Home / Daerah

Selasa, 30 April 2024 - 07:11 WIB

Enam Desa di Kabupaten Serang Diterjang Banjir, Pemkab Salurkan 2,5 Ton Beras

BagusNews.Co – Banjir melanda enam desa di Kabupaten Serang pada Sabtu, 27 April 2024. Banjir tersebut diakibatkan oleh intensitas hujan yang tinggi dan meluapnya air Sungai Cidurian.

Empat desa yang mengalami banjir, di antaranya Desa Parigi, Koper, Cikande, dan Desa Parigi di Kecamatan Cikande. Adapun untuk jumlah korban banjir sebanyak 505 kepala keluarga (KK) se-Kecamatan Cikande, khususnya di Desa Songgom Jaya sebanyak 125 rumah dan 165 KK tersebar di lima kampung.

Kemudian dua desa lainnya yaitu di Desa Tanara, Kecamatan Tanara dan Desa Gabus, Kecamatan Kopo yang terdampak meluapnya Sungai Cidurian dan insensitas hujan tinggi.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang, Nanang Supriatna bersama jajaran meninjau lokasi banjir tepatnya di Desa Songgom Jaya, Kecamatan Cikande pada Senin, 29 April 2024. Secara simbolis, Sekda Nanang menyerahkan bantuan sebanyak 2,5 ton beras, 460 makan siap saji dan sembako.

Baca Juga :  Pemkab Serang Masih Kaji Pemberian Gaji untuk Ribuan PPPK Paruh Waktu

Nanang menjelaskan, peninjauan lokasi banjir yang mewakili Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah bersama Tim Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPBD), Dinas Sosial (Dinsos), camat, pihak Polri dan TNI untuk memastikan bantuan yang disalurkan sampai kepada masyarakat korban banjir.

“Hari ini kami hadir bawa bantuan berupa beras sebanyak 2,5 ton untuk 3 kecamatan, 640 makanan siap saji dan sembako sudah disiapkan dan di serahkan di Kantor Desa Songgom Jaya,” ujarnya kepada wartawan.

Baca Juga :  16 Aset Milik Pemkab Serang Belum diserahkan Kepada Pemkot Serang

Lebih lanjut, ia memastikan, berdasarkan asesmen sesuai by name by address sudah disiapkan untuk bantuannya sampai kepada yang terdampak dan berhak menerimanya.

“Bantuan ini bukan hanya dari pemda, tetapi juga dari kepolisian, TNI, swadaya dan semua pihak kami menampungnya,”jelasnya.

Oleh karenanya, tim BPBD, Dinsos, Camat, Lurah dan seluruh stakeholders melakukan asesmen baik di Kecamatan Tanara, Cikande maupun di Kecamatan Kopo.

“Kami juga menyiapkan siskamling termasuk posko kesehatan di setiap puskesmas dengan menyiapkan para perawat,” terangnya.

Lantaran kondisi banjir sudah mulai surut dan sekitar 2 sampai 3 hari kembali normal, ia memastikan tidak akan membuka dapur umum.

“Yang pasti untuk bantuan akan terus kita salurkan,” pungkasnya. (Red/Dwi)

Share :

Baca Juga

Daerah

Wabup Pandeglang Apresiasi Peran Bawaslu di HUT ke-18: “Jaga Independensi, Perkuat Demokrasi!

Daerah

Hari Jadi Kabupaten Serang, Mahasiswa Tuntut Perbaikan Kinerja Pemerintah

Daerah

Penataan Kota Akan Menjadi Prioritas Utama Syafrudin

Daerah

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Rumah Warga di Petir Kabupaten Serang Hangus Terbakar

Daerah

Andra Soni Launching Sarjana Penggerak Desa di Banten Selatan

Daerah

Pemkot Cilegon Perkuat Mitigasi Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau pada Industri 

Daerah

Perluas Kolaborasi, BWA Fasilitasi Pelatihan Kerja hingga Pasien Rujukan untuk Warga Kota Serang

Daerah

Dinas PUPR Banten Terjunkan Personil dan Alat Berat Bersihkan Tumpukan Sampah di Pantai Labuan