Home / Daerah

Jumat, 1 September 2023 - 22:35 WIB

Pertukaran Pemuda Antar Negara, 25 Pemuda Korea Keliling Banten dan Temui Al Muktabar

BagusNews.Co – Selama empat hari, 25 pemuda asal Korea yang menjadi peserta program Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) melakukan kunjungan ke berbagai tempat di Provinsi Banten sejak 29 Agustus hingga 1 September 2023.

Beberapa tempat yang telah dikunjungi peserta program PPAN Indonesia-Korea tahun 2023 adalah Kampus Untirta, Banten Lama Kota Serang, dan Taman Hutan Rakyat, Kabupaten Pandeglang.

Dihari terakhir kunjungannya di Banten, para peserta PPAN Indonesia-Korea tahun 2023 melakukan kunjungan kehormatan (courtesy call) ke Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, Jumat, 1 September 2023.

Kedatangan rombongan peserta program PPAN Pertukaran Pemuda Indonesia-Korea (PPIKor) langsung diterima Pj Gubernur Banten Al Muktabar didampingi Pj Sekda Banten Virgojanti dan Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Banten Ahmad Syaukani.

Kepala Sub Bidang Multilateral dan Kemitraan Luar Negeri Asisten Deputi Kemitraan Pemuda Kemenpora Anisa Heru Putranti menjelaskan, kegiatan Pertukaran Pemuda Indonesia-Korea (PPIKor) tahun 2023 ini dilaksanakan di Provinsi Banten sejak 29 Agustus hingga 1 September 2023.

“Kegiatan kita disini dimulai dari penerimaan lalu kemarin sempat ada Visit Institution di Untirta yang mana kita diberikan materi sesuai dengan tema yang kita usung. Lalu kita juga sempat mengunjungi Tahura dan Banten lama,” kata Anisa.

Ia melanjutkan, program PPAN Pertukaran Pemuda Indonesia-Korea (PPIKor) di Banten berbasis pengenalan budaya dan digitalisasi entrepreneur.

Baca Juga :  Wujud Solidaritas, Tujuh Ribu Pakaian Baru dari Brand Lokal Banten Dikirimkan untuk Warga Aceh

“Peserta program PPIKor tahun 2023 ini diikuti oleh 50 peserta, terdiri dari 25 pemuda Korea, dan 25 pemuda Indonesia,” tuturnya.

Lebih lanjut dikatakan Anisa, Provinsi Banten memiliki budaya yang unggul yang bisa diperkenalkan lebih jauh kepada para pemuda antar negara.

“Karena Banten ini terkenal dengan budaya yang melimpah, baik itu kesenian, wisata ataupun yang lainnya, dan karena itu kami memilih Banten untuk program PPIKor tahun ini,” jelasnya.

Anisa menambahkan, dengan saling berkomunikasi dan berbagi pengalaman para pemuda ini mampu menciptakan program terbaik. Dimana output tersebut bisa diimplementasikan di daerahnya masing-masing.

“Tentunya dari program ini kami hasilkan program yang dilakukan baik individu maupun kelompok. Yang nantinya kita laporkan ke Kemenpora atas implementasi dari program tersebut,” tegasnya.

Diakhir paparannya, Anisa menjelaskan bahwa program Pertukaran Pemuda Indonesia-Korea (PPIKor) atau Indonesia Korea Youth Exchange Program (IKYEP) 2023 merupakan kerja sama bilateral antara Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Republik Korea melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga RI dengan Kementerian Kesetaraan Gender dan Keluarga Republik Korea.

“Ini program pemerintah dalam rangka mengembangkan generasi muda Indonesia untuk memperluas pengetahuan dan wawasan, karena peserta dari Indonesia juga berkunjung ke Korea,” pungkasnya.

Sementara itu, Pj Gubernur Banten Al Muktabar mengapresiasi kunjungan para peserta program Pertukaran Pemuda Indonesia-Korea (PPIKor) di Provinsi Banten.

Baca Juga :  137 Kabupaten/Kota Ikuti City Sanitation Summit 2024 di Kota Cilegon

“Selama ini hubungan Indonesia dan Korea sangat baik. Dalam Undang-Undang Dasar negara kita juga selalu mengedepankan pergaulan dalam mewujudkan perdamaian dunia,” kata Al Muktabar usai menerima peserta Pertukaran Pemuda Indonesia-Korea (PPIKor).

Al Muktabar melanjutkan, generasi muda merupakan bagian dari pengimplementasian cita-cita dunia. Ia berharap, dengan kegiatan ini mampu menciptakan komunikasi kuat yang saling menguntungkan.

“Melalui kegiatan ini, saya harap kerjasama ini tercipta dan saling menguntungkan baik untuk kedua negara,” ungkapnya.

Hubungan saling menguntungkan tersebut, Lanjut Al Muktabar, diharapkan bisa diperkuat dengan saling menjaga beberapa sektor pembangunan salah satunya investasi. Dimana, dalam penjagaan tersebut sangatlah dibutuhkan peran para pemuda dengan wawasan yang berkelanjutan.

“Dengan kegiatan ini, tidak hanya saling mengenal daerah dan budaya. Kita jadikan ini sebagai ajang untuk saling menjaga apapun itu sektornya dimana para pemuda ini lah yang menjadi fokus utamanya,” jelasnya.

Masih dikatakan Al Muktabar, bagi peserta dari Indonesia yang berkunjung ke Banten, kegiatan ini bisa dijadikan untuk saling mengenal budaya antar daerah. Dengan wawasan luas, Al Muktabar berharap para pemuda mampu menjadi generasi yang tidak hanya menciptakan tetapi menjaga kedamaian dunia.

“Sementara untuk peserta dari Korea, Saya harap kerja sama ini bisa mendorong perdamaian dunia dapat tercipta dari Banten dan Indonesia,” ungkap Al Muktabar. (Red/Dede)

Share :

Baca Juga

Daerah

Hari Buruh 2023, Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Momentum Perkuat Kebersamaan

Daerah

Pemkot Serang Anggarkan Rp4,8 Miliar untuk Perbaikan Jalan Rusak

Daerah

APBD Kota Serang Tahun 2024 Telah Disetujui Bersama DPRD

Daerah

Bonus THR, Pemkot Tangerang Tawarkan Layanan Sedot Tinja Gratis

Daerah

Walikota Serang Ajak Anggota KNPI Jadi Mitra Strategis Pembangunan

Daerah

Pilkada Diwarnai Tindak Pidana, Mahasiswa Desak Kejati Banten Netral

Daerah

Diduga Korsleting Listrik, Asrama Putra Ponpes Nurul Huda Baros Hangus Terbakar

Daerah

Batik Banten Memperkenalkan Sejarah dan Budaya Banten