BagusNews.Co – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Serang mencatat aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) telah mencapai 15.000 orang.
Kepala Disdukcapil Kota Serang Dulbarid mengatakan, target aktivasi IKD Kota Serang telah mencapai empat persen atau sekitar 15.000 orang dari 25 persen penduduk wajib KTP pada tahun 2023.
Akan tetapi pada tahun 2024, target IKD menjadi 30 persen sebagaimana target dari pemerintah pusat.
“Empat persen itu sekitar 15.000 lebih. Kalau target 30 persen tahun 2024 itu sekitar 400 ribu dari wajib KTP yang ada di Kota Serang,” katanya, Rabu, 17 April 2024.
Dulbarid menuturkan, salah satu kendala yang dialami oleh pihaknya untuk mencapai target aktivasi IKD yang terhambat. Lantaran masyarakat lebih senang memegang KTP fisik ketimbang KTP digital.
Kemudian, kata Dulbarid, peran pemerintah pusat juga sangat minim untuk melakukan sosialisasi terkait fungsi penggunaan KTP digital ini.
“Orang kita ini inginnya pegang KTP fisik, padahal sudah menjadi keharusan dari pemerintah pusat. Dan mohon maaf, ini sosialisasinya dari pusat agak kurang juga. Karena kalau sosialisasinya gencar pasti paham,” ujarnya.
Dengan hal tersebut, Disdukcapil Kota Serang telah membuat strategi untuk menarik masyarakat beralih menggunakan KTP digital, yakni dengan melakulan langkah jemput bola.
“KTP digital kita jadi program prioritas, setiap yang membuat KTP ini saya selalu tekankan untuk dibuat digitalnya juga,” katanya.
Menurut Dulbarid, saat ini Kota Serang menempati posisi kedua sebagai kabupaten/kota dengan target aktivasi IKD terbanyak di Provinsi Banten, setelah Kota Tangerang Selatan.
“Jadi mungkin sedikit-sedikit target itu bisa di kejar sesuai dengan harapan,” pungkasnya.(Red/Misbah)







