Home / Politik

Senin, 15 Juli 2024 - 14:20 WIB

Sempat Putus Sekolah, Pemkot Serang Kembalikan 158 Siswa Untuk Melanjutkan Sekolah

BagusNews.Co – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang mengembalikan Anak Tidak Sekolah (ATS) sebanyak 158 orang siswa untuk kembali melanjutkan sekolahnya.

Adapun ATS yang dikembalikan SD sebanyak 20 siswa, SMP 10 siswa, SMA 19 siswa, dan tingkat kesetaraan 109 siswa. Pengembalian tersebut dilaksanakan di Ruang Aula Setda, Senin, 15 Juli 2024.

Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Serang Nanang Saefudin mengatakan, adanya pengembalian Anak Tidak Sekolah (ATS) untuk kembali sekolah tentunya menjadi komitmen bersama, baik Pemkot Serang, Pemprov Banten, maupun pemerintah pusat, termasuk juga organisasi USAID Erat.

“Tentu atas nama pemerintah Kota Serang, saya mengucapkan terimakasih kepada pihak-pihak terkait dalam rangka membantu pengembalian anak tidak sekolah di Kota Serang,” katanya.

Nanang menuturkan, berdasarkan pendataan dan verifikasi tentunya Pemkot Serang akan menentukan langkah-langkah kongkrit untuk anak-anak yang putus sekolah bisa kembali lagi ke sekolah.

Baca Juga :  Kota Serang Masih Rawan Korupsi, KPK Gelar Sosialisasi Pencegahan Tipikor

“Mudah-mudahan kedepan program ini bisa berkelanjutan dalam rangka memperkecil anak tidak sekolah di Kota Serang. Tapi tidak hanya sekolah formal saja, artinya yang memang usianya masih berada di usia normal harus di masukan kembali,” ujarnya.

Sementara itu, kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang, TB Suherman mengatakan, pengembalian Anak Tidak Sekolah (ATS) akan dilakukan secara bertahap.

Sebab, berdasarkan data awal pada Dindikbud Kota Serang ada sebanyak 122 orang siswa ATS, tetapi setelah dilakukannya pendataan melalui tingkat Kecamatan dan Kelurahan, jumlah ATS menjadi bertambah sekitar 1.762 orang siswa.

“Nah pada tahun 2023 itu anak putus sekolah masih sedikit, tapi ketika di data dan di anggarkan oleh kami pendataannya, maka jumlahnya meningkat dari 122 orang siswa menjadi 1.752 siswa,” katanya.

Baca Juga :  Masuki Tahun Kedua Era Budi-Agis, Pemkot Serang Fokus Perbaiki Infrastruktur Jalan

“Tapi kalau yang 158 itu langsung kita kembalikan lagi kesekolah. Adapun yang SMA itu kewenangan nya Provinsi, maka kita kembalikan ke Provinsi,” tambahnya.

Oleh karena itu, kata Suherman, Dindikbud Kota Serang akan mengambil langkah untuk berkoordinasi dengan pemerintah Provinsi Banten, Dinsos Kota Serang dan beberapa OPD lain. Agar penanganannya bisa dilakukan secara bertahap melalui kerjasama yang dibangun.

“Maka dari itu, kami dari Dindikbud Kota Serang tidak bisa sendirian harus dibantu dengan OPD yang lain, terutama pemerintah Provinsi Banten. Supaya bisa sama-sama mengembalikan anak tidak sekolah, untuk kembali sekolah,” pungkasnya.(Red/Misbah)

Share :

Baca Juga

Politik

Andra Soni Ungkap Bahaya Korupsi, Jalan Rusak hingga Susah Sekolah

Daerah

Sapa Warga Kramatwatu dan Gunungsari, Eko Patrio dan Uya Kuya Dukung Zakiyah-Najib

Daerah

Mantan Relawan Andra-Dimyati Minta Proyek, Agus: Bertentangan dengan Visi Banten Tidak Korupsi

Daerah

Demo Kantor Bawaslu, AMPD Desak Calon Bupati Pandeglang Bagi-bagi Uang Didiskualifikasi

Politik

Dinobatkan Jadi Penasehat Slankers Banten, Andra Soni Dialog dan Nyanyi Bareng

Politik

Ribuan Warga Kota Tangerang Meriahkan Senam Sehat dan Pesta Rakyat Bersama Andra Soni

Politik

Kenakan Pakaian Putih, Paslon Budi-Agis Daftar di KPU Kota Serang

Politik

PDI Perjuangan Latih Jurkam Kalangan Muda dan Milenial untuk Pemilu 2024