Home / Daerah

Rabu, 4 Desember 2024 - 12:46 WIB

Cuaca Ekstrem di Kabupaten Serang, BPBD Tangani Banjir dan Pohon Tumbang

Banjir yang terjadi di Kampung Sukamaju di Desa Citasuk, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang | Dok Istimewa

Banjir yang terjadi di Kampung Sukamaju di Desa Citasuk, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang | Dok Istimewa

BagusNews.Co – Kejadian cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Serang pada Selasa, 3 Desember 2024, mengakibatkan sejumlah pohon tumbang di sembilan kecamatan dan banjir di sejumlah titik.

Sekretaris BPBD Kabupaten Serang Ade Ivan Munasyah menjelaskan bahwa penanganan kejadian pohon tumbang dan banjir di sejumlah wilayah di Kabupaten Serang terus berlangsung.

“Ini proses penanganan terus berjalan. Kita melakukan asesmen ya, penangan yang ke lapangan,” ucapnya kepada BagusNews.Co, Selasa malam, 3 Desember 2024.

Ade menjelaskan, langkah awal yang diambil adalah mendata penyebab bencana, termasuk apakah disebabkan oleh luapan air, kiriman banjir dari hulu, atau tingginya curah hujan.

Lebih lanjut, katanya, Tim BPBD sedang melakukan pendataan untuk mengetahui dampak dari bencana tersebut terhadap permukiman penduduk dan fasilitas umum.

“Dampaknya luasan wilayah yang terdampak, baik itu permukiman penduduk, atau fasilitas umum juga didata oleh kita,” tambahnya.

Baca Juga :  Bikers Brotherhood 1% MC Banten Chapter Hadiri Seren Taun Kasepuhan Cisungsang 2025

Saat ini, BPBD juga masih memantau curah hujan di daerah-daerah yang berpotensi terdampak lebih lanjut.

“Kami masih mengolah data masuk. Dan besok (Rabu, 4 Desember 2024) ada rapat juga dengan Bupati Serang di daerah Anyer,” katanya.

Dari laporan yang diterima, sembilan kecamatan yang mengalami pohon tumbang adalah Puloampel, Baros, Cinangka, Gunungsari, Kramatwatu, Bojonegara, Ciomas, Kopo, dan Ciruas.

Penanganan terhadap kejadian pohon tumbang sudah dilakukan di beberapa lokasi, namun ada yang masih dalam proses penanganan lanjutan.

Selain itu, ada pula kejadian banjir yang melanda Kecamatan Padarincang dan Tirtayasa. Dalam laporan kejadian di Padarincang, banjir terjadi akibat hujan deras dan meluapnya Sungai Cidanghiyang.

“Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut mengakibatkan luapan air tersebut menggenangi pemukiman warga,” ungkap Ade.

Baca Juga :  Lapuk Dimakan Usia, Bangunan PAUD-TK Nuramila Pandeglang Ambruk

Dari kejadian ini, 36 rumah di Kampung Sinar Jaya terendam, dengan dampak yang melibatkan 250 jiwa.

Sementara itu, di Kecamatan Tirtayasa, banjir juga disebabkan oleh hujan dengan intensitas sedang dan luapan dari Sungai Ciujung, yang menggenangi 117 rumah dan berdampak pada 588 jiwa.

Dalam semua laporan bencana ini, tidak terdapat korban jiwa dan warga tidak ada yang mengungsi, menunjukkan respons cepat BPBD dalam menangani situasi darurat.

Ade Ivan Munasyah menegaskan bahwa BPBD Kabupaten Serang terus berkomitmen untuk mengolah data dan melakukan penanganan secara efektif.

“Kalau sudah hujan terus turun di wilayah tersebut, nah, itu khawatir lebih terdampak lagi,” ujarnya, menekankan pentingnya tindakan pencegahan di masa mendatang. (Red/Dwi)

Share :

Baca Juga

Daerah

Tak Puas Atas Kinerja Pemkab Serang, Mahasiswa Sebut Bupati Pecundang

Daerah

Realisasi PAD Provinsi Banten TA 2023 Pada Sektor Pajak Capai Rp 7,97 T

Daerah

Petugas Keamanan TPS Stroke, Pemkot Serang Beri Bantuan Kursi Roda

Daerah

Diharapkan Dukung Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat, Pemprov Banten Resmikan Jembatan Desa Tega

Daerah

26 Badak Jawa Tewas Diburu, Polda Banten Tetapkan 14 Tersangka

Daerah

Yandri Susanto Janji Selesaikan Persoalan Desa Tertinggal

Daerah

Curah Hujan Tinggi, Polsek Cikupa Pantau Debit Air Kali Cimanceri

Daerah

Banten Creative Festival Sambut Akhir Tahun 2024 di Alun-alun Barat Kota Serang