Home / Daerah

Senin, 11 November 2024 - 10:54 WIB

Menggali Sejarah: Syekh Nawawi Tanara dalam Dokumenter Al-Katib

Kru Linggih Studio Banten berfoto bersama di depan sekretariatnya. Kini mereka sedang  mempersiapkan pra-produksi film dokumenter berjudul

Kru Linggih Studio Banten berfoto bersama di depan sekretariatnya. Kini mereka sedang mempersiapkan pra-produksi film dokumenter berjudul "Al-Katib" | Dok Linggih Studio Banten

BagusNews.Co – Rasyid Ridho, sutradara, penulis, dan produser film dari Linggih Studio Banten, bersama timnya, kini tengah mempersiapkan pra-produksi film dokumenter berjudul “Al-Katib” yang akan memfokuskan pada sosok Syekh Nawawi Tanara.

Film ini bertujuan untuk menggambarkan tiga karakter data yang saling mengait, yaitu deskriptif, numeris, dan spasial, yang akan disajikan dalam tiga babak penceritaan: awal, tengah, dan akhir.

Ridho berharap, film ini dapat memperkenalkan kembali Syekh Nawawi sebagai salah satu tokoh literasi paling produktif di abad ke-19.

“Linggih Studio akan menggarap dokumenter ini dengan pendekatan yang berbeda. Bertumpu pada lokalitas sebagai salah satu basis utama penceritaan,” jelas Ridho dalam rilis yang diterima BagusNews.Co, Senin, 11 November 2024.

Lebih lanjut, menurut Ridho, Al-Katib, tepat disematkan kepada Syekh Nawawi Banten sebagai pengarang dan penulis berpengaruh dalam khazanah pemikiran keislaman di seluruh dunia.

Baca Juga :  Buka SMI KOMDA Banten Cup II, Gubernur Andra Soni Sebut Disiplin Jadi Kunci Atlet Raih Prestasi

“Beliau (Syekh Nawawi Banten) adalah manusia paripurna yang menghabiskan sebagian besar hidupnya untuk menulis, mengarang, dan mengamalkan keilmuannya,” ungkapnya

Ia juga menyatakan bahwa ide untuk mendokumentasikan kehidupan Syekh Nawawi sudah dibahas selama lebih dari setahun.

“Syekh Nawawi adalah seorang ilmuwan yang lahir dari desa dan menjadi tokoh berpengaruh di dunia. Banten adalah rumah kelahirannya dan akan terus dikenang sepanjang zaman,” imbuhnya.

Ridho juga merujuk pada penelitian Snouck Hurgronje yang menyebut Syekh Nawawi sebagai kunci utama dalam membentuk jaringan ulama Jawa di Timur Tengah, serta pengaruhnya yang signifikan dalam menggerakkan aliansi ulama Nusantara di Hijaz.

Film dokumenter “Al-Katib” direncanakan akan diproduksi pada awal tahun 2025. Semua kru, talenta, lokasi, dan kolaborator yang terlibat dalam proyek ini merupakan para pelaku film dan ahli lintas disiplin yang berasal dari Banten.

Baca Juga :  Kendalikan Harga Jelang Idul Adha, Pemkot Serang Gelar Pasar Murah Hari Ini

“Kami masih membuka open call dan dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah, swasta, maupun institusi lainnya. Linggih Studio ingin membangun destinasi dengan upaya story lokal sebagai sumber penting penceritaan,” jelas Ridho.

Lebih lanjut, Ridho menekankan pentingnya menggali potensi lokal dengan berbagai metode.

“Kami Linggih Studio, bergerak merespons dengan pendekatan seni film. Film adalah ritus kehidupan yang dapat memantik apa saja yang menjadi kegelisahan dan visi apa yang ingin disampaikan,” tutupnya.

Dengan tema yang kuat dan pendekatan yang inovatif, film dokumenter ini diharapkan dapat memberikan penghormatan yang layak kepada Syekh Nawawi sebagai salah satu tokoh besar dalam sejarah pemikiran Islam. (Red/Dwi)

Share :

Baca Juga

Daerah

Forum CSR Temui Kapolresta Serang Kota, Ini yang Dibahas

Daerah

Hadiri Kick Off HPN 2026, Wabup Iing Tekankan Peran Strategis Pers dalam Pembangunan

Daerah

KPU Siapkan Pelantikan Badan Adhoc untuk PSU Pilkada Kabupaten Serang

Daerah

Lakukan Monitoring Neraca Pangan, Pemprov Banten Pastikan Ketersediaan Bahan Pokok
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar bersama pimpinan PLN UID Banten meresmikan SPKLU Cikupa, Senin (27/2/2023).

Daerah

Pengguna Kendaraan Listrik Bisa Ngecas di SPKLU Cikupa, Cek Lokasinya melalui Aplikasi PLN Mobile

Daerah

Masuki Tahapan Kampanye, KPU Banten Minta Peserta Pilkada Jauhi Hoax hingga Politik Uang

Daerah

Tunggakan Gaji PPPK Paruh Waktu Kota Serang, Ketua DPRD Pastikan Dibayar Lewat APBD

Daerah

Pimpin Konsolidasi, Annisa Desmond Optimis Gerindra Menang Prabowo Presiden