Home / Pendidikan

Rabu, 24 Juli 2024 - 15:11 WIB

KKN 31 UIN Banten Gelar Seminar Edukasi Terkait Dampak Game Online Pada Anak

BagusNews.Co – Kelompok 31 Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten menggelar seminar edukasi kepada para siswa siswa tingkat Sekolah Dasar (SD).Antara lain SDN 01 Banjar, SDN 02 Banjar, SDN 03 Banjar.

Adapun kegiatan tersebut dilaksanakan di Kampung Jakung, Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang. Dengan tema ‘Dampak Positif dan negatif game Online’, Rabu 24 Juli 2024.

“Alhamdulillah, anak-anak sangat antusias dan sangat semangat bertemu dengan kami kelompok 31 dan kami juga sangat bahagia dan bersyukur dengan datang nya kami membawa semangat belajar untuk mereka,” kata Agung Ketua Kelompok KKN 31.

Baca Juga :  Wakil Walikota Cilegon Kunjungi Birokrat Mengajar di SDN Kebon Dalem

Agung mejelaskan, tujuan dari di adakanya seminar ini tentunya tidak lepas dari kondisi objektif yang ada di tengah masyarakat.

“Setelah kami memahami lingkungan ternyata banyak anak-anak yang setiap harinya menggunakan handphone untuk bermain game. Seharusnya waktu kosong itu dilakukan untuk belajar, tapi pada kenyataannya banyak anak-anak yang menghabiskan waktu untuk bermain game online,” jelasnya.

Agung menuturkan, bahwa adanya KKN yang di tugaskan di tiap-tiap kampung salah satunya untuk mengetahui permasalahan yang berkembang di kalangan masyarakat.

Oleh karena itu, lanjut Agung, peran mahasiswa dalam hal ini tentunya sangat penting untuk merubah paradigma yang ada, termasuk anak-anak.

Baca Juga :  Jelang Pemilu 2024, Rektor Untirta Dorong Proses Demokrasi yang Jujur dan Adil

“Upaya kami sebagai langkah awal untuk menjawab persoalan tantangan pendidikan di masa kini, terlebih lagi kita akan menghadapi bonus demografi maka daripada itu anak muda masa kini harus disiapkan dari sekarang agar tidak salah langkah untuk menyiapkan masa depannya,” bebernya.

“Semoga dengan diadakannya kegiatan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat khususnya siswa-siswi anak sekolah dasar agar bijak dalam menggunakan handphone, yang seharusnya digunakan untuk digitalisasi dan pembelajaran jarak jauh serta teknologi untuk memperluas akses pendidikan,” tambahnya.(Red/Misbah)

Share :

Baca Juga

Daerah

Emak-emak di Kabupaten Serang Ikuti Pelatihan Tata Boga untuk Tingkatkan Kesejahteraan

Pendidikan

Al Muktabar Pantau langsung Pelaksanaan PPDB Jalur Afirmasi 2023, Ada 558 Siswa

Daerah

Generasi Emas Banten

Pendidikan

Siapkan Generasi Pemimpin Menghadapi Tantangan Society 5.0, SDIT Irsyadul Ibad Gelar Seminar Parenting

Daerah

Hadiri Kick Off HPN 2026, Wabup Iing Tekankan Peran Strategis Pers dalam Pembangunan

Daerah

HKTI dan Pemuda Tani Indonesia Terima Delegasi Australia, Bahas Kerja Sama Pelatihan Petani Muda

Daerah

Kadindikbud Banten Minta Tidak Ada Perundungan Pada MPLS

Daerah

Bupati Pandeglang Instruksikan ASN Kuasai Teknologi untuk Layanan Publik Unggul