Home / Daerah / Ekonomi

Kamis, 14 November 2024 - 18:36 WIB

Mendes PDT Dorong Pengembangan Produk Lokal dan Desa Wisata Sindangheula

Mendes PDT Yandri Susanto bersama Kepala Balai BBWSC3 I Ketut Jayada saat mengunjungi Proyek Strategis Nasional (PSN) Bendung Sindangheula di Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Kamis, 14 November 2024. Dwi MY

Mendes PDT Yandri Susanto bersama Kepala Balai BBWSC3 I Ketut Jayada saat mengunjungi Proyek Strategis Nasional (PSN) Bendung Sindangheula di Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Kamis, 14 November 2024. Dwi MY

BagusNews.Co — Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mendorong pengembangan dan Desa Wisata dan Produk Lokal Sindangheula.

Demikian terungkap usai kunjungan Mendes PDT di Kampung Pasagih Serut, Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Kamis, 14 November 2024.

Desa Sindangheula diketahui memiliki berbagai potensi yang dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakatnya, salah satunya yaitu Bendung Sindangheula.

“Tentu ke depan kita maksimalkan manfaatnya. Tadi saya sudah koordinasi dengan Menteri PU Dody, bagaimana desa sekitar penyangga bendungan ini punya kebermanfaatan, salah satunya desa wisata,” ujar Yandri kepada BagusNews.Co.

Terkait hal itu, Yandri mengaku sudah berkoordinasi dengan Kepala Desa Sindangheula Suheli, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo, dan Kepala Balai BBWSC3 I Ketut Jayada.

“Tadi sudah kita biacarakan dengan Pak Ketut, Kepala Balai BBWSC3, nanti mungkin spotnya mana yang boleh, mana yang tidak boleh. Mana yang zona aman, mana yang terlarang,” sambungnya.

Ia mengaku akan mengikuti arahan Kepala Kepala Balai BBWSC3. Namun, terpenting masyarakat bisa mendapatkan manfaatnya tanpa mengganggu aktivitas penting di bendungan ini.

“Untiuk desa wisat dari Kementerian Desa akan bantu Rp200 juta. Mungkin ada fasilitas ya kalau anak-anak ayunan, saung, atau tempat foto. Nanti dikelola secara profesional oleh Badan Usaha Milik Desa (BumDes).

Baca Juga :  Penjual Makanan di Terminal Bus Pelabuhan Merak Keluhkan Sepi Pembeli

Terkait produk lokal di Desa Sindangheula, Yandri juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas produk sapu lidi yang dihasilkan oleh perajin di Kampung Pasagih Serut.

Hal itu dilakukan untuk meningkatkan daya tarik pemasaran produk lokal tersebut hingga menembus pasar-pasar modern di Indonesia dan mancanegara.

Dalam kunjungan kerjanya di Desa Sindangheula, Yandri mengungkapkan bahwa produk sapu lidi yang dihasilkan oleh para perajin di Serang memiliki potensi untuk menembus pasar-pasar modern.

“Potensinya sangat besar, hanya perlu sentuhan sedikit saja supaya menarik penampilan sapu lidi ini, dan dapat menarik minta pemasaran,” ungkap Yandri.

Lebih lanjut, Yandri menjelaskan, untuk meningkatkan kualitas sapu lidi maka penting bagi perajin di Sindangheula untuk mendapatkan pendampingan langsung, yang dapat dilakukan melalui BumDes setempat.

“Dengan adanya pendampingan, diharapkan perajin sapu lidi dapat meningkatkan keterampilan dan kualitas produk yang dihasilkan,” imbuhnya.

Jika kerajinan sapu lidi ini berkembang pesat, menurutnya, akan ada lebih banyak dukungan untuk permodalan.

Baca Juga :  Pererat Silaturahmi, Ratusan Pesilat Ikuti Latgab Serang Menyala

“Dukungan tersebut dapat berasal dari dana corporate social responsibility (CSR) maupun dari pengusaha secara langsung, yang akan memperkuat keberlangsungan usaha para perajin,” ucapnya.

Dalam hal pemasaran, Yandri juga menjanjikan akan menghubungkan para perajin dengan pihak grosir sehingga masyarakat tidak perlu khawatir mengenai pangsa pasar untuk produk sapu lidi mereka.

“Sehingga BumDes bisa bergerak dengan kualitas barang yang semakin bagus,” imbuhnya.

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan perajin sapu lidi di Kampung Pasagih Serut dapat meningkatkan kualitas produk mereka sehingga dapat bersaing di pasar yang lebih luas.

Yandri juga berkomitmen untuk mendorong pengembangan produk lokal, yang tidak hanya akan meningkatkan pendapatan perajin, tetapi juga mempromosikan potensi daerah ke tingkat yang lebih tinggi.

Menurutnya, dengan perhatian dan dukungan yang tepat, kerajinan sapu lidi di Kabupaten Serang diharapkan dapat menjadi salah satu produk unggulan yang mampu menarik minat konsumen baik di dalam maupun luar daerah.

Upaya ini juga sejalan dengan tujuan pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui pengembangan ekonomi lokal. (Red/Dwi)

Share :

Baca Juga

Daerah

Andra Soni Dorong Provinsi Banten Jadi Daerah Inklusi dan Ramah Disabilitas

Daerah

Sindir Kepemimpinan Pj Gubernur Al Muktabar, HMI : Banten Juara Kemunduran Nasional

Daerah

Pj Gubernur Banten Al Muktabar Ajak Sukseskan Pelaksanaan Survei Penilaian Integritas (SPI) Tahun 2022

Daerah

Waringinkurung Rawan Begal, DPRD Minta Dishub Kabupaten Serang Pasang PJU

Daerah

Capaian Bangga Kencana 2025 Sangat Baik, Plt Kepala BKKBN Banten Yuda : Kolaborasi Kunci Keberhasilan

Daerah

Pemkot Serang Akan Tetap Pertahankan Tenaga Honor

Daerah

Generasi Milenial dan Generasi Z Menjadi Mayoritas DPT Provinsi Banten Pada Pemilu 2024

Daerah

Warga Kota Serang Bayar Pajak Makin Mudah, Bapenda Siapkan ATM AMANAH