BagusNews.Co – Banjir melanda enam desa di Kabupaten Serang pada Sabtu, 27 April 2024. Banjir tersebut diakibatkan oleh intensitas hujan yang tinggi dan meluapnya air Sungai Cidurian.
Empat desa yang mengalami banjir, di antaranya Desa Parigi, Koper, Cikande, dan Desa Parigi di Kecamatan Cikande. Adapun untuk jumlah korban banjir sebanyak 505 kepala keluarga (KK) se-Kecamatan Cikande, khususnya di Desa Songgom Jaya sebanyak 125 rumah dan 165 KK tersebar di lima kampung.
Kemudian dua desa lainnya yaitu di Desa Tanara, Kecamatan Tanara dan Desa Gabus, Kecamatan Kopo yang terdampak meluapnya Sungai Cidurian dan insensitas hujan tinggi.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang, Nanang Supriatna bersama jajaran meninjau lokasi banjir tepatnya di Desa Songgom Jaya, Kecamatan Cikande pada Senin, 29 April 2024. Secara simbolis, Sekda Nanang menyerahkan bantuan sebanyak 2,5 ton beras, 460 makan siap saji dan sembako.
Nanang menjelaskan, peninjauan lokasi banjir yang mewakili Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah bersama Tim Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPBD), Dinas Sosial (Dinsos), camat, pihak Polri dan TNI untuk memastikan bantuan yang disalurkan sampai kepada masyarakat korban banjir.
“Hari ini kami hadir bawa bantuan berupa beras sebanyak 2,5 ton untuk 3 kecamatan, 640 makanan siap saji dan sembako sudah disiapkan dan di serahkan di Kantor Desa Songgom Jaya,” ujarnya kepada wartawan.
Lebih lanjut, ia memastikan, berdasarkan asesmen sesuai by name by address sudah disiapkan untuk bantuannya sampai kepada yang terdampak dan berhak menerimanya.
“Bantuan ini bukan hanya dari pemda, tetapi juga dari kepolisian, TNI, swadaya dan semua pihak kami menampungnya,”jelasnya.
Oleh karenanya, tim BPBD, Dinsos, Camat, Lurah dan seluruh stakeholders melakukan asesmen baik di Kecamatan Tanara, Cikande maupun di Kecamatan Kopo.
“Kami juga menyiapkan siskamling termasuk posko kesehatan di setiap puskesmas dengan menyiapkan para perawat,” terangnya.
Lantaran kondisi banjir sudah mulai surut dan sekitar 2 sampai 3 hari kembali normal, ia memastikan tidak akan membuka dapur umum.
“Yang pasti untuk bantuan akan terus kita salurkan,” pungkasnya. (Red/Dwi)







