BagusNews.Co – Ketua Satgas Stunting Provinsi Banten Ricky Febrianto mengatakan, Pemerintah terus berusaha dalam penurunan stunting di setiap Kabupaten dan Kota. Sehingga diharapkan dapat mencapai dari target yang telah ditentukan, dimana Presiden Joko Widodo menargetkan angka stunting 14 persen pada tahun 2024.
Selanjutnya, menyampaikan sebagai upaya penurunan stunting dapat berjalan dengan baik, Kepala Daerah juga harus turut serra sebagai tim pendamping keluarga sehingga penanganan stunting dapat tepat sasaran.
“Karena Ketua Tim Percepatan penanganan stunting adalah kepala daerah, Kepala daerah menerima informasi untuk mengambil kebijakan ataupun keputusan alternatif untuk percepatan penangan stunting,” ungkap Ricky usai menghadiri kegiatan penguatan program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting yang digelar BKKBN Provinsi Banten di Kota Serang pada Rabu 20 Desember 2023.
Selanjutnya, Ricky menuturkan salah satu tugas satgas stunting diantaranya memberikan advikasi dan memberikan rekomendasi terkait dengan program percepatan penurunan stunting.
“Kami juga telah memberikan sejumlah catatan kepada tim percepatan penurunan stunting baik di kabupaten/kota hingga tingkat provinsi,” katanya.
Selain itu, kata Ricky, pihaknya juga memberikan laporan atau rekomendasi terkait indikator-indikator yang harus dilakukan sesuai dengan situasi dan kondisi suatu daerah terkait penanganan stunting.
“Diantaranya rekomendasi bagaimana perkembangan pendampingan keluarga berisiko stunting, jadi diketahui sejauh mana determinan faktor-faktor apa saja yang beresiko di bulan ini pada suatu daerah,” imbuhnya.
Tidak hanya itu, Satgas Stunting juga memiliki tugas dalam melakukan pendampingan dan pengawasan terkait program penanganan stunting yang di lakukan oleh daerah. Hal itu untuk memastikan program tersebut dapat memberikan dampak positif.
“Satgas juga memberikan rekomendasi bagaimana proses pelaksanaan percepatan pemenuhan stunting, seperti berbagai program kegiatan. Apakah anggarannya terserap dengan baik dan terselaksana outputnya,” pungkasnya. (Red/Dede)







