Home / Advertorial

Jumat, 6 Desember 2024 - 14:48 WIB

Bapenda Kabupaten Serang Catat Peningkatan Realisasi Pendapatan Pajak hingga 8 Persen

BagusNews.Co – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Serang mencatat, hingga November 2024, realisasi penerimaan pajak daerah mencapai Rp529 miliar.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Bidang Penagihan Verifikasi dan Pemeriksaan Bapenda A Nizamudin Muluk kepada BagusNews.Co pada Jumat, 15 November 2024.

Nizam, sapaan akrabnya, mengatakan realisasi penerimaan pajak tersebut setara dengan 67 persen dari total target sebesar Rp789.769.680.391.

Ia juga menjelaskan bahwa Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) merupakan komponen pajak yang paling tinggi dengan pencapaian 99 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp125 miliar.

“Realisasi pajak dengan persentase tertinggi itu PBB-P2. Saat ini capaiannya sudah 99 persen atau 124 miliar dari target Rp125 miliar,” ungkap Nizam.

Sementara itu, pajak lainnya seperti Pajak Penerangan Jalan (PPJ) juga menunjukkan hasil positif dengan realisasi mencapai 92 persen.

Baca Juga :  PAD Meningkat, Bapenda Kabupaten Serang Beri Penghargaan Puluhan Wajib Pajak

Namun, ada beberapa jenis pajak yang masih mengalami kendala, seperti pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) serta Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Nizam mengakui bahwa rendahnya realisasi pajak MBLB disebabkan oleh belum berjalannya kegiatan usaha atas pemilik izin penambangannya.

“Untuk pajak MBLB dari jenis pajak pasir laut, itu di APBD murni kemarin tidak kita targetkan,” jelasnya.

Kendati demikian, Nizam menyatakan bahwa seiring dengan kegiatan usaha yg berjalan, potensi pajak MBLB dari pasir laut menunjukan ada penerimaan dan proyeksi pendapatannya diusulkan dalam target APBD. Sementara pajak BPHTB, yang terkait dengan peralihan hak, juga memiliki tantangan tersendiri karena perolehannya sangat dinamis mengikuti perkembangan investasi.

Baca Juga :  Pemutakhiran Zona Nilai Tanah Tingkatkan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Serang

“Pajak BPHTB itu pajak yang diterima dariperistiwa peralihan hak atas tanah dan bangunan. Secara potensi ada, akan tetapi kita tidak bisa memaksakan mereka harus bayar sekarang membayar pajak BPHTB-nya sepanjang dokumen peralihannya belum dikeluarkan,” imbuhnya.

Nizam menekankan bahwa peningkatan pendapatan pajak di Kabupaten Serang tetap menunjukkan tren positif, dengan pencapaian yang meningkat sekitar 8 persen dibandingkan tahun lalu.

“Secara persentase penerimaan pendapatan pajak kita selalu meningkat,” tuturnya.

Untuk meningkatkan realisasi pajak, Bapenda Kabupaten Serang telah menjalin kerja sama dengan Badan Pertahanan Nasional, sebagai langkah strategis dalam mendorong kesadaran masyarakat mengenai kewajiban pajak.(ADV)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Bapenda Kabupaten Serang Luncurkan Smart Maps, Inovasi Genjot Pendapatan dan Raih Penghargaan

Advertorial

Pekan Kebudayaan Daerah Banten Jadi Ruang Ekspresi dan Pelestarian Warisan Budaya

Advertorial

Pemprov Banten Gratiskan Biaya Mutasi Pajak Kendaraan Bermotor Ke Banten

Advertorial

Komisi I DPRD Banten Minta Alokasi Anggaran Program Terdampak Efisiensi Dikembalikan ke Kasda

Advertorial

Gubernur Banten Andra Soni Tegaskan Komitmen Jaga Iklim Investasi dan Pastikan Industri Berkembang dengan Berdayakan Tenaga Kerja Lokal

Advertorial

Jalan Jiput-Cimanying Mulus, Warga Ucapkan Terima Kasih Kepada Pemprov Banten

Advertorial

Pastikan Kesiapan, DPRD Banten Tegaskan Dukungan Dana dan Kolaborasi untuk Mitigasi Bencana Hidrometeorologi

Advertorial

Perpusda Banten Bentuk Satgas Perlindungan dan Penyelamatan Arsip Akibat Bencana