Home / Daerah

Senin, 28 Oktober 2024 - 15:16 WIB

Banten Diproyeksikan Swasembada Pangan

Kepala Dinas Pertanian Agus M Tauchid Memanen Tanaman Kale di Kebun PKK Provinsi Banten | Dok.BNC

Kepala Dinas Pertanian Agus M Tauchid Memanen Tanaman Kale di Kebun PKK Provinsi Banten | Dok.BNC

BagusNews.Co – Provinsi Banten diproyeksikan akan swasembada pangan dalam waktu 4-5 tahun kedepan. Swasembada pangan, terutama beras, jagung, dan gula, merupakan salah satu misi utama pemerintahan Prabowo-Gibran Rakabuming Raka periode 2024-2029.

Kepala Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten Agus M Tauchid mengatakan, pertambahan penduduk dan peningkatan produksi pangan merupakan fenomena deret hitung dan deret ukur. Oleh karena itu, beberapa konsekuensi diantaranya adalah negara harus mampu menyediakan pangan untuk 280 juta jiwa.

“Tentunya angka ini akan terus bertambah, sementara di satu sisi, lahan pertanian terutama lahan sawah tidak bertambah,” ungkap Agus M Tauchid, ditulis Senin 28 Oktober 2024.

Oleh karena itu, Agus dan pihaknya sangat mendukung upaya dan langkah strategis Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dengan program 1 juta hektar cetak sawah di Indonesia.

“Program ini akan memperkuat luasan lahan sawah yang semula sebagai faktor pembatas akan menjadi faktor kekuatan Indonesia untuk mencapai swasembada pangan dalam waktu 4-5 tahun bahkan saya optimis bisa lebih cepat,” sambungnya.

Baca Juga :  Raih Opini WTP BPK-RI Enam Kali Berturut-turut, Pemprov Banten Panjatkan Syukur, BPK-RI Apresiasi

Provinsi Banten sendiri, dikatakan Agus, sudah melakukan berbagai program kebijakan utnuk memperkuat itu seperti adanya program modernisasi penguatan hulu dan hilirasi produk pangan strategis seperti beras yang diterapkan sehingga efisiensi pada tahapan sub sistem akan tercapai.

“Kami juga sudah melakukan peningkatan Indeks Pertanian (IP) dengan memberikan bantuan hibah ini system pengairan di persawahan tadah hujan kita bantu untuk bisa lebih produktif lagi. Kita bangun kontruksinya, rumah pompanya sampai pipanisasinya sampai ke persawahan masyarakat,” katanya.

Sehingga kedepan, indek masa panen persawahan yang masuk tadah hujan akan meningkat menjadi 2-3 kali, dimana selama ini yang terjadi hanya sekali saja.

“Kita targetkan 70.000 hektar persawahan bisa terairi dan Kembali produktif,” jelasnya.

Sementara Palaksana Tugas Kepala Bidang Prasarana Distan Provinsi Banten Saiful Bahri mengatakan, saat ini penyaluran bantuan Irpom itu sudah dilakukan pada tahap pertama sebanyak 338 unit dan untuk tahap kedua sebanyak 240 unit.

“Kami targetkan realisasi penyaluran Bantuan Pemerintah melalui Anggaran Belanja Tambahan (ABT) itu selesai didistribusikan pada akhir bulan Oktober 2024 ini,” katanya.

Baca Juga :  Wujudkan Swasembada Pangan, Pemerintah Akan Bangun 20 Hektar Lahan Irigasi di Banten

Penyaluran 338 unit Irpom itu disebar ke lima daerah dengan potensi pertanian yang cukup tinggi, seperti Kabupaten Lebak sebanyak 155 unit, Kabupaten Pandeglang 85 unit, Kabupaten Serang 55 unit, Kabupaten Tangerang 28 unit dan Kota Serang 15 unit.

“Itu semua sudah 100 persen tersalurkan” imbuhnya.

Kemudian, untuk tahap kedua Irpom yang akan disalurkan sebanyak 240 unit dengan sebaran Kabupaten Lebak 45 unit, Kabupaten Pandeglang 46 unit, Kabupaten Serang 46 unit, Kabupaten Tangerang 25 unit, Kota Serang 3 unit dan Provinsi Banten 75 unit.

Selain Irpon, melalui ABT itu Distan juga menyalurkan bantuan Irigasi Perpipaan sebanyak 300 unit pada tahun 2024 ini dengan sasaran Kabupaten Lebak sebanyak 110 unit, Kabupaten Pandeglang 110 unit, Kabupaten Serang 70 unit, Kabupaten Tangerang 9 unit dan Kota Serang 1 unit.

“Realisasinya ditargetkan akhir November 2024 ini selesai,” pungkasnya.(Red/Dede)

Share :

Baca Juga

Daerah

Jembatan Penghubung Empat Desa di Cimanggu Runtuh, Warga Bergotong Royong

Daerah

Dialog Forum Konsultasi Publik 2026 Bakal Digelar Secara Daring, Bappeda: Tidak Mengurangi Esensi

Daerah

Aksi Nyata, Gardu Ganjar Beri Bantuan Sumur Bor di Kabupaten Lebak

Daerah

Pandeglang Tekan Anak Tidak Sekolah Lalui Sinergi OPD

Daerah

Percepatan Eliminasi Stunting, Pemkab Tangerang Perkuat Gerakan Sayang Ibu 2026

Daerah

Antisipasi Kenaikan Harga Cabai, Pemkot Serang Siaga Peralihan Musim

Daerah

Pemkab Serang Jamin Pengangkatan PPPK, Ratusan Tenaga Honorer Menanti Kejelasan

Daerah

560 Santri Cilik Diwisuda, LPQ Cilegon Ajak Masyarakat Ciptakan Generasi Qur’ani