Home / Daerah

Jumat, 31 Maret 2023 - 22:06 WIB

Mahasiswa Untirta Banten Demo Tolak UU Cipta Kerja

BagusNews.Co – Ratusan Mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Banten yang tergabung dalam Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) BEM Untirta, turun ke jalan menolak UU Cipta Kerja di Perempatan lampu merah, Ciceri, Kota Serang, Jumat, 31 Maret 2023.

Dalam aksinya, mahasiswa Untirta mengecam DPR RI yang menyetujui Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja (Ciptaker), menjadi undang-undang (UU) meski sebelumnya dinyatakan inkonstitusional oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

“Kami mahasiswa Untirta Banten mendesak UU Cipta Kerja dicabut, karena tidak sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia,” kata Korlap Aksi Algi dalam orasinya.

Ia melanjutkan, berdasarkan hasil kajian mahasiswa, UU Cipta Lerja telah melanggar konstitusi. Sedikitnya lanjut Algi, UU Cipta Kerja melanggar tiga prinsip baik secara filosofis, sosiologis, maupun yuridis yang harus dipegang teguh oleh pemerintah Indonesia.

Baca Juga :  Lepas Mahasiswa KKM Untirta, Pj Gubernur Banten Al Muktabar Sampaikan Ini

“Terjadinya kerusakan sistem demokrasi dimana tidak adanya keterlibatan publik sebagai watch dog pemerintah atau rezim yang berkuasa. Kemudian kebijakan ini inkonstitusional bersyarat,” tegas Algi.

Masih dikatakan Algi, Mahasiswa Untirta Banten juga menuntut Mahkamah Konstitusi mengembalikan marwah konstitusi.

“Segera hentikan pengkhianatan terhadap konstitusi, merealisasikan sistem demokrasi berdasarkan kedaulatan rakyat, dan merevitalisasi lembaga pemerintahan yang sesuai dengan konstitusi,” pintanya.

Kepada pemerintah, Algi berharap untuk mengkaji kembali, materi-materi yang dirasa bertentangan agar tidak melanggar konstitusi.

Baca Juga :  Ngeri, BNN Temukan Laboratorium Narkotika di Kota Serang

“Kami juga mengajak masyarakat untuk terus menggaungkan kebenaran dan menolak UU Cipta Kerja,” pungkasnya.

Pantauan BagusNews.Co, demo mahasiswa Untirta mendapat pengawalan ketat dari aparat Polres Kota Serang dan Polda Banten agar tidak terjadi kemacetan di jalur Serang-Merak.

“Kami menerjunkan 210 personel untuk mengawal jalannya aksi mahasiswa Untirta ini,” kata Wakapolres Kota Serang AKBP Hujra Soumena disela aksi.

Ia menambahkan, pengawalan dilakukan secara persuasif agar berjalan tertib dan aman.

“Kita kawal secara persuasif, agar unjukrasa bisa berjalan dengan tertib dan aman saat menyampaikan aspirasinya. Apalagi kawan-kawan mahasiswa sedang puasa, sambil mengatur lalu lintas jalan agar tidak terlalu macet,” tutur Soumena. (Red/Misbah)

Share :

Baca Juga

Daerah

Dorong Peningkatan Peran Kampung Siaga Bencana, Dinsos Banten Gelar Peningkatan Kapasitas Pengurus KSB

Daerah

Syafrudin Tinjau Lokasi Pasca Kebakaran Kantor Dinkopukmperindag Kota Serang

Daerah

Pemberi dan Penerima Politik Uang Pilkada Banten Bisa Dipidana Tiga Tahun

Daerah

Bank Banten Gerak Cepat Salurkan Bantuan Kemanusiaan bagi Korban Banjir Pandeglang

Daerah

Bunda Literasi Banten Tinawati Andra Soni: Mari Membaca dan Kunjungi Perpustakaan

Daerah

Rawan Banjir Akibat Sampah, Yedi Rahmat Minta Camat Se-Kota Serang Turun Tangan

Daerah

Pemprov Banten Tegaskan Komitmen Melaksanakan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik dan Bersih

Daerah

Usai Temui Syafrudin, Nuraeni Temui Ratu Ria Bahasa Kerjasama Koalisi Pilwalkot Serang