Home / Daerah / Pendidikan

Senin, 24 Juli 2023 - 12:14 WIB

Tiga SMP Tak Dapat Siswa Baru, Ini Kata Wali Kota Serang Syafrudin

BagusNews.Co – Tingginya minat masyarakat menyekolahkan putra-putrinya ke sekolah negeri, membuat nasib sekolah swasta diujung tanduk. Terutama sekolah swasta yang gagal mendapatkan satu pun peserta didik baru.

Di Kota Serang, Provinsi Banten, tercatat ada tiga SMP swasta yang sudah dua tahun berturut-turut tidak mendapatkan siswa baru, sehingga terancam gulung tikar.

Menyikapi kondisi tersebut, Wali Kota Serang Sayfrudin mengaku prihatin.

“Kami hanya bisa berharap ke depan agar sekolah swasta, bisa lebih meningkatan kualitasnya,” kata Syafrudin kepada wartawan akhir pekan lalu.

Ia melanjutkan, lulusan SD setiap tahun jumlahnya dua kali lipat dari daya tampung SMP Negeri. Seharusnya keberadaan SMP swasta menjadi pilihan masyarakat untuk melanjutkan pendidikan putra-putrinya.

“Tahun ini lulusan SD ada 12 ribu lebih, sementara yang diterima di SMP Negeri hanya sekira 6 ribu. Harusnya SMP swasta tetap mendapatkan siswa baru,” tuturnya.

Baca Juga :  Hadirnya Kementerian Kebudayaan Bentuk Komitmen Prabowo dalam Pemajuan Budaya

Kendati begitu, orang nomor satu di Kota Serang ini tidak bisa memaksakan masyarakat untuk masuk ke sekolah swasta, karena bukan kewenangan Pemkot Serang.

“Ya kalau ada sekolah swasta tetap tidak mendapatkan siswa baru juga, ya mau gimana lagi kita,” pungkas Syafrudin.

Sebelumnya, Ketua Forum Komunikasi Kepala Sekolah Swasta (FoKKS) Kota Serang, Deni Gumelar, meminta Pemkot Serang untuk menjadikan sekolah sewasta sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam bidang pendidikan.

Menurut Deni, setiap tahun ajaran baru, sebagian besar sekolah swasta di Kota Serang kesulitan mendapatkan peserta didik baru.

“Dari 54 SMP swasta yang ada di Kota Serang, terdapat tiga sekolah yang hingga kini belum mendapatkan siswa baru dan terancam tutup,” katanya.

Baca Juga :  Tinjau Persiapan PSU di Kabupaten Serang, TPS Jadi Perhatian Khusus KPU RI

Deni melanjutkan, sekolah swasta yang terancam gulung tikar bukan saja yang tidak mendapatkan siswa baru, namun juga sekolah swasta yang mendapatkan siswa baru di bawah 20 orang.

“Ya minimalnya itu 20 peserta didik standarnya untuk SMP swasta. Nyatanya sekarang lebih dari 10 sekolah yang siswanya kurang dari 20 peserta, bahkan ada yang nol tahun ini,” tuturnya.

Deni menjelaskan, seharusnya antara sekolah negeri dan swasta bisa saling bersinergi, dan tujuannya bukan lagi mengutamakan kuantitas tapi kualitas pendidikan.

“Jadi menurut kami Pemkot Serang harus merangkul dan memperhatikan keberadaan sekolah swasta. Bisa kok itu dilakukan asal ada komitmen dari kepala daerahnya,” pungkas Deni. (Red/Misbah)

Share :

Baca Juga

Daerah

KST Dukung Ganjar Beri Bantuan Alat Las dan Steam ke Sopir Truk di Tangerang

Daerah

Jaga Ketersediaan Pangan, Satgas Ketahanan Pangan Banten Gelar Rakor

Daerah

Jelang Ramadan 2024, Yedi Rahmat Klaim Stok Beras Kota Serang Aman

Daerah

Canangkan TPS3R untuk Darurat Sampah, Pemkot Tangsel Ajak Masyarakat Berpartisipasi Aktif

Daerah

150 Anak Pandeglang Meriahkan Lomba Mewarnai Kaligrafi

Daerah

Bupati Dewi Hadiri Rakornas Kementan, Antisipasi Kemarau Demi Ketahanan Pangan

Pendidikan

Buka Pengenalan Siswa Baru, Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Belajarlah Sungguh-Sungguh

Daerah

PPDB SD dan SMP Negeri di Kota Serang Dibuka 3 Juli 2024