Home / Daerah / Nasional

Senin, 24 November 2025 - 04:44 WIB

Pimpinan MUI Banten Serukan Ketahanan Umat terhadap Provokasi dan Hoax Politik

Pondok Pesantren Ta’dibul Ahkam, KH. Achmad Badrudin RH l Dok. Istimewa

Pondok Pesantren Ta’dibul Ahkam, KH. Achmad Badrudin RH l Dok. Istimewa

BagusNews.Co – Lingkungan Pondok Pesantren Ta’dibul Ahkam di Kampung Kembang Jati, Desa Bojong Pandan, Kecamatan Tunjunteja, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, menjadi saksi penyampaian pesan-pesan mendalam dari Pimpinan Pondok Pesantren, KH. Achmad Badrudin RH.

Dalam sebuah pengajian rutin yang juga berfungsi sebagai ceramah, KH. Achmad Badrudin, yang juga menjabat sebagai Anggota Komisi Fatwa MUI Provinsi Banten, menyerukan pentingnya menjaga kemaslahatan umat serta bersikap bijak dalam menghadapi gejolak dinamika politik yang tengah melanda Tanah Air.

Kegiatan yang berlangsung pada Jumat dan Sabtu ini, khususnya pada Sabtu, 22 November 2025, di Masjid An-Nasyi’ah, tidak hanya dipandang sebagai rutinitas belaka. KH. Achmad Badrudin menegaskan bahwa forum ini merupakan sarana krusial untuk pembinaan moral bagi seluruh jamaah.

“Pengajian dan ceramah ini bertujuan untuk kemaslahatan umat, agar kita dapat menolak berbagai mafsadah atau hal-hal yang tidak bisa dipertanggungjawabkan,” ujarnya, menekankan esensi kegiatan tersebut.

Beliau turut memberikan apresiasi tinggi terhadap soliditas lingkungan santri dan masyarakat sekitar dalam upaya menjaga nilai-nilai keislaman.

Baca Juga :  Progam Seragam Gratis, Pemkot Serang Butuh Anggaran Rp60 Miliar

“Insyaallah, masyarakat di sini, khususnya para santri, adalah lingkungan yang bisa dipertanggungjawabkan. Bahkan bisa dikatakan sebagai kota santri yang penuh nilai-nilai keislaman” ungkapnya.

Harapannya, kegiatan semacam ini akan terus menjadi pilar penguat dalam membangun masyarakat yang berlandaskan religiusitas, kedamaian, dan keberkahan.

Pesan krusial KH. Achmad Badrudin semakin mengemuka ketika beliau menyampaikan imbauan tegas terkait kericuhan yang dilaporkan terjadi pasca penonaktifan lima anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) oleh Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) pada 5 November 2025.

Beliau menyoroti bagaimana pernyataan publik dari tokoh-tokoh seperti Adies Kadir, Ahmad Sahroni, Nafa Urbach, Eko Patrio, dan Uya Kuya, yang marak beredar di media sosial, telah menimbulkan ketersinggungan di kalangan masyarakat.

Dampak dari situasi ini bahkan dilaporkan meluas hingga memicu aksi protes, penyerangan terhadap rumah anggota dewan, aksi penjarahan, hingga pembakaran kantor DPRD.

Menyikapi tren negatif tersebut, KH. Achmad Badrudin mengingatkan dengan tegas, “Kejadian ini mengingatkan kita bahwa dalam menggunakan media sosial harus berhati-hati. Ucapan yang kita keluarkan harus dipikirkan terlebih dahulu. Mulutmu harimaumu.”

Baca Juga :  ‎Aktivis Kritik Fasilitas Berlapis Pimpinan DPRD Serang, Dinilai Tak Cerminkan Empati Rakyat

Beliau secara spesifik meminta seluruh masyarakat, terutama warga Banten, untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

Penekanan diberikan pada pentingnya menjaga keamanan lingkungan dan terus memanjatkan doa untuk keselamatan daerah.

“Waspada terhadap provokasi dari oknum yang tidak bertanggung jawab, baik isu dari pusat maupun daerah,” imbuhnya.

Achmad Badrudin juga mengimbau para jamaah untuk aktif mengingatkan anak-anak serta kerabat mereka agar terhindar dari jerat berita bohong (hoax), hasutan, ujaran kebencian, serta isu-isu sensitif mengenai suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) yang berpotensi merusak persatuan bangsa.

Ceramah yang disampaikan menegaskan kembali bahwa menjaga kedamaian dan ketertiban adalah tanggung jawab kolektif seluruh elemen masyarakat, terlebih di era media sosial yang memungkinkan penyebaran informasi dengan kecepatan luar biasa.

Melalui pengajian yang sarat dengan hikmah ini, KH. Achmad Badrudin berharap masyarakat dapat senantiasa bersikap bijak, tetap tenang, dan selalu mengedepankan kemaslahatan dalam menghadapi berbagai situasi yang berkembang. (Red/ Dwi)

Share :

Baca Juga

Daerah

Pemprov Banten Optimalkan Upaya Mitigasi Bencana

Daerah

Gelar Banten Book Fair 2023, Kepala DPK Banten: Kami Buka Akses Buku untuk Masyarakat

Daerah

HUT ke-497 Kabupaten Serang, Pj Gubernur Banten Al Muktabar : Terus Tingkatkan Capaian Pembangunan Daerah

Daerah

Puncak Arus Balik Lebaran 2025, Pelabuhan Bakauheni dan Merak Dikepung Pemudik

Daerah

Serahkan 9.709 SK PPPK, Gubernur Banten Andra Soni : ASN Melayani Bukan Dilayani

Daerah

Andra Soni: PKK Mitra Strategis Pemerintah Wujudkan Banten Sejahtera

Daerah

Ratusan Pelajar SMP di Kota Serang Ikuti Lomba Cerdas Cermat Bahasa Inggris

Daerah

Konsultasi Penegasan Kota Serang Sebagai Ibu Kota Banten, Sekda Banten Dampingi Budi Rustandi ke Kemendagri