Home / Daerah / Ekonomi

Kamis, 5 Februari 2026 - 11:57 WIB

Digitalisasi Pajak Pandeglang: 50 WP Dipasang Alat Perekam Transaksi

simbolis penyerahan smart tax. | Dok. Difeni - BNC 

simbolis penyerahan smart tax. | Dok. Difeni - BNC 

BagusNews.Co – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Pandeglang meluncurkan digitalisasi pengawasan pajak dengan memasang alat Smart Tax di 50 Wajib Pajak (WP) prioritas sepanjang 2026. Inisiatif ini dirancang untuk mencegah pelaporan pajak fiktif dan memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui data transaksi real-time.

Hingga pekan ini, lima unit Smart Tax sudah terpasang di berbagai usaha sejak Desember 2025. Sisanya 45 unit sedang disurvei untuk kecocokan sistem mesin hitung.

Kepala Bidang Penagihan dan Pengendalian Bapenda, Yunisa, ungkap bahwa Smart Tax adalah printer pintar sekaligus perekam transaksi yang terhubung langsung ke dashboard pajak daerah.

Baca Juga :  Cegah Kekerasan, DP3AKKB Banten Dorong Daerah Bentuk Kelurahan/Desa Ramah Perempuan dan Anak

“Dulu, self-assessment WP sering tidak akurat. Kini, kami bisa bandingkan laporan mereka dengan data riil setiap tanggal 10 bulan berikutnya,” jelasnya, Kamis, 5 February 2026.

“Setelah pasang Smart Tax, kami punya data pembanding. Selama ini hanya terima laporan tanpa verifikasi,” tambahnya.

Bukti keberhasilan nyata, rumah makan Saung Pamatang yang dulu setor pajak Rp4 juta per bulan, kini tembus Rp10 juta kenaikan 150 persen.

“Target PAD naik, seperti Saung Pamatang yang biasanya Rp4 juta jadi Rp10 juta karena langsung ‘klik’ di sistem,” ujarnya.

Baca Juga :  Gardu Ganjar Muda Ajak Milenial Salurkan Hobi Positif Lewat Turnamen Mobile Legends

Tren positif ini belum lepas dari tantangan. Kebiasaan kasir mencatat manual membuat input data belum konsisten, sehingga sistem belum tangkap semua transaksi harian.

Yunisa tekankan, pajak adalah titipan konsumen, bukan beban usaha. Pelanggar yang putuskan koneksi atau copot alat bakal kena sanksi teguran hingga pemeriksaan. Bapenda sudah gandeng Kejaksaan dan Satgas PAD untuk tindak tegas manipulasi data.

Digitalisasi ini diharap ubah budaya WP jadi lebih patuh dan transparan. Dengan data kuat, target PAD 2026 optimis tercapai lewat pengawasan ketat di rumah makan dan jasa lainnya.(Red/Difeni)

 

Share :

Baca Juga

Daerah

Peringati Hari Pahlawan, Bupati Dewi Ajak Generasi Muda Tumbuhkan Semangat Patriotisme dan Lanjutkan Perjuangan

Daerah

Pelabuhan Warnasari Kota Cilegon Dilirik Perusahaan Belgia, Cocok Dijadikan Green Port

Daerah

Car Meet Up di Kota Serang, Kenalkan Destinasi Wisata Royal Baroe

Daerah

Al Mukatabar Ingatkan Pentingnya Menjaga Perdamaian di Pilkada Banten

Daerah

Desa Nambo Ilir Jadi Percontohan Desa Cantik di Kabupaten Serang

Daerah

Buka Peluang Usaha, Srikandi Ganjar Ajak Perempuan Milenial di Banten Bikin Kue Nastar

Daerah

Ganjar Milenial Dukung Pelaksanaan Rumah Gizi Untuk Cegah Stunting di Pandeglang

Daerah

Usai Tidak Menjabat Pj Walikota Serang, Yedi Rahmat: Saya Kembali di Kemendagri