Home / Daerah

Rabu, 16 Agustus 2023 - 16:34 WIB

Pemeriksaan ANC, Upaya Pemprov Banten Tingkatkan Kesehatan Ibu dan Anak

BagusNews.Co – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten tingkatkan pemeriksaan Antenatal Care (ANC) demi kesehatan ibu dan anak. Tujuannya menekan prevalensi stunting serta kematian ibu dan anak.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti usai membuka Rapat Koordinasi Teknis Kesehatan Masyarakat yang diikuti oleh Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten, perwakilan Puskesmas dan dan pihak lainnya.

“Jadi bukan hanya meningkatkan jumlah pemeriksaan ANC, tetapi bagaimana meningkatkan kualitas pelayanan,” ungkapnya.

Dijelaskan, ANC adalah pelayanan pemeriksaan kesehatan yang ditujukan kepada ibu hamil untuk memastikan bahwa ibu serta janin dalam kondisi sehat selama masa kehamilan. ANC mencakup identifikasi risiko, pencegahan komplikasi kehamilan, serta edukasi dan promosi.

Selanjutnya, Ati menyampaikan permasalahan kesehatan masyarakat harus menjadi perhatian bersama, sehingga hal itu perlu dilakukan percepatan guna meningkatkan kesehatan masyarakat, terutama kesehatan ibu dan anak serta seluruh usia produktif hingga lansia.

Baca Juga :  Ingin Tingkatkan Derajat Kesehatan, Gubernur Andra Soni Ajak Kolaborasi Seluruh Rumah Sakit di Banten

“Terutama bagaimana menekan angka kematian ibu dan bayi sampai pada prevalensi stunting,” katanya.

Dikatakan, saat ini masih menyisakan waktu sekitar 1 tahun 4 bulan untuk menurunkan angka prevalensi stunting dibawah 14 persen.

Oleh karena itu, tutur Ati, rapat koordinasi tersebut juga bertujuan guna menyamakan persepsi dan memberdayakan dari seluruh peran sektoral hingga tingkat Desa.

“Pentingnya pemberdayaan dari seluruh komponen yang ada, semua saling keterkaitan. Oleh karenanya dengan pertemuan rapat teknis ini diharapkan tentu bagaimana dapat menukik langsung pada keluarga untuk kita mengintervensi terhadap kesehatan masyarakat,” tuturnya.

Tidak hanya itu, Ati menuturkan saat ini terkait program kesehatan ibu dan anak, pihaknya terus berupaya memberikan kualitas pelayanan yang optimal kepada masyarakat.

Baca Juga :  Pemkot Tangerang Klaim Pertumbuhan Ekonomi Capai 5,20 Persen Berkat Program Pemberdayaan

“Kemudian, kita akan mempersiapkan tahun depan program pengenalan keragaman pangan lokal bagi penderita stunting yang memiliki gizi kurang dan gizi buruk,” imbuhnya.

Dengan begitu, kata Ati, diharapkan kedepannya dapat menekan angka kematian ibu dan anak serta menekan prevalensi stunting di Provinsi Banten.

“Harapan ya percepatan nanti di tahun 2024 kesehatan ibu dan anak menjadi lebih baik, angka kematian ibu dan anak menjadi turun dan juga angka prevalensi stunting ini turun,” tandasnya.

Sebagai informasi, dalam kegiatan tersebut terdapat beberapa materi yang disampaikan, diantaranya Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK) pada bayi baru lahir, Sosialisasi Integrasi Layanan Primer serta Penyusunan RTL.(ADV)

Share :

Baca Juga

Daerah

Hadiri Senior Level Meeting, Kapolri Tekankan Densus 88 Kembangkan Kemampuan Hadapi Tantangan

Daerah

Mohamad Ihsan Gantikan Wahyul Furqon Pimpin KPU Banten

Daerah

Kampanye di Kota Serang, Prabowo: Saya Tidak Malu Lanjutkan Program Jokowi

Daerah

Hamil Besar, Ayah Perkosa Anak Kandung Selama Tiga Tahun di Pandeglang

Business

Datangi Kantor Bupati Serang, Warga Pulau Sangiang: Jangan Jual Tanah Ulayat

Daerah

Forum Generasi Berencana Gelar Latgab Remaja GenRe se- Kota Cilegon

Daerah

Al Muktabar Harap IKAL Lemhannas Berperan Dalam Wujudkan Stabilitas Daerah

Daerah

Arsip Digital SIKN Tampilkan Citra hingga Khasanah Arsip Foto Dokumen Sejarah Banten