BagusNews.Co – Pelaksanaan ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat sekolah dasar (SD) di Kabupaten Serang, Banten, hingga saat ini berlangsung meriah dan kompetitif di sejumlah kecamatan.
Untuk memastikan kegiatan berjalan sesuai ketentuan, Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang, Abidin Nasyar, terlihat intensif memantau pelaksanaan di lapangan di antaranya seperti di Kecamatan Jawilan dan Bandung, Rabu, 15 April 2026.
“Monitoring ini penting untuk memastikan pelaksanaan lomba berjalan tertib, objektif, dan menjunjung tinggi sportivitas,” katanya.
Berdasarkan hasil pemantauan, hingga pertengahan April ini sedikitnya 15 kecamatan telah melaksanakan kegiatan O2SN–FLS3N di wilayah masing-masing. Sementara itu, kecamatan lainnya dijadwalkan segera menyusul dalam waktu dekat.
Abidin menyampaikan bahwa hasil seleksi tingkat kecamatan nantinya akan dipertandingkan kembali pada tingkat kabupaten yang dipusatkan di kawasan objek wisata Pantai Anyer pada 28–30 April 2026.
Ia menegaskan, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah untuk mengembangkan potensi, bakat, serta karakter siswa sejak dini, baik di bidang olahraga maupun seni budaya.
“Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya, sekaligus menumbuhkan sportivitas, kreativitas, dan rasa percaya diri,” ujarnya.
Adapun cabang lomba FLS3N yang dipertandingkan meliputi pidato bahasa daerah, cerita bergambar, tari kreasi, pantomim, kriya, menulis cerita, dan menyanyi solo.
Sementara pada ajang O2SN, cabang olahraga yang dilombakan antara lain renang, pencak silat, atletik (lari), bulu tangkis, dan senam.
Dengan antusiasme peserta yang tinggi, pelaksanaan O2SN–FLS3N tahun ini diharapkan mampu melahirkan talenta-talenta muda berprestasi yang dapat mewakili Kabupaten Serang ke tingkat yang lebih tinggi.
”Kami berharap para peserta yang lolos nanti dapat mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya, sehingga bisa tampil maksimal di tingkat kabupaten, bahkan melaju hingga ke tingkat provinsi dan nasional,” tutupnya. (Red/ Roy)







