Home / Nasional

Senin, 3 Juni 2024 - 14:49 WIB

Berantas Mafia Tanah, AHY Andalkan Layanan Pengaduan Via WhatsApp

BagusNews.Co – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengajak masyarakat untuk aktif mengadukan dugaan praktik mafia tanah, melalui layanan pengaduan ATR/BPN di Nomor WhatsApp 081110680000.

“Masyarakat yang memiliki permasalahan terkait mafia tanah, dapat menghubungi nomor tersebut atau langsung datang ke Kantah yang tersebar di seluruh Indonesia,” kata AHY usai meresmikan Implementasi Layanan Elektronik di Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Pekanbaru, akhir pekan lalu.

AHY berjanji, jajaran Kementerian ATR/BPN akan merespons pengaduan itu secara tanggap dan efektif, sebagai komitmen dalam pemberantasan mafia tanah di Indonesia.

Baca Juga :  Pemudik Meningkat, Menko PMK Harap Fasilitas Penunjang Pelabuhan Dapat Optimal

“Nanti bisa disampaikan apa pengaduannya, apa masalah dan kasusnya, sehingga kami bisa atasi dan paling tidak kami atensi secara lebih responsif lagi,” beber AHY.

AHY juga memastikan bahwa jajaran Kementerian ATR/BPN akan merespons pengaduan itu secara tanggap dan efektif, sebagai komitmen dalam pemberantasan mafia tanah di Indonesia.

“Jadi Bapak/Ibu laporkan saja, tidak usah takut kalau ada masalah-masalah yang tidak bisa dihadapi sendiri,” tegasnya.

Masih dikatakan AHY, kementerian yang dipimpinnya akan melakukan pemberantasan mafia tanah secara progresif dan agresif, dengan membangun sinergi dan kolaborasi antar lembaga.

Baca Juga :  Staf Khusus Wapres Arif Rahman Nilai Peran Pemuda Sangat Penting Dalam Memajukan Lingkungan

“Seperti halnya dengan aparat penegak hukum dan pemerintah daerah. Selain itu, komitmen mewujudkan Wilayah Zona Integritas dilakukan di lingkungan ATR/BPN agar memitigasi risiko masalah dari internal,” urainya.

Bagi AHY, proses penindakan terhadap mafia tanah merupakan hal yang ditunggu-tunggu masyarakat,.karena selama ini praktik mafia tanah menjadi penyebab keresahan terkait rasa keadilan pertanahan di tengah masyarakat.

“Jangankan masyarakat kecil yang penghasilannya rendah, masyarakat yang kita anggap punya penghasilan tinggi, status sosial, dan ekonomi juga di atas, seringkali tidak berdaya menjadi korban mafia tanah. Ini merusak keadilan,” pungkas AHY. (Red/Dede)

Share :

Baca Juga

Daerah

Ketua Watimpres Lakukan Uji Coba Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis di Kota Tangerang
Sekjen Kemendagri Suhajar Diantoro dalam kegiatan kegiatan Pembekalan Kader Bela Negara Tingkat Madya bagi Eselon I dan II Pemprov Sumbar bersama Akademi TNI di The Balcone Hotel and Resort, Bukittinggi, Sumatera Barat.

Nasional

Berikan Pembekalan Kader Bela Negara, Sekjen Kemendagri Ajak ASN Bumikan Pancasila

Nasional

Pajero Sport Family Touring International, Bambang Soesatyo: Promosikan Wisata Indonesia

Daerah

Bupati Serang Sebut Dana Desa Tingkatkan Kemajuan Daerah

Daerah

Jokowi Tinjau Langsung Harga Bahan Pokok di Pasar Kelapa Kota Cilegon

Daerah

Sosialisasikan Kompor Induksi, PLN Ramaikan Lebak Outdoor Festival 2022

Nasional

Pembangkit USC Jawa 9 dan 10 Suralaya Tahap Kedua Resmi Beroperasi

Daerah

KPK Kampanyekan Nilai Integritas Antikorupsi Lewat Film di Provinsi Banten