Home / Daerah

Selasa, 4 Maret 2025 - 19:39 WIB

Dukung Stabilitas Pangan, DKPP Gelar Gerakan Pangan Murah di Kabupaten Serang

Warga Kabupaten Serang tampak antusias saat berbelanja di pasar murah, Puspemkab) Serang, Kecamatan Ciruas l Dok. Istimewa

Warga Kabupaten Serang tampak antusias saat berbelanja di pasar murah, Puspemkab) Serang, Kecamatan Ciruas l Dok. Istimewa

BagusNews.Co – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Serang melaksanakan Gerakan Pangan Murah di Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Serang, Kecamatan Ciruas.

Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga pangan saat Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), khususnya bulan suci Ramadan.

Kepala DKPP Kabupaten Serang Suhardjo menjelaskan bahwa Gerakan Pangan Murah diadakan di lingkungan Puspemkab Serang untuk memberikan kesempatan kepada warga sekitar dalam memenuhi kebutuhan mereka.

“Terlihat antusias warga berdatangan untuk membeli, mengingat puncak musim panen padi sekitar bulan Maret sampai April,” ujarnya sebagaimana rilis yang diterima BagusNews.Co, Selasa, 3 Maret 2025.

Meskipun saat ini terdapat panen, Suhardjo mencatat bahwa pasokan beras dari beberapa sumber masih terbatas.

“Padahal, kami tadi hadirkan selain beras dari Wilmar juga dari Bulog, dan dari penggiling padi masyarakat,” tambahnya.

Suhardjo menegaskan bahwa Gerakan Pangan Murah akan diadakan kembali jika situasi pasar menunjukkan adanya peningkatan harga pangan.

Baca Juga :  Al Muktabar Buka Kegiatan MPLS SMA, SMK dan SKh di Provinsi Banten

“Kami segera akan adakan Gerakan Pangan Murah lagi,” ucapnya, menunjukkan komitmen DKPP dalam menjaga kestabilan harga pangan.

Senada dengan Suhardjo, Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKPP Kabupaten Serang Mumun Munawaroh menyoroti pentingnya kegiatan ini.

“Gerakan Pangan Murah ini dalam rangka menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang HBKN, yang kebetulan bertepatan dengan puasa Ramadan dan Lebaran Idul Fitri,” katanya. Menurutnya, tujuan utama penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah adalah untuk menstabilkan pasokan dan harga, terutama mengingat DKPP adalah bagian dari Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Serang.

“Semoga dengan adanya Gerakan Pangan Murah ini, kita dapat membantu menstabilkan atau bahkan menurunkan harga pangan di pasaran,” ujarnya optimis.

Mumun juga mengapresiasi kerja sama dengan berbagai institusi, termasuk Badan Pangan Nasional (BPN), PT Wilmar, PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI), Bulog Sub Divre Serang, serta kelompok tani. Harga pangan yang ditawarkan dalam kegiatan ini lebih murah dibandingkan harga pasar, dengan selisih mencapai 10 hingga 20 persen.

Baca Juga :  Jaga Stamina Tubuh, Dinkes Banten Ajak Masyarakat Konsumsi Jamu

Berikut harga pangan yang dijual dalam kegiatan ini antara lain, bawang merah Rp35.000 per kilogram, beras merah Rp16.000 per kilogram, beras premium Rp73.000 per 5 kilogram, beras hitam Rp20.000 per kilogram.

Kemudian cabai rawit hijau Rp40.000 per kilogram, cabai merah keriting dijual dengan harga Rp45.000 per kilogram, beras medium Rp12.500 per kilogram, tepung terigu Rp12.000 per kilogram, gula Rp17.500 per kilogram, dan tomat Rp6.000 per kilogram.

Mumun juga mengungkapkan bahwa Gerakan Pangan Murah akan kembali digelar pada 3 Maret 2025, bekerja sama dengan perusahaan BUMN untuk menyediakan daging kerbau.

“Mudah-mudahan nanti pada pertengahan bulan puasa, kegiatan ini bisa kembali terlaksana,” ucapnya.

“Gerakan Pangan Murah ini juga sekaligus untuk mengenalkan kepada masyarakat bahwa setiap kali terjadi kenaikan harga atau menjelang HBKN, kami akan mengadakan kegiatan serupa,” ungkapnya. (Red/Dwi)

Share :

Baca Juga

Daerah

HUT ke-24 Provinsi Banten Dimeriahi Turnamen Bola Basket

Daerah

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Masyarakat, RSUD Pakuhaji Resmikan Fasilitas Baru

Daerah

Rizki Aulia Natakusumah Tinjau Dapur SPPG di Pandeglang

Daerah

Lewat Program Bantuan, Nelayan Ganjar Penuhi Kebutuhan Pelaut di Serang Banten

Daerah

Kelangkaan Gas LPG 3 Kilogram di Kabupaten Serang, Dewan Minta Pemkab Ambil Tindakan

Daerah

Ajak Masyarakat Sehat, Gardu Ganjar Gelar Senam Jantung di Tangerang

Daerah

Warga Keluhkan Pemotongan Dana Bantuan UMKM di Kabupaten Serang

Daerah

Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, Indonesia Santripreneur Care Didorong Masuk Agenda Nasional