Home / Daerah

Selasa, 17 Oktober 2023 - 14:58 WIB

Distan Banten Lakukan Uji Coba Tanam Varian Padi Biosalin Untuk Wilayah Pesisir

BagusNews.Co – Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten lakukan uji coba penanaman padi dengan menggunakan bibit toleran asin atau Biosalin. Benih ini sangat efektif dan dapat menjadi sebuah inovasi untuk memecahkan persoalan utama para petani di wilayah pesisir yang ada di Provinsi Banten.

Kepala Distan Provinsi Banten Agus M Tauchid mengatakan dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan penyemaian bibit padi biosalin di beberapa titik wilayah pesisir dengan target uji coba perdana ini dilakukan terhadap lahan perwasahan seluas 1 hektar yang akan selesai akhir bulan Oktober 2023 ini.

“Jika ini berhasil, maka persoalan utama para petani yang berada di daerah pesisir sudah terjawab. Meskipun kondisi air di sana payau, apalagi disaat musim kemarau seperti saat ini, para petani kita akan tetap bisa melanjutkan siklus tanam padinya,” kata Agus, Selasa (17/10/2023).

Selanjuta, Agus menyampaikan, meskipun di beberapa daerah varian bibit Biosalin ini telah berhasil dimanfaatkan, akan tetapi bibit tersebut dapat ditanam di semua daerah, karena kondisi keasaman dan kandungan zat tanah di setiap daerah berbeda-beda. Oleh karena itu, pihaknya meminta waktu untuk melakukan pembuktian keberhasilan percobaan tersebut.

Baca Juga :  Banten Resmi Memiliki Rumah Sakit Hewan, Ini Pelayanan yang Ada 

“Beri waktu kami untuk membuktikan benih bioselin itu bisa berkembang di Banten. Kami menunggu respon dari masyarat. Jika nanti berhasil akan dilanjutkan dengan menyiapkan penangkaran benih bioselin untuk dikembangkan,” katanya..

Bibit padi Biosalin itu sendiri sudah dikembangkan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Standarisasi Instrumen Pertanian (BSIP), Kementerian Pertanian di Provinsi Banten. Varian ini juga sudah mulai dimanfaatkan di daerah sentra produksi padi di pinggir laut seperti pantai Utara Jawa, Sulawesi Selatan dan pantai Sumatera.

Distan sendiri, lanjut Agus, sudah membuat sembilan titik sumur patek untuk membantu para petani dalam menghadapi kemarau berkepanjangan ini. Sembilan sumur patek itu tersebar di Kabupaten Pandeglang, Lebak dan Serang. Sampai saat ini masih berfungsi dengan baik dan cukup membantu masyarakat.

“Di APBD perubahan 2023 ini kita juga kembali menganggarkan itu untuk 10 titik,” ucapnya.

Agus menambahkan, pada bulan Oktober 2023 ini, disejumlah daerah di Provinsi Banten yang akan menyelenggarakan panen padi, setidaknya terdapat 29.578 hektar atau sekitar 99.198 ton produksi beras.

“Kita masih ada panen, kemarin kita melakukan survei ke tingkat lapangan. dibulan Oktober 2023 itu mencapai 20-30 ribu hektar dengan titik sebaran yang tinggi itu di Kabupaten Pandeglang dan daerah lainnya,” katanya.

Baca Juga :  Al Muktabar Hadiri Halal bi Halal PW Muhammadiyah Provinsi Banten

Sementara, Pj Sekda Banten Virgojanti menambahkan, persoalan pangan ini menjadi salah satu fokus Pemprov Banten dalam pengendalian inflasi di daerah selain cabai dan gula. Oleh karena itu, pihaknya dalam waktu dekat akan menyalurkan bantuan beras kepada masyarakat atau keluarga penerima manfaat (KPM) yang berasal dari Dana Insentif Daerah (DID) Provinsi Banten yang beberapa waktu lalu dibelikan beras. Hal itu juga dilakukan dalam upaya mengatasi rawan pangan dan kekeringan.

“Disamping itu, dari pemerintah pusat juga menggelontorakan beras SPHP, kita juga minta Bulog untuk aktif melakukan monitoring ke pasar-pasar yang menjadi target survei indeks harga di Provinsi Banten,” jelasnya.

Kemudian, pihaknya juga meminta kepada Tim Satgas Pangan Provinsi Banten dan kabupaten/kota di Provinsi Banten untuk dapat terus melakukan pengawasan agar tidak terjadinya penyelewenangan beras SPHP.

“Satgas pangan akan bertindak tegas. Kita tidak ingin ada lagi seperti sebelumnya, karena ada yang memanfaatkan kondisi yang di masyarakat dengan menyalahgunakan beras SPHP,” imbuhnya. (Red/Dede)

Share :

Baca Juga

Daerah

Besok Airin-Ade Sumardi Daftar ke KPU Banten

Daerah

Dinas PUPR Banten Suguhkan Informasi Lewat Aplikasi SIJJ

Daerah

Pemudik Meningkat, Menko PMK Harap Fasilitas Penunjang Pelabuhan Dapat Optimal

Daerah

Pemprov Banten Dukung Infrastruktur Penunjang Kawasan Industri

Daerah

Hadiri HUT ke-87 RSDP, Bupati Serang Tekankan Sisi Kemanusiaan dan Profesionalisme

Daerah

KBM Terancam Daring, Banjir Rendam SMPN 25 Kota Serang

Daerah

Penanganan Titik Rawan di Ruas Jalan Nasional, Pemkot Tangerang Lanjutkan Perbaikan Infrastruktur

Daerah

Optimalkan Potensi Ekonomi, Gubernur Banten Dorong Zakat Jadi Modal Usaha Produktif