BagusNews.Co – Kepala Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten Agus M Tauchid mengatakan pihaknya telah memulai tahapan untuk memulai penanaman persemaian Benih Biosalin untuk demplot Uji Varietas Padi toleran Air Asin atau Payau seluas 0,5 sampai 1 Hektar sawah.
“Hari ini pertemuan teknis dari Peneliti Balai Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Provinsi Banten dengan Penyuluh Pertanian Lapangan, Kelompok Tani dan Petugas Dinas Provinsi untuk melalukan aplikasi tanam persemaian,” ungkap Agus M Tauchid kepada wartawan, Rabu (18/10/2023).
“Saat ini kita lakukan pematangan lahan semaian dan besok (19/10) baru mulai persiapan persemaian,” lanjutnya.
Agus menyampaikan demplot tersebut merupakan hasil kerjasama Distan Banten dengan BSIP Provinsi Banten, dalam pelaksanaannya nanti akan dilakukan bersama Kelompok Tani Talang Tani di Kecamatan Tanara, Kabupate Serang.
“Dalam pelaksanaan dilapangan nantinya akan didampingi oleh Penyuluh Pertanian Lapangan,” katanya.
Selanjutnya, Agus juga berharap benih Biosalin ini dapat menjadi sebuah solusi bagi para petani yang berada di wilayah pesisir. Terlebih bila hasil uji coba tersebut dapat memberikan hasil yang bagus.
“Apabila nanti hasilnya bagus dan petani tersenyum, hal ini akan menjadi solusi untuk lahan-lahan pinggir pantai, baik Pantai Utara Banten maupun Selatan Banten yang selama ini hanya bisa panen setahun sekali bisa ditingkatkan menjadi setahun dua kali panen,” imbuhnya.
“Hal ini sangat akan mampu meningkatkan produksi padi dan pendapatan petani, serta tentunya akan mampu memberikan kontribusi terhadap produksi padi Banten,” sambungnya.
Dikatakannya, pihaknya bersama BSIP Provinsi Banten telah menyiapkan benih Biosalin untuk 4 hektar, akan tetapi yang siap untuk ditanam untuk tahap pertama tersebut hanya untuk 1 hektar.
“Perlu diketahui kelas benih Biosalin yang ditanam ini adalah benih kelas Kuning, artinya benih ini sekaligus untuk penangkaran. Dari kelas Kuning akan menghasilkan benih kelas ungu yang nanti hasil kelas ungu kembali ditangkarkan menjadi kelas biru dari kelas biru ini yang menjadi benih kelas sebar yang akan ditanam menghasilkan padi konsumsi,” tandasnya.(Red/Dede)







