Home / Daerah

Kamis, 19 Desember 2024 - 07:35 WIB

Ratusan Pengusaha Tambak Ikan Korban Banjir Rob Minta Bantuan Pemkab Serang

Banjir rob merendam bangunan-bangunan di sekitar tambak di Kampung Cerocoh, Desa Domas, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang | Dok. Istimewa

Banjir rob merendam bangunan-bangunan di sekitar tambak di Kampung Cerocoh, Desa Domas, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang | Dok. Istimewa

BagusNews.Co – Banjir rob yang melanda kawasan pesisir utara Kabupaten Serang yang terjadi sejak Minggu, 15 Desember 2024, berdampak besar bagi ratusan pengusaha tambak.

Seperti halnya dialami oleh pengusaha tambak di Kampung Cerocoh, Desa Domas, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang, yang saat ini tengah menghadapi dampak serius dari bencana banjir rob.

Toni, seorang pengusaha tambak setempat, mengungkapkan bahwa kondisi tambak miliknya yang memiliki luas 4 herktare semakin parah.

“Memang sekarang sudah agak surut, cuma masih banjir,” jelasnya saat diwawancarai oleh BagusNews.Co pada Rabu, 18 Desember 2024.

Toni menggambarkan situasi yang semakin memburuk, dengan gubuk di area tambak yang sudah terendam. Akibat banjir rob, aktivitas penangkapan ikan bandeng dihentikan.

Baca Juga :  Bantu Pemudik, PMI Banten Turunkan 518 Relawan

“Hari ini dihentikan dan enggak dapat tangkapan. Masalahnya kami mengurusi tanggul,” ungkapnya.

Ia juga menyayangkan, bantuan dari pemerintah desa untuk perbaikan tanggul juga belum diterima.

“Kami swadaya pengusaha tambak saja,” ujar Toni saat ditanya terkait bantuan dari pemerintah desa setempat.

Ia mengaku, kepala desa Domas belum melakukan kunjungan ke lokasi, meskipun permintaan KTP dari pihak pemerintah desa telah dilakukan.

Meski ada ratusan pengusaha tambak di Desa Domas, Toni menyebut, usai kunjungan pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWSC3) pada Senin, 16 Desember 2024 hingga saat ini bantuan pompanisasi sama sekali belum dilakukan.

Baca Juga :  Hari Kedua Pencarian Anak Tenggelam di Sungai Ciujung, Korban Belum Ditemukan

“Kerugian yang ditaksir mencapai Rp60 juta per pengusaha akibat banjir rob ini. Tentu ini sangat berpengaruh kepada kami para pengusaha tambak,” lanjutnya.

Toni berharap, ada perhatian dari pemerintah untuk mengganti kerugian yang mereka derita.

Kondisi yang dihadapi oleh pengusaha tambak di Pontang mencerminkan perlunya perhatian lebih dari pemerintah untuk memberikan bantuan dan solusi terhadap dampak yang ditimbulkan.

Ia juga berharap, ada perbaikan pascabanjir robsituasi ini menjadi tantangan besar yang harus dihadapi oleh para pengusaha tambak.

Hingga berita ini diunggah, Kepala Desa Domas Ukon Hidayat belum dapat dimintai konfirmasi terkait banjir rob yang melanda wilayahnya. (Red/Dwi)

Share :

Baca Juga

Daerah

Mulai Agustus 2023, Minimarket di Kota Serang Dilarang Sediakan Kantong Plastik

Daerah

Disperindagkop UKM Kota Tangerang Tingkatkan Pengawasan Parsel Lebaran Jelang Idulfitri

Daerah

Tempati Urutan ke-9 di MTQ Nasional 2024, Ini Kata Kafilah Provinsi Banten

Daerah

Ciptakan Lulusan Berkompetensi, Tabrani Minta SMK Menjadi LSP P1

Daerah

Usman Assiddiqi Qohara Resmi Jabat Pj Sekda Provinsi Banten

Daerah

Lebaran di Banten Selatan Disambut Jalan Rusak, Warga Minta Pemkab Lebak Buka Mata dan Hati

Daerah

Pimpin Rapim OPD, Gubernur Andra Soni : Utamakan Melayani Masyarakat

Daerah

Tahun 2025, Pemprov Banten Akan Sesuaikan Anggaran Untuk P3K