Home / Politik

Rabu, 13 November 2024 - 13:36 WIB

Debat Pamungkas Pilkada Kota Serang Diwarnai Kisruh Antar Pendukung Paslon

BagusNews.Co – Debat Kedua atau debat terakhir Pilkada Kota Serang, yang dilaksanakan di Ballroom Hotel Aston Serang, diwarnai kericuhan antar-pendukung pasangan calon di sekitar lokasi debat, Selasa malam, 12 November 2024.

Sedikitnya ada dua pendukung paslon dan satu anggota kepolisian, yang dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Pantauan BagusNews.Co di lokasi, ratusan pendukung Paslon yang tidak bisa masuk ke lokasi debat beradu yel-yel di depan Ballroom Hotel.

Dari ketiga paslon walikota-wakil walikota serang, jumlah pendukung yang beradu yel-yel didominasi oleh pendukung paslonnomor urut 01 Ratu Ria Maryana-Subadri Ushuludin dan pendukung paslon nomor urut 03 Syafrudin-Heriyanto Citra Buana.

Sementara pendukung paslon nomor urut 02 Budi Rustandi-Nuragis Aulia, hanya beberapa saja yang terlihat di depan Ballroom Hotel Aston Serang.

Baca Juga :  100 Anggota DPRD Banten Dilantik, GMNI: Dewan Perwakilan Bukan Dewan Persekongkolan

Kericuhan terjadi saat debat sedang berlangsung di dalam ruangan, akibat kesalahpahaman antar pendukung saat beradu yel-yel dukungan.

Ratusan pendukung paslon 03 menyanyikan yel-yel “slalala lala kosong tiga” dan langsung dibalas oleh ratusan pendukung paslon 01 dengan yel-yel “Ratu-Badri pasti menang”.

Akibatnya kisruh pun tak terhindarkan, lantaran oknum pendukung paslon mulai melakukan aksi saling lempar bekas botol minuman kemasan hingga batu, akibatnya sejumlah pendukung dari Paslon 01 dan 03 mengalami luka ringan dibagian wajah.

Kapolresta Serang Kota, Kombes Pol Sofwan Hermanto menjelaskan, bukan hanya pendukung paslon yang terkna lemparan, ada juga korban dari pihak kepolisian yang mengalami luka dibagian pelipis.

Baca Juga :  Pj Walikota Serang Nanang Dinilai Punya Komitmen Jaga Netralitas ASN di Pilkada

“Kami mendapatkan informasi bahwa ada tiga orang yang terluka, dimana dua dari para pendukung paslon dan satu anggota kami, semua korban sudah mendapatkan perawatan awal di RS Bhayangkara,” kata Sofwan kepada wartawan.

Lebih lanjut dikatakan Sofwan, bahwa insiden ini tidak menyebabkan penahanan bagi pelaku kerusuhan dan masing-masing pendukung paslon memilih jalan mediasi.

“Tentunya masing-masing pihak sudah memahami bahwa ada kesalahpahaman, sehingga disepakati saling memaafkan. Dari kedua belah pihak juga sepakat untuk pulang dengan tertib selesai acara debat,” bebernya.

Terkait pengamanan acara debat, Sofwan mengaku pihaknya sudah berkoordinasi dengan KPU dan Bawaslu Kota Serang.

“Kami menerjunkan 129 personel untuk melakukan pengamanan debat kedua Pilkada Kota Serang,” pungkasnya. (Red/Latif)

Share :

Baca Juga

Politik

Fauzan Dardiri Kukuhkan 201 Koordinator Pemenangan TPS

Politik

Dugaan Politik Uang, Paslon Pilkada Pandeglang Terancam Didiskualifikasi

Politik

Beri Buket Cokelat dan Bunga ke Airin-Ade, Andra Soni-Dimyati Sukses Ciptakan Politik Riang Gembira

Daerah

Sekda Kota Serang Tinjau Gudang Logistik Pemilu, Temukan Atap Gudang yang Bocor

Daerah

Bawaslu Kabupaten Serang Buka Pendaftaran Pengawas TPS Pilkada Serentak

Daerah

Sambut Era Baru, Rangkaian Pelantikan Bupati Serang 2024-2029 Siap Digelar

Politik

Andra Soni : Perjuangan dan Pengabdian Tidak Boleh Berhenti

Daerah

Hari Ini Kesempatan Terakhir Parpol Perbaiki Berkas Bacaleg