Home / Daerah

Jumat, 21 Juni 2024 - 14:18 WIB

Pendaftar PPDB SMP Negeri di Kota Cilegon Membeludak, Helldy: Jalankan Sesuai Aturan

BagusNews.Co – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Cilegon sudah membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) secara Online pada 19-22 Juni 2024. Sudah tiga hari dibuka, pendaftar PPDB Online di Kota Cilegon terutama untuk jenjang SMP Negeri sudah melebihi kuota yang ditetapkan.

Sampai Jumat, 21 Juni 2024 siang, dari 1.584 kuota yang disediakan untuk SMP Negeri dari jalur zonasi, yang mendaftar mencapai 2.895 atau 183 persen; jalur prestasi dari kuota 950 yang mendaftar 972 atau 102 persen, jalur afirmasi dari kuota 474 yang mendaftar 328 atau 69 persen, sedangkan jalur perpindahan orangtua dari kuota 160 baru terisi 51 pendaftar atau 32 persen.

Sementara untuk PPDB Sekolah Dasar (SD) juga sudah hampir penuh. Untuk jalur zonasi dari 5.819 kuota yang tersedia yang mendaftar sebanyak 5.768 atau 99 persen, jalur perpindahan orangtua dari 286 kuota yang daftar 60 atau 21 persen, sedangkan jalur afirmasi dari 839 kuota baru 55 pendaftar atau 7 persen.

Baca Juga :  Isi Kekosongan Jabatan, BKPSDM Kota Serang Lakukan Promosi dan Rotasi Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas

Kepala Bidang SMP Dindikbud Kota Cilegon Suhanda, mengapresiasi tingginya animo masyarakat mendaftarkan putra-putrinya ke sekolah. Hal itu berarti ada kepercayaan yang tinggi masyarakat terhadap pendidikan Kota Cilegon.

“Kami bersyukur sejauh ini tidak ada keluhan dari orangtua yang mendaftar. Secara umum lancar karena kita juga monitoring terus ke lapangan. Kita tanya ke pendaftar juga alhamdulillah bagus. Kalaupun ada loading itu karena lagi penuh jaringannya,” kata Suhanda kepada wartawan, Jumat 21 Juni 2024.

Berdasarkan data yang masuk sementara, lanjut Suhanda, hampir semua SMP Negeri di Kota Cilegon sudah memenuhi kuota pendaftaran. Termasuk sekolah-sekolah baru seperti SMPN 12 di Kecamatan Purwakarta, yang sudah mencapai 224 persen dan SMPN 13 di Kecamatan Jombang yang mencapai 150 persen.

“Memang ada beberapa sekolah yang belum mencapai kuota, tapi kami tunggu sampai Sabtu, 22 Juni 2024. Yang jelas kami sudah siapkan operator di sekolah untuk membantu masyarakat mendaftar,” papar Suhanda.

Setelah proses pendaftaran, tambah Suhanda, pihaknya langsung memverifikasi secara online. Misalnya untuk pendaftar dari jalur prestasi, akan diperiksa apakah berprestasi secara akademik atau non-akademik.

Baca Juga :  Waspada Child Grooming, Orang Tua Jadi Benteng Utama Anak.

“Kita juga periksa jangan sampai yang didaftarkan si A ternyata yang upload datanya bukan dia. Kalau jalur afirmasi kita pastikan yang bersangkutan terdaftar DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) di Dinas Sosial,” jelasnya.

Sementara itu, Wali Kota Cilegon Helldy Agustian mengimbau agar proses pelaksanaan PPDB yang dilakukan Dindikbud Kota Cilegon dijalankan sesuai aturan.

“Saya belum lihat ada masalah atau tidak, tapi saya mengimbau lakukan yang terbaik sesuai aturan dan ketentuan,” imbaunya.

Helldy berharap, pelaksanaan PPDB dilakukan sesuai ketentuan dengan beberapa jalur yang dibuka baik afirmasi, zonassi hingga jalur perpindahan orangtua, sehingga tidak ada kesalahpahaman di masyarakat.

“Pemkot Cilegon bisa memfasilitasi secara keseluruhan. Dalam arti memfasilitasi ini bukan negatif, tapi fasilitas dari sekolah sistem zonasi dan lain-lainnya harus jelas supaya tidak ada kesalahpahaman di masyarakat,” harapnya. (Red/Ris)

Share :

Baca Juga

Daerah

Pemkot Serang Akan Sulap Pasar Kepandean Jadi Pasar Tematik

Daerah

Jelang Pelantikan Budi-Agis, Pemkot Serang Kewalahan Atasi Persoalan Sampah

Daerah

Al Muktabar Tinjau Lokasi Rencana Pembangunan TPSA Regional Banten di Kabupaten Lebak

Daerah

Kunjungan Jokowi di Kabupaten Serang, Ingatkan Kades untuk Bijak Belanjakan Dana Desa

Daerah

Pemkab Serang Siapkan Strategi Pengendalian Inflasi Jelang Nataru

Daerah

Forum CSR Temui Kapolresta Serang Kota, Ini yang Dibahas

Daerah

Berikan Manfaat Nyata bagi Warga, Maesyal Puji Koperasi Al-Husna yang Bertahan Selama 27 Tahun

Daerah

Dispora Banten Dukung Ekosistem Wirausaha Mahasiswa di FKIP Untirta