Home / Daerah

Senin, 10 Juli 2023 - 17:06 WIB

Pemprov Banten Siapkan Langkah Antisipasi Disparitas Harga Komiditi Pangan

BagusNews.Co – Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan pihaknya terus melakukan upaya-upaya untuk mengantisipasi terjadinya disparitas harga sejumlah komoditi disejumlah daerah, hal itu dilalukan untuk menjaga stabilitas harga dan ketersedian bahan pokok.

Al Muktabar menyampaikan, saat ini pengendalian inflasi di Provinsi Banten masih cukup terkendali di 3,15 persen atau berada dibawah rata-rata nasional. Meski demikian, masih terdapat sejumlah komoditi pangan yang harus menjadi perhatian bersama.

“Ada beberapa hal yang berdasarkan komoditi yang perlu kita sikapi, mulai daging ayam ras, telur, cabe merah, cabe keriting dan bawang putih. Itu yang sedang menjadi pokok perhatian kita,” ungkap Al Muktabar usai mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang dipimpin langsung Menteri Dalam Negeri M Tito Karnavian secara virtual di Pendopo Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Senin (10/7/2023).

Baca Juga :  Antisipasi Kendala Teknis Pelaksanaan PPDB Banten 2024, Tabrani : Seluruh Sekolah Siapkan Help Desk

Selanjutnya, Al Muktabar menuturkan pihaknya juga telah mengambil langkah-langkah terkait hal tersebut, diantaranya melakukan komunikasi baik kepada para pedagang dan juga peternak dalam daging ayam ras dan telur ayam ras.

“Kita mendapatkan informasi bahwa omset para pedagang itu menurun, dan itu sedang kita dalami apakah dampak kenaikan harga atau faktot-faktor lainya,” imbuhnya.

Selain itu, kata Al Muktabar, pihaknua juga akan melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten/Kota untuk mengantisipasi terjadinya disparitas harga komoditi.

“Disamping itu juga pada komoditi tertentu yang berbeda harganya antara kabupaten kota kita segera berkoordinasi, khususnya Kabupaten Lebak kemudian kota Serang dan Kabupaten Tangerang,” katanya.

Lebih lanjut, Al Muktabat menuturkan dalam mengatisipasi fluktuatif harga sejumlah komoditi, Pemprov Banten akan melakukan kerjasama dengan daerah-daerah penghasil. Dan meminta PT. Agrobisnis Banten Mandiri (ABM) untuk dapat mengkomunikasikan kepada palaku usaha pada sektor pangan.

Baca Juga :  Al Muktabar Buka Rakernas Perkumpulan Penyuluh Antikorupsi Nasional

“Kalau memang terjadi perbedaan yang jauh (harga antar daerah, red) yang transport sebagai salah satu faktor produksi yang membuat disparitas yang tinggi, Maka kita bisa memberikan subsidi untuk menekan harga yang dekat antara produsen dan konsumen,” tuturnya.

Sementara, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Banten Babar Suharso menyampaikan untuk saat ini stok daging ayam ras di Provinsi Banten masih dalam keadaan cukup terkendali.

“Untuk stok aman, memang dengan adanya kenaikan jagung ini berdampak, karena berdasarkan informasi satgas pangan menyampaikan itu dapat berkontribusi sekitar 70-80 persen,” tandasnya.

Share :

Baca Juga

Daerah

Susun Evaluasi Pilkada 2024, KPU Kota Serang Gelar FDG

Daerah

Virgojanti Tekankan Pelaksanaan APBD TA 2024 Selaras Kebutuhan Masyarakat

Daerah

Triwulan III 2024, Ekonomi Provinsi Banten Tumbuh 4,93 Persen

Daerah

Program TMMD Resmi Ditutup, Pangdam Siliwangi Apresiasi Pemkab Serang

Daerah

Tingkatkan Partisipasi Pemilih Pemula, BEM Untirta Gelar Pendidikan Politik dan Deklarasi Pemilu Damai

Daerah

Tantang Calon Petahana, Isro-Uyun Daftar Pertama ke KPU Kota Cilegon

Daerah

Siswa Bisa Daftar 2 Sekolah Untuk Jalur Zonasi Pada PPDB SMAN di Banten

Daerah

Budi Rustandi Tegaskan Tak Ada Lagi Praktek Titipan dalam SPMB 2025/2026 di Kota Serang