Home / Daerah / Health

Kamis, 17 November 2022 - 08:26 WIB

DP3AKKB Usung Program Banten ASIK Tekan Angka Stunting

Kepala DP3AKKB Provinsi Banten, Sitti Ma'ani Nina | Istimewa

Kepala DP3AKKB Provinsi Banten, Sitti Ma'ani Nina | Istimewa

BagusNews.Co – Kasus stunting menjadi ancaman serius bagi generasi bangsa. Penanganan komprehensif sedang diusung oleh daerah guna menekan angka anak gagal tumbuh kembang.

Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Kependudukan dan Keluarga Berencana (DP3AKKB) Provinsi Banten mengusung inovasi Program Banten ASIK (Atasi Stunting dengan Kolaborasi) sebagai langkah konkret tekan angka stunting.

Kepala DP3AKB Banten, Siti Ma’ani Nina mengatakan, inovasi program Banten ASIK mengikutsertakan seluruh intansi bergotong royong dalam menekan angka stunting.

“Namanya Banten ASIK (atasi, stunting dengan kolaborasi) mengikutsertakan seluruh yang berkaitan dengan stunting, itu kolaborasi,” katanya, Rabu (16/11/2022).

Baca Juga :  Andra Soni Ajak Masyarakat Banten Sambut Ramadan 1447 Hijriah dengan Penuh Sukacita

Ia menerangkan, fokus penanganan DP3AKKB memperhatikan 1.000 hari pertama kelahiran anak. Hal itu yang menentukan anak dapat melewati gagal tumbuh kembang.

“Kalau kita sesuai dengan tugas pokok dan fungsi dan tim percepatan penurunan stunting. Yang menjadi tugas 1.000 Hari Pertama Kelahiran (HPK) itu tersosialisasikan,” terangnya.

Aksi nyata yang dilakukan saat ini dengan memberikan makanan secara langsung kepada penderita stunting dan pemberian obat tambah dari kepada remaja perempuan.

Baca Juga :  Capaian Bangga Kencana 2025 Sangat Baik, Plt Kepala BKKBN Banten Yuda : Kolaborasi Kunci Keberhasilan

“Arah Pak Gubernur memberikan untuk program charity (amal), pemberian makanan langsung. Ini juga menjadi prioritas sama-sama melaksanakan dengan OPD lain, PKK, Forkopimda dan kabupaten/kota,” jelasnya.

Selain itu, kader posyandu mengedukasi ibu hamil agar paham cara memberikan gizi anak sejak dalam kandungan.

“Kita sudah gencar, remaja mendapat tablet darah, makan telor dan minum susu, tenaga medis rutin cek, kader posyandu melakukan tugasnya,” paparnya. (ADV)

Share :

Baca Juga

Daerah

Pastikan Data Pemilih, Bawaslu Banten Arahkan Panwascam dan PKD Lakukan Pengawasan Coklit

Daerah

Inovasi Warga Serua Ciputat Tangsel, Tong Air Bekas Disulap Jadi Komposter

Daerah

Bupati Serang Apresiasi Penanganan RTLH Terpadu Satu Data

Daerah

Gawat, 25 Persen Siswa SMA di Banten Terancam Putus Sekolah

Daerah

Lawan Andika Hazrumy, Zakiyah Optimistis Menang di Pilkada Kabupaten Serang

Daerah

Ratusan Mahasiswa Banten Ikuti Kemah Kebangsaan di Kabupaten Serang

Daerah

Pemkot Serang Sosialisasikan Penarikan Tabung Gas 3 Kg Menjadi Tabung Gas 5 Kg

Daerah

Bupati Serang Sambut Baik Rekomendasi DPRD, Tiga Poin Utama Jadi Prioritas