Home / Daerah / Pendidikan

Jumat, 14 Juli 2023 - 16:57 WIB

Hormati Proses Hukum, Dindikbud Banten Nonaktifkan Kepala SMA di Pandeglang

BagusNews.Co – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Tabrani mengatakan pihaknya akan menghormati proses hukum yang saat ini tengah ditangani oleh pihak Kepolisian terkait adanya salah satu Kepala SMA Negeri di Kabupaten Pandeglang yang diamankan Satreskrim Polres Pandeglang.

Sebelumnya, Satreskrim Polres Pandeglang telah mengamankan Kepala SMA Negeri 4 Pangdeglang yang inisial EK atas kasus dugaan tindak pidana korupsi dana Bantuan Siswa Miskin (BSM) tahun ajaran 2013-2014 pada Kamis (13/7) malam. Kasus tersebut terjadi saat EK menjabat sebagai Kepala SMAN 3 Pandeglang.

“Kita menghormati proses hukum yang dilakukan Polres Pandeglang,” ungkap Tabrani kepada wartawan, Jumat (14/7/2023).

Baca Juga :  Rutan Pandeglang Cetak Narapidana Jadi Mekanik Handal, Siap Reboisasi Kriminal ke Usaha Mandiri

Selanjutnya, Tabrani menuturkan setelah dirinya mendapatkan informasi tersebut. Pihaknya langsung memindaklanjuti guna memastikan kepastian informasi yang diterimanya.

“Saya mendapatkan laporan kemudian ditindaklanjut dan ternyata benar terjadi penangkapan kepada salah satu kepala sekolah tersebut,” katanya.

Kemudian, kata Tabrani, langkah Dindikbud Provinsi Banten atas kejadian tersebut. Pihaknya telah menonaktifkan EK dari jabatannya hingga adanya putusan tetap.

Untuk mengantisipasi kekosongan jabatan Kepala SMA Negeri 4 Pandeglang, Tabrani akan menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) untuk sementara waktu.

“Langkah saya untuk tidak terjadi kekosongan akan menunjuk Plt Kepala Sekolah, agar tidak terjadi stagnan,” imbuhnya.

Baca Juga :  Kurang Perhatian, Warga Kampung UMKM di Pandeglang Terkejut Dapat Bantuan dari Relawan Ganjar

“Lantaran sekolah harus tetap berjalan sebagaimana mestinya, nanti Pltnya dari kepala sekolah terdekat supaya lebih efektif,” sambungnya.

Tabrani mengaku tidak mengetahui secara pasti atas kasus dugaan yang menjerat EK, lantaran hal itu telah berlangsung sekitar 10 tahun lalu.

Diketahui, Tabrani baru menduduki jabatan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten sejak akhir 2020 lalu.

“Setelah ditelusuri bahwa itu kejadian lama, sebelum SMA menjadi wewenang Provinsi. Bahkan jauh sebelum saya menjadi Kadindikbud Banten,” tandasnya.(Red/Dede)

Share :

Baca Juga

Daerah

Pastikan Ketersediaan, Pemkot Serang Tinjau Stok Bahan Pokok di Lotte Mart Grosir

Daerah

Peringati Harkodia 2022, Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Saling Menyadarkan, Terhindar Dari Korupsi

Daerah

Andra Soni Nyatakan Koperasi Merah Putih Pondasi Perekonomian Daerah

Daerah

Keliling Kecamatan. Cak Nawa Lantik 1.058 Pengurus Ranting di 98 Desa

Daerah

Royal Baroe Jadi Magnet Baru Wisata di Kota Serang

Daerah

Kerahkan BPBD Banten Dalam Penanganan Kebakaran TPSA Rawa Kucing

Daerah

Forum Guru Honorer Kota Serang Sambangi Komisi II DPRD, Ini Pembahasannya

Daerah

Airin Ikut Penjaringan Bakal Calon Gubernur yang Dibuka PDIP Banten