Home / Daerah

Sabtu, 21 Desember 2024 - 12:16 WIB

Hari Kedua Pencarian Anak Tenggelam di Sungai Ciujung, Korban Belum Ditemukan

Tim SAR gabungan yang terdiri atas Basarnas, TNI-Polri, BPBD Kabupaten Serang, Tagana Banten, serta warga sekitar, kembali melanjutkan pencarian korban yang masih hilang l Dok. Dwi MY-BNC

Tim SAR gabungan yang terdiri atas Basarnas, TNI-Polri, BPBD Kabupaten Serang, Tagana Banten, serta warga sekitar, kembali melanjutkan pencarian korban yang masih hilang l Dok. Dwi MY-BNC

BagusNews.Co – Pencarian Bilal, anak berusia enam tahun yang tenggelam di Sungai Ciujung, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, Banten, memasuki hari kedua pada Sabtu, 21 Desember 2024.

Tim SAR gabungan yang terdiri atas Basarnas, TNI-Polri, BPBD Kabupaten Serang, Tagana Banten, serta warga sekitar, kembali melanjutkan pencarian dengan harapan menemukan korban yang masih hilang.

Berdasarkan pantauan BagusNews.Co, tim pencarian terlihat menyusuri aliran Sungai Ciujung menggunakan dua perahu karet dari Basarnas dan BPBD.

Selain itu, pencarian juga dilakukan dari udara dengan menggunakan drone dan di darat dengan puluhan personel yang berjalan di sepanjang pinggiran sungai.

Hal itu dilakukan untuk menemukan anak asal Kampung Teras Bojong, Desa Teras, Kecamatan Carenang, yang dilaporkan tenggelam sejak Jumat sore.

Baca Juga :  Kepala Desa Pasirmae: SPPT Atas Nama Orang Lain Hambat Bantuan Renovasi

Rescuer Basarnas Banten, Fauzan Azkia, mengungkapkan bahwa pencarian pada hari kedua dimulai pukul 07.30 WIB dan hingga pukul 10.00 WIB, belum ada hasil yang ditemukan.

“Pencarian hari kedua ini dimulai sejak pukul 07.30, dan hingga pukul 10.00 hasilnya masih nihil,” ujar Fauzan di lokasi pencarian.

Tim SAR melakukan pencarian di titik-titik pusaran air Sungai Ciujung sejauh 5 kilometer, dengan harapan dapat menemukan korban.

“Jadi tadi kami menaikkan air terlebih dahulu menggunakan manuver supaya korban muncul di permukaan sampai ke Jembatan Asa kurang lebih kilometer, namun masih nihil,” tambahnya.

Fauzan juga menyampaikan harapannya agar pencarian selanjutnya pada pukul 13.00 WIB dapat membuahkan hasil.

Ia memprediksi bahwa korban kemungkinan masih tenggelam di bawah air, dan biasanya setelah 24 jam, korban baru bisa terlihat mengapung.

Baca Juga :  Jurnalis Muda Banten Gelar Aksi Solidaritas Kecam Gugatan Rp200 Miliar terhadap Tempo

Insiden tragis ini terjadi pada hari Jumat, 20 Desember 2024, sekitar pukul 14.00 WIB, saat korban sedang mandi bersama temannya di tepi sungai.

Sayangnya, korban tergelincir dan meskipun sempat ditolong oleh temannya, arus sungai yang meluap membawa korban jauh hingga tenggelam.

Sebelumnya, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, mengungkapkan bahwa mereka menerima informasi tentang tenggelamnya korban pada pukul 16.47 WIB dan segera mengerahkan tim untuk melakukan pencarian.

“Kami terima info pukul 16.47 WIB, Tim Rescue sudah kami kerahkan untuk melakukan pencarian terhadap korban bersama Tim SAR Gabungan dengan dilengkapi perahu karet, motor tempel, aqua eye dan drone thermal,” pungkasnya. (Red/Dwi)

Share :

Baca Juga

Daerah

Bapenda Banten Soroti Capaian Realisasi Pendapatan Pada 2 UPTD Samsat

Daerah

Peduli Kesehatan, Gardu Ganjar Beri Layanan Pengobatan Gratis bagi Warga Pulau Tunda di Serang

Daerah

Soal Investasi PIK 2 di Kota Serang, Ini Kata Budi Rustandi

Daerah

Andra Soni: Pelayanan Kesehatan Perlu Adaptasi Perkembangan Teknologi

Daerah

Berkat Kerja Bersama, Kemiskinan di Provinsi Banten Banten Menurun

Daerah

Masyarakat Padarincang Desak DPRD Kabupaten Serang Cabut Izin PT STS

Daerah

Update: Korban Tenggelam di Curug Goong Ditemukan Meninggal Dunia

Daerah

Al Muktabar Petik Rambutan Serta Tanam Cabai