Home / Daerah

Selasa, 21 April 2026 - 12:51 WIB

Andra Soni Canangkan Gerakan Tanam Jagung untuk Ketahanan Pangan di Banten

BagusNews.Co – Gubernur Andra Soni mencanangkan gerakan menanam jagung di Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak untuk para kelompok tani di daerah. Pencanangan ini dilakukan agar Provinsi Banten menjadi daerah swasembada jagung dan menjadi produsen utama jagung nasional.

“Dengan dukungan segenap pihak, kita melakukan pencanangan tanam jagung untuk lahan seluas 10 hektare. Bibit bantuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten,” kata Andra Soni pada acara Gerakan Tanam Jagung Hibrida Poktan Mekarjaya, Desa Mekarsari, Kecamatan Maja, Selasa, 21 April 2026.

Ia berharap, melalui pencanangan penanaman jagung ini, suatu saat nanti Banten bisa menjadi sentra jagung. Minimal untuk kebutuhan industri dan pertanian di daerah sendiri. Karena menurut Andra Soni, kebutuhan jagung masih sangat besar dibutuhkan di pasaran.

“Minimal untuk kebutuhan sendiri,” ucapnya.

Provinsi Banten juga menurutnya harus memperkuat pertanian maupun peternakan untuk memasok kebutuhan aglomerasi Jakarta. Kedekatan jarak Banten dengan wilayah aglomerasi bisa memangkas biaya angkutan atau logistik, sehingga bisa menjadi daya saing produk pertanian dan peternakan.

Baca Juga :  Forum RW Perumahan Puri Anggrek Temui Walikota Serang, Laporkan THM Beroperasi Tanpa Izin

“Kalau menjadi pemasok produk ke daerah aglomerasi, secara jarak dan biaya logistik kita diuntungkan,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Andra Soni juga berpesan pada petani untuk menanam dengan baik dan merawat dengan baik setiap kebun jagung. Sehingga, hasil panennya juga baik. “Kalau menanam dengan baik, Insya Allah hasil panennya baik,” ucapnya.

“Apresiasi atas pemanfaatan lahan kosong untuk tanam jagung dan pangan lainnya. Terima kasih kepada pemilik lahan yang telah memberikan izin lahannya untuk digunakan. Terima kasih kepada Polda Banten yang menggugah kita untuk tanam jagung,” tambahnya.

Andra Soni melanjutkan, Pemprov Banten akan berkoordinasi dengan Bupati, Wali Kota, serta para pengembang atau developer untuk pemanfaatan lahan-lahan kosong.

Baca Juga :  Hadapi Musim Penghujan, BPBD Banten Ajak Masyarakat Siaga Bencana

“Yang bisa dikerjasamakan untuk dimanfaatkan dalam mendukung program Ketahanan Pangan Bapak Presiden Prabowo Subianto,” katanya.

Seperti dijelaskan Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Nasir, pemerintah daerah akan terus meningkatkan kontribusi nasional untuk ketahanan pangan termasuk wilayah Banten.

“Bukan saja padi, tetapi termasuk juga jagung. Provinsi Banten juga mulai mengembangkan tebu,” jelasnya.

Provinsi Banten sendiri saat ini ada 14 pabrik pakan ternak yang membutuhkan 4.000 ton jagung per hari. Didukung oleh Kementerian Pertanian, Pemprov Banten bersama petani dan para pihak akan mengembangkan 9.000 hektare lahan kosong untuk ditanami jagung.

“Target produksi yang kita harapkan 52.000 ton jagung pipil kering,” ungkapnya.

Seperti diungkap Ketua Kelompok Tani Mekarjaya Dimas Fahmi Sidqi, luas lahan tanam oleh kelompoknya mencapai 20 hektare. Pemanfaatan lahan pengembang untuk tanaman pangan sudah dilakukan sejak tahun 2017.(Red/Dede)

Share :

Baca Juga

Daerah

Dindikpora Pandeglang Salurkan Bantuan Untuk Dua Anak Nyaris Putus Sekolah

Daerah

Disnakertrans Kota Serang Siapkan Program Pelatihan dan Pemberangkatan Pekerja Migran di Jepang

Daerah

Komunitas Peduli Sungai Kembali Gelar Bebersih Kali Cibanten

Daerah

Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Serang Periode 2025-2030, Pemkab Gelar Arak-arakan dan Pentas Seni

Daerah

Targetkan Pemeriksaan Kesehatan 200 Ribu Warga, Pemkab Serang Rilis Jumlah Korban Terpapar Radioaktif Cesium 137 di Cikande

Daerah

Kecelakaan Akibat Jalan Rusak Meningkat, Bupati Tangerang Larang Truk Tambang Melintas

Daerah

Kurangi Ketergantungan Listrik PLN, Mahasiswa UGM Pasang PJU Tenaga Surya di Tanara

Daerah

Buka Kejurprov Catur 2025, Wagub Banten Dimyati : Hargai Lawan dan Jaga Sportivitas