Home / Daerah

Selasa, 14 November 2023 - 22:17 WIB

Pemboikotan Produk Terafiliasi Dengan Israel, Ini Kata MUI Kota Serang

BagusNews.Co – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Serang merespon gerakan pemboikotan produk yang terafiliasi dengan Negara Israel yang di serukan oleh umat muslim Indonesia, hal itu sebagai bentuk dukungan terhadap kemerdekaan warga Palestina.

Sekretaris MUI Kota Serang Amas Tajudin mengatakan, dukungan dan perjuangan bela Palestina merupakan hak dan kewajiban seluruh umat muslim mengenai hak asasi manusia guna mendukung kemerdekaan Palestina. Salah satunya dengan memboikot produk yang berafiliasi dengan Negara Israel.

“Gerakan bela Palestina bagi umat muslim Indonesia bisa dilakukan dengan berbagai cara, tetapi tidak melanggar hukum dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dan segala peraturan lain yang berlaku,” kata Amas Tajudin saat di konfirmasi, Selasa 14 November 2023.

Baca Juga :  Gibran Berpeluang Jadi Cawapres, Pemuda Banten Syukuran Atas Putusan MK

Amas menjelaskan, pemboikotan beberapa produk yang berafiliasi dengan Israel, merupakan langkah yang di butuhkan untuk melemahkan agresi militer Israel terhadap warga sipil Palestina.

“Jadi gerakan solidaritas ini sangat berpengaruh untuk melemahkan agresi militer Israel terhadap warga sipil Palestina. Apalagi beberapa produk yang berafiliasi dengan zinonis Israel,” ujarnya.

Selanjutnya Amas menyampaikan, meskipun ada beberapa produk yang telah mendapatkan sertifikat halal dari MUI tidak dapat dilarang, lantaran hal itu tidak bisa di hubungkan dengan bela Palestina.

Baca Juga :  Libur Sekolah dan Nataru, Pemkot Serang Siapkan Bus Tubagus Wisata Banten Lama

“Sebagai contoh, boikot terhadap satu merek dagang susu diduga beririsan sebagai produk Israel, padahal secara proses sudah bersertifikat halal tentu produk susu tersebut tidak bisa dilarang, sekalipun dihubungkan dengan bela Palestina,” bebernya.

Terakhir, Amas juga berpesan kepada umat muslim Indonesia agar tidak memanfaatkan momentum bela Palestina untuk mengibarkan bendera khilafah, yang sudah jelas dilarang oleh pemerintah Indonesia.

“Jadi jangan salah kaprah, bela Palestina akan tetapi membentangkan bendera khilafah, itu adalah pelanggaran berat dan itu sudah dilarang oleh pemerintah,” pungkas Amas.(Red/Misbah)

Share :

Baca Juga

Daerah

Tanpa Izin PBG, Proyek Lapangan Padel di Tangsel Disegel

Daerah

Guru Jadi Ujung Tombak Peningkatan SDM di Banten

Daerah

Kunjungan Pertama Pj Gubernur Banten ke DPRD Disambut Hangat Pimpinan Dewan

Daerah

Andra Soni Kunjungi Dewa United Basketball Academy, Lapangan Basket Bertaraf Internasional

Daerah

Keluhkan Sepi Pembeli, Pedagang Pasar Anyar Minta Pemkot Tangerang Tindak Tegas PKL

Daerah

Datangi Ombudsman, Aktivis Nelayan Desak Penegakan Hukum di Pesisir Banten Utara

Daerah

Dinkes Cilegon Sukses Jalankan Program Puskesmas 24 Jam

Daerah

Bupati Tangerang Tekankan Makna Isra Mi’raj sebagai Peningkatan Iman dan Solidaritas Sosial