian perahu.

“Tahun kemarin ke sini, juga enggak kebagian perahu, makanya saya sewa jetski supaya bisa lihat ritual di lautnya.”

Baca Juga :  Lestarikan Kearifan Lokal, Gubernur Banten Ikut Tasyakuran Laut di Pesisir Kabupaten Pandeglang 

Yang disayangkan dalam ruwat laut tahun ini, perahu pengantin atau perahu yang membawa persembahan laut tidak dapat bersandar di dermaga Pelelangan Ikan Carita, sehingga rombongan Bupati harus menyusul perahu tersebut ke tengah laut dengan boat yang disediakan panitia.

Hal ini diduga disebabkan oleh pendangkalan sungai di dermaga TPI Carita. Ini menjadi ‘cambuk’ bagi pemerintah, baik daerah maupun provinsi, untuk memberikan program yang tepat sasaran agar mendapatkan solusi jitu dalam mengatasi permasalahan pendangkalan ini. (Red/Guntur)

Share :

Baca Juga

Daerah

Srikandi Ganjar dan Masyarakat Bersihkan Pantai Banten, Lestarikan Keindahan Alam

Daerah

Al Muktabar Hadiri Santunan Anak Yatin Bersama TP PKK dan Dharma Wanita Provinsi Banten

Daerah

Dindikbud Kabupaten Serang Hanya Akan Perbaiki 20 Ruang Kelas Rusak Berat, Sisanya Minta Bantuan Pusat

Daerah

Dukung Gerakan Indonesia ASRI, Biro Adpim Setda Banten Gelar Aksi Bersih-Bersih Jalan

Daerah

BPBD Kota Serang Siapkan Cadangan Logistik 400 Paket, Hadapi Potensi Bencana

Daerah

Tolong Warga Tak Mampu, LKBH Fakultas Syariah UIN SMH Banten Gratiskan Layanan Bantuan Hukum

Daerah

Lepas Keberangkatan 21 Petani Milenial Magang di Jepang, Ini Pesan Andra Soni

Daerah

Dukung Industri di Sawah Luhur, Ketua DPRD Kota Serang : Bisa Tekan Angka Pengangguran