Home / Daerah

Kamis, 8 Juni 2023 - 13:18 WIB

Lepas Kontingen KTNA Provinsi Banten, Ini Pesan Al Muktabar

BagusNews.Co – Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar melepas Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Provinsi Banten untuk mengikuti Pekan Nasional (Penas) KTNA ke-XVI yang di selenggarakan di Padang, Sumatera Barat.

“Hari ini kita melepas Kontingen KTNA Provinsi Banten dalam rangka Penas yang dipusatkan di Sumatera Barat,” ungkap Al Muktabar di Pendopo Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Kamis (8/6/2023).

Al Muktaber berharap kepada kontingen KTNA Provinsi Banten dalam kegiatan tersebut dapat menjadi sebuah momentum untuk bertukar informasi dalam rangka mengembangkan sektor pertanian dan perikanan di Provinsi Banten.

“Dalam ajang itu tentu yang paling mendasar akan banyak berbagi informasi di situ ada tukar pengalaman, kita melihat bagaimana perkembangan daerah lain dalam pengembangan pertanian dan penilaiannya,” katanya.

“Tentu kita juga membawa misi memberikan informasi dari penjuru Banten yang dilakukan oleh para petani dan nelayan di Provinsi Banten,” sambungnya.

Dikatakannya, untuk saat ini sektor pertanian yang menjadi andalan dari Provinsi Banten adalah produksi padi, bahkan Provinsi Banten menempati urutan 8 besar sebagai produsen terbesar beras tingkat nasional.

Baca Juga :  Mendes Yandri Dorong Pengembangan Desa Kadugenep Melalui Sentra Kerajinan Tas

“Oleh karena itu, saya melihat nanti akan banyak juga yang berkomunikasi dalam sektor itu. Kemudian terkait kelautan dan perikanannya atau nelayan, kita tahu Banten miliki sumber-sumber ikan yang cukup berlimpah,” imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut, Al Muktabar juga mendorong petani dan nelayan milenial, lantaran sektor tersebut harus dapat berkelanjutan atau kontinuitas. Sehingga generasi muda dibutuhkan sebagai regenerasi.

“Di sektor ini harus kontinuitas itu memerlukan generasi muda sebagai regenerasinya, oleh karena itu dengan bonus demografi yang tinggi dan milenial kita yang banyak. Kita harus meyakinkan bahwa sektor pertanian dan pelayanan ini menjanjikan dalam kehidupan kita,” jelasnya.

Sementara, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Agus M Tauchid menyampaikan terdapat 275 peserta yang diberangkat untuk mengikuti Penas XVI KTNA tahun 2023, yang terdiri dari Provinsi Banten 61 orang, Kabupaten Serang 33 orang, Kabupaten Tangerang 21 orang, Kabupaten Lebak 64 orang, Kabupaten Pandeglang 28 orang, Kota Cilehon 23 orang, Kota Tangerang Selatan 23 orang, Kota Tangerang 4 orang dan Kota Serang 18 orang.
“Dalam Penas KTNA tersebut hampir ada belasan event agenda, mulai dari pameran pembangunan pertanian, perikanan dan kehutanan, serta expo aquaculture, expo agroforestry, expo dan kontes peternakan nasioal serta agenda lainnya,” katanya.
Dikatakannya, dalam kegiatan ada hal yang ditampilkan dari kontingen KTNA Provinsi Banten diantaranya dari Forum Konunikasi Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (FK-P4S) yang akan menampilkan teknologi pembuatan teh dan lainnya.

Baca Juga :  Tinjau Posyandu Mawar, Tinawati Andra Soni Apresiasi Peran Kader Layani Masyarakat

“Kita juga menampilkan itu dengan local wisdom, seperti teknologi pupuk, teknologi pengairan dan lainnya,” jelasnya.

Dirinya mengatakan setelah kegiatan Penas KTNA tersebut pihaknya nanti akan menyampaikan hal-hal apa saja informasi dan pengalaman yang didapatkan.

“Melalui Penas KTNA itu menjadi informasi rujukan yang akan kami lanjut ke dalam program di Provinsi Banten,” tandasnya.(Red/Dede)

Share :

Baca Juga

Daerah

Musrenbang Kecamatan Carenang 2025, Normalisasi Sungai Cimandaya Jadi Usulan Prioritas

Daerah

Komnas Perempuan Berharap Satgas PPKS UIN SMH Banten Lebih Aktif

Daerah

Karang Taruna Banten Tidak Akui TKD Kabupaten Serang Versi Desi Ferawati

Daerah

Masyarakat Kota Serang Diminta Kuasai Bahasa Asing, Nur Agis: Ciptakan Peluang Usaha Baru

Daerah

Ancaman Uang Palsu Mengintai Libur Nataru, BI Banten Perketat Pengawasan

Daerah

Pria Hilang Tiga Hari Ditemukan di Atas Pohon Beringin

Daerah

Kasus Korupsi PT Serang Berkah Mandiri 2019-2025, Kejaksaan Tetapkan Dirut sebagai Tersangka

Daerah

PBMA Dukung Polri Usut Dugaan Penistaan Agama Ponpes Al Zaytun