Home / Daerah

Senin, 13 Mei 2024 - 21:38 WIB

Pemkot Cilegon Apresiasi Manajemen PLTU Jawa 9 dan 10 Gelar Simulasi Bencana

BagusNews.Co – Pemkot Cilegon melalui BPBD mengapresiasi manajemen PLTU Jawa 9 dan 10, yang telah menggelar simulasi tanggap bencana gempa dan tsunami di Kelurahan Lebakgede, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon.

Kabid Kesiapsiagaan dan Kebencanaan BPBD Kota Cilegon Fathurrohman mengungkapkan, apa yang telah dilakukan PT Indo Raya Tenaga (IRT) selaku pengelola PLTU berteknologi ramah lingkungan bersama Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Kelurahan Lebakgede, Kecamatan Pulomerak patut dicontoh oleh kalangan industri lainnya di Kota Cilegon.

“Kami selaku Pemkot Cilegon mengapresiasi PT IRT yang sudah berperan aktif dalam kegiatan simulasi tanggap bencana yang melibatkan warga. Peran swasta atau pihak industri sangat dibutuhkan dan harus bisa bersinergi dengan pemerintah daerah tentunya untuk kepentingan masyarakat,” kata Fathurrohman kepada wartawan, Senin, 13 Mei 2024.

Fathurrohman berharap, simulasi mitigasi bencana berbasis masyarakat ini nantinya dapat diaplikasikan di tengah lingkungan keluarga.

Baca Juga :  Program 100 Hari Kerja Robinsar-Fajar Hampir Rampung, Pemkot Cilegon Tambah Program Baru

“Apalagi, PT IRT juga sudah menyiapkan jalur evakuasi tsunami khusus untuk warga Lebakgede pada awal tahun 2021 lalu,” tuturnya.

Senada, Lurah Lebakgede Miftahul Kamal menambahkan, simulasi tanggap bencana seperti kegiatan tsunami drill yang melibatkan industri dapat berdampak positif.

Masyarakat yang ikut simulasi, lanjut Miftahul, diharapkan dapat menyebarluaskan pengetahuannya ke lebih banyak orang. Oleh karena itu, pihak kelurahan merasa sinergitas dengan pihak swasta dalam kegiatan mitigasi bencana perlu terus digalakkan ke depannya, mengingat sepanjang pesisir Lebakgede lahannya telah dihuni pabrik-pabrik.

“Salah satunya bersinergi dengan industri salah satunya adalah PT Indo Raya Tenaga, yang telah memberikan support kegiatan saat ini,” kata Miftah.

Sebelumnya, simulasi tanggap bencana yang digagas PT IRT dan FPRB Kelurahan Lebakgede diikuti ratusan warga dan pelajar, dengan skenario sedang terjadi gempa yang memunculkan potensi tsunami di pesisir Lebakgede.

Baca Juga :  Wali Kota Cilegon Robinsar Sampaikan Raperda BPRS CM dan LKPJ 2024

Ketua Panitia Pelaksana yang juga Ketua RT 04/05 Cipala, Nurbakti mengatakan, simulasi tanggap bencana gempa dan tsunami merupakan upaya untuk mengedukasi masyarakat, agar mengetahui langkah penyelamatan diri saat situasi bencana.

“Dengan demikian jika terjadi bencana sungguhan maka masyarakat bisa melakukan tindakan, seperti bentuk menyelamatkan diri masing-masing,” kata Nurbakti dalam rilis yang diterima BagusNews.Co, Senin, 13 Mei 2024.

Selain PT Indo Raya Tenaga yang merupakan manajemen PLTU berteknologi maju dan ramah lingkungan Jawa 9&10, kegiatan simulasi ini turut melibatkan pihak Kecamatan Pulomerak, Polsek Pulomerak, Koramil Pulomerak, Puskemas Pulomerak, BPBD Kota Cilegon, dan PMI Kota Cilegon. (Red/Ris)

Share :

Baca Juga

Daerah

Distan Banten Gelar Parade Kostum Pertanian Meriahkan HUT RI Ke-78

Daerah

Terima 5 Penghargaan BKN, Pj Gubernur Banten Al Muktabar: ASN Memberikan Pelayanan Maksimal Bagi Masyaraka

Daerah

Bonus THR, Pemkot Tangerang Tawarkan Layanan Sedot Tinja Gratis

Daerah

Seba Baduy 2024, Ini Kata Pj Gubernur Banten Al Muktabar 

Daerah

Cuaca Ekstrem di Kabupaten Serang, BPBD Tangani Banjir dan Pohon Tumbang

Daerah

Datangi Kantor BKPSDM, DPRD Kota Serang Tekankan Pentingnya Manajemen Talenta dalam Pengelolaan ASN

Daerah

Komunitas Peduli Kanker Banten dan Banten Ceria Resmi Dikukuhkan

Daerah

Rumah Sakit Labuan Ditarget Beropersi Akhir 2023, Kadinkes: Bagian dari Pemerataan Layanan Kesehatan