Home / Daerah

Senin, 3 November 2025 - 15:44 WIB

Pengamat Soroti Janji Politik Bupati Serang Tangani Sampah

Tumpukan sampah di pinggir Jalan Jakarta-Merak tepatnya di area Pasar Ciruas, Kabupaten Serang l Dok. Dwi MY-BNC

Tumpukan sampah di pinggir Jalan Jakarta-Merak tepatnya di area Pasar Ciruas, Kabupaten Serang l Dok. Dwi MY-BNC

BagusNews.Co – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah telah mengumumkan komitmennya untuk menyelesaikan permasalahan sampah yang selama ini menjadi momok di Kabupaten Serang.

Dalam berbagai kesempatan, Zakiyah —sapaan akrab Ratu Rachmatuzakiyah— menegaskan bahwa penanganan sampah menjadi prioritas utama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang.

Ia bahkan telah membentuk satuan tugas khusus yang melibatkan camat hingga kepala desa dalam upaya pengelolaan sampah yang lebih efektif.

Janji ini disampaikan sebagai bagian dari upaya memperbaiki citra dan mengatasi permasalahan lingkungan yang semakin pelik di wilayah tersebut.

Namun, penilaian kritis datang dari Ketua Pena Masyarakat, Mad Haer Effendi, yang menyebut bahwa janji Zakiyah ini hanya ‘janji omong kosong’.

“Janji untuk menyelesaikan masalah sampah adalah langkah yang baik, namun yang terpenting adalah implementasinya,” kata Aeng —panggilan akrab Mad Haer Effendi— pada Senin, 3 November 2025.

Baca Juga :  Pantau Pelaksanaan Program Serang Mengaji di SDN 21, Kadindikbud: Alhamdulillah Sudah 100 Persen

Ia menilai bahwa hingga saat ini, belum ada langkah nyata yang terlihat dari Pemkab Serang untuk menyelesaikan masalah pengelolaan sampah.

Aeng —panggilan akrab Mad Haer Effendi— menyatakan bahwa persoalan sampah adalah tanggung jawab bersama, namun masyarakat merasa amanah tersebut lebih banyak diserahkan kepada pemerintah daerah tanpa ada upaya konkret yang terlihat di lapangan.

“Belum ada bukti konkret bahwa Zakiyah akan benar-benar menyelesaikan masalah sampah di Kabupaten Serang. Janji-janji yang dibuatnya masih perlu dibuktikan dengan tindakan nyata di daerah-daerah yang belum tersentuh olehnya,” tegasnya.

Salah satu keluhan yang mengemuka datang dari warga Ciruas, yang mengeluhkan tumpukan sampah di Pasar Ciruas yang tidak diangkut selama berhari-hari.

Baca Juga :  Penandatanganan Pakta Integritas Pelaksanaan Aksi Pencegahan Antikorupsi

Kondisi itu menyebabkan bau busuk yang mengganggu aktivitas masyarakat dan pengguna jalan, serta menimbulkan rasa tidak nyaman di lingkungan sekitar.

Situasi ini, menurut Aeng, menunjukkan bahwa bukti nyata dari keseriusan pemerintah dalam menangani persoalan ini masih sangat minim, dan janji yang disampaikan belum terbukti efektif di lapangan.

Lebih lanjut, ia menilai bahwa Zakiyah memanfaatkan isu sampah untuk kepentingan politik, tanpa diikuti oleh tindakan nyata yang dapat mengatasi persoalan tersebut secara permanen.

“Mereka mempertanyakan apakah janji-janji tersebut akan benar-benar direalisasikan atau sekadar retorika politik yang bertujuan untuk memperbaiki citra sebelum masa kampanye berakhir,” pungkasnya. (Red/Dwi)

Share :

Baca Juga

Daerah

Launching Implementasi Manajemen Talenta ASN Kota Serang, Plt Kepala BKPSDM: Tingkatkan Kualitas Pegawai

Daerah

Ini Kreasi Pangan Lokal Bergizi Tinggi TP PKK Provinsi Banten Pada HKG Ke-52

Daerah

Peringati Maulid Nabi, Warga Perumahan Bumi Banten Indah Berbagi Sembako

Daerah

Bank Banten Gelar RUPS LB, Gubernur Andra Soni Tekankan Penguatan Stabilitas dan Kinerja

Daerah

PSU Pilkada Kabupaten Serang, KPU Kabupaten Serang: Koordinasi dan Anggaran Jadi Prioritas

Daerah

Jelang Ramadan 2024, Yedi Rahmat Klaim Stok Beras Kota Serang Aman

Daerah

Penyakit ISPA di Kecamatan Kasemen Capai 663 Kasus, Didominasi Anak-Anak

Daerah

Miris, Kasus Kekerasan Terhadap Anak di Kota Serang Meningkat Tahun 2023